
"Menurut kamu bagaimana sayang?" tanya balik Giordano santai dan tidak merasa bersalah sama sekali.
"Gio......!!" Kesal Hellena karena pertanyaan tidak dijawab dan malah ditanya balik.
" Ya tidaklah. Saya sudah punya kamu, ngapain harus cari yang baru lagi," ucap Giordano yang seketika membuat Hellena tersenyum sumringah.
"Elle..... Hak mereka bila mereka menyukai saya. Karena saya tidak bisa melarang mereka untuk tidak menyukai saya. Yang terpentingnya saya tidak membalas perasaan mereka, karena sudah ada kamu disini," tunjuk Giordano tepat di dadanya.
"Iya." Ucap Hellena sambil tersenyum malu karena ia ketahuan sedang cemburu, namun ia bahagia.
Waktu berjalan begitu cepat. Setahun sudah Giordano di Jakarta. Masa TOP nya telah berakhir dan lusa ia akan kembali ke kota kasih yaitu kota tempat biaranya berada.
Hari ini ia berencana akan membeli beberapa buah tangan untuk teman-temannya di asrama dan juga untuk Hellena.
__ADS_1
"Elle....Kamu mau saya belikan apa? Lusa saya sudah kembali pulang. Masa Top ku sudah selesai." Isi pesan WhatsApp yang dikirim Giordano pada Hellena. Ia ingin langsung menelepon namun ini masih pagi hari, dan tentu saja Hellena sedang bekerja. Ia tidak ingin mengganggu aktifitas Hellena.
5 menit kemudian baru pesannya di balas oleh Hellena.
" Terserah kamu saja sayang mau belikan saya apa. Yang penting buat saya itu kamu pulang dalam keadaan sehat dan utuh untuk saya."
Tentu saja Giordano sudah tahu jawabannya Hellena pasti seperti itu. Karena setiap kali ia ada kegiatan diluar daerah dan setia kali ditanya Hellena mau dibelikan apa sebagai ole-ole, jawaban Hellena selalu saja seperti itu.
Keliling-keliling berbelanja membuat energi Giordano terkuras. Perutnya sudah minta di isi. Diliriknya jam di tangannya ternyata sudah menunjukan pukul 12.00 siang.
"Pantasan perut sudah lapar, ternyata sudah jam 12.00 siang to," gumam Giordano dalam hati.
Ia pun langsung menepi menuju sebuah rumah makan terdekat.
__ADS_1
Pagi ini jadwal keberangkatannya kembali ke kota kasih pukul 08.00 pagi. Ia harus melakukan transit dibandara udara internasional Juanda Surabya sebelum menuju ke kota Kasih.
Semua barang-barang dan ole-ole yang ia belanjakan kemarin sudah ia pak jadi satu dalam satu koper besar dan 1 ransel belakang.
Jam sudah menujukan pukul 05.00 pagi, Giordano sudah selesai sarapan dan siap untuk berangkat ke bandara internasional Soekarno-Hatta. Walaupun pesawat yang akan ditumpanginya take off pukul 08.00 pagi, namun padatnya lalu lintas kota Jakarta membuat Giordano harus berangkat 3 jam lebih awal.
Ia sudah mengabari Hellena semalam tentang jadwal kepulangannya. Dan mengabari teman seasramanya juga untuk menjemputnya siang ini di bandara.
Pukul 14.00 WITA pesawat yang ditumpangi Giordano landing di bandara udara internasional El Tari.
Bersambung...........
Mohon dukungannya ya agar Author bisa segera menamatkan novel ini. Dan jangan lupa berikan dukungan untuk Author juga berupa vote dan like di tiap episode novel ini, biar author tetap semangat untuk berkarya dan menulis novel-novel baru ya.
__ADS_1