
"Belum. Saya masih aspiran."
Hellena bingung. Ia tidak memahami kata Aspiran tersebut. Kata Aspiran pun baru ia dengar kali ini sehingga ia memutuskan untuk bertanya langsung daripada membuatnya penasaran.
" Oh ya maaf, Aspiran itu apa ya Giordano? soalnya saya baru pertama kali mendengar sebutan Aspiran.
Selama ini yang saya tahu hanya frater, Romo, Pastur, dan Pater saja."
" Iya tidak apa-apa. Aspiran itu merupakan sebutan untuk mereka yang tertarik untuk menjadi seorang biarawan/biarawati dan diperbolehkan tinggal di lingkungan biara tetapi mereka belum terikat dan dapat di pulangkan. Atau bisa dikatakan sebagai calon frater pada tahap pertama atau tahun pertama mereka memilih masuk biara. Selanjutnya ada tahap postulan, Novisiat, baru frater. Dari frater baru ke tahap Diakon lalu Romo atau Pastur atau Pater."
" Oh seperti itu ya. Maaf atas ketidaktahuan saya."
" Iya tidak apa-apa."
Diawal-awal perkenalan, Hellena dan Giordano masih sangat kaku. Apa lagi mereka belum bertemu secara langsung. Mereka hanya berkomunikasi lewat dunia maya. Wajah keduanya pun diketahui melalui unggahan foto-foto di akun media sosial masing-masing.
" Jemputan mu sudah sampai?" tanya Hellena. Mereka masih asyik bertelepon.
" Iya sudah. Tapi saya membatalkannya. Saya masih ingin menelpon kamu."
" Jadi kamu tidak jadi jalan-jalan?"
" Iya."
" Aduh. Saya jadi tidak enak sama kamu."
" Tidak apa-apa."
Keheningan tercipta diantara keduanya. Baik Hellena maupun Giordano tiba-tiba terdiam, seolah ada hantu yang lewat.
__ADS_1
Giordano kemudian berdehem dan mulai berbicara lagi.
" Hellena?"
"Iya."
" Kamu mau tidak menjadi teman dekatku?"
" Maksud kamu?"
" Maksud ku, kamu mau tidak menjadi teman dekat, teman istimewaku?"
Giordano tahu kalau Hellena sedang tidak menjalin kasih dengan seseorang, alias Hellena sedang jomblo.
Ia tahu dari Lidwina. Karena dari awal Giordano meminta Lidwina untuk mencarikannya seorang kekasih. Dan diantara sahabat-sahabat Lidwina, hanya Hellena yang menurut Lidwina cocok untuk Giordano saat ini, selain karena Hellena sedang jomblo.
Setelah berpikir dan mempertimbangkan pernyataan dari Giordano, Hellena akhirnya menjawab pernyataan Giordano.
Hellena sempat berpikir bahwa mungkin Giordano adalah jawaban dari keinginannya yang ia sampaikan beberapa Minggu yang lalu saat setangkai bunga Flamboyan jatuh menimpanya itu. Mitos yang ia percayai selama ini terjadi.
Hari ini menjadi hari istimewa bagi Hellena, karena ia resmi memiliki seorang kekasih, meskipun ia belum bertemu secara langsung dengan Giordano dalam dunia nyata.
Setelah panggilan telepon keduanya berakhir. Hellena terlihat senyum-senyum sendiri sambil membayangkan tentang Giordano.
Rasa kantuknya hilang. Hellena akhirnya bangun dari ranjangnya dan memilih menonton sinetron yang sedang tayang di salah satu saluran televisi.
****
Di Biara, setelah Giordano mengakhiri panggilan teleponnya dengan Hellena, Ia memilih untuk beristirahat siang.
__ADS_1
Beberapa saat kemudian Giordano terlelap dalam mimpi setelah diterpa tiupan angin sepoi-sepoi dari jendela kamarnya.
Membatalkan rencana jalan-jalan hari ini tidak begitu mengecewakan. Karena ia malah mendapatkan seorang kekasih.
****
Hellena merasa mengantuk setelah beberapa menit menonton televisi. Ia kembali ke kamarnya merebahkan diri dan terlelap.
Sore harinya setelah terbangun dari tidur siangnya, Hellena segera bersiap diri untuk kembali pulang ke kos-kosannya, karena besok pagi ia harus mengikuti kegiatan perkuliahan.
Hellena mengirim pesan pada Giordano lalu berpamitan pada Om dan tantenya untuk pulang ke kosan.
Hellena pulang dengan menumpang angkutan umum kota. Di dalam angkot ia masih berkirim pesan dengan Giordano.
Giordano menjelaskan pada Hellena bahwa mereka (Ia dan teman-teman di biaranya) hanya mendapatkan izin memegang handphone pada Minggu keluar saja. Yaitu pada Minggu pertama dan Minggu ke tiga dalam sebulan.
Itupun dibatasi sampai pukul 21.00 WITA.
Jadi selain dari kedua Minggu yang ditentukan, handphone milik mereka akan kumpulkan di asrama Biara dan Giordano tidak akan menghubungi Hellena. Dan kalaupun Hellena menghubungi atau mengirim pesan padanya selain dari kedua Minggu tersebut maka ia akan membaca dan membalas pesannya saat ia kembali memegang handphone.
Giordano kemudian bertanya pada Hellena:
" Apakah kamu bisa bertahan menjadi kekasihku dengan keadaanku yang susah dihubungi seperti itu?"
Bersambung.........
🌹🌹🌹🌹
Bagus tidak ya ceritanya.....
__ADS_1
Setelah dibaca jangan lupa ya tinggalin jejak buat Author dengan beri Like, Vote, Rate serta koment ya🙏