
"Iya boleh. Asal kita kerjanya barengan di kosan saya," ucap Hellena
"Assiap!" jawab Lidwina dan Rizky kompak.
****
Pagi ini Giordano bangun sedikit telat. Bukan karena semalam ia begadang, hanya saja ia ingin menikmati tidur lebih lama diwaktu liburan ini.
Berbeda dengan ketika berada di biara. Ia bersama teman-teman harus selalu bangun pagi untuk mengikuti ibadat dan misa pagi di Kapela yang ada di kompleks biara dan aktifitas pagi lainnya ala anak biara seperti berolahraga dan kerja bakti pagi, mandi baru setelah itu sarapan bersama.
Ini liburan pertamanya setelah memilih masuk biara. Masuk liburan ini ia akan naik ke jenjang Postulan dan pastinya akan semakin sibuk nantinya.
Ia bangun sudah pukul 06.00 pagi. Padahal di biara biasanya ia bangun pukul 04.30 pagi.
Giordano bangun dan langsung membuka jendela kamarnya membiarkan udara pagi yang segar untuk masuk. Matahari sudah muncul di ufuk timur menghangatkan bumi, perlahan mulai meninggi.
Kicau burung mulai terdengar ramai, ayam berkokok bersahut-sahutan disekitar kompleks rumah meminta makan pada sang tuan.
__ADS_1
Pemandangan pedesaan yang sangat sejuk dipandang mata sehabis bangun pagi.
Setelah merapikan kamar tidurnya, Giordano keluar menuju kamar mandi untuk membasuh wajahnya agar terlihat lebih segar.
Mama Gio sedang sibuk dengan aktifitas pagi di dapur. Memasak sarapan pagi untuk mereka semua. Sedangkan sang adik Kikan membantu mama Gio mencuci piring dan perkakas kotor lainnya. Dan Livia yang menyapu rumah serta halaman rumah.
Bapak Gio sedang memberi makan ayam dan bebek di kandang.
Mereka semua memiliki tugas masing-masing di pagi hari.
karena tidak tahu mau melakukan apa setelah mengeringkan wajahnya, Giordano menghampiri bapak Gio untuk membantu memberi makan ayam dan bebek.
"Halo frater..... Pulang libur ya?" sapa basa basi para tetangga yang ia jumpai. Ya umumnya masyarakat hanya mengetahui bahwa kalau hidup membiara tahap awal adalah frater, mereka tidak tahu tentang tahapan Aspiran dan postulan yang merupakan tahap awalnya dalam hidup membiara.
"Iya ada libur ni," jawab Giordano dengan senyum yang ramah.
Beberapa anak gadis yang melihat Giordano lewat segera menyapa Giordano dengan senyum yang manis untuk menarik perhatian Giordano.
__ADS_1
Maklum Giordano banyak di kagumi para anak gadis di Desanya. Selain karena wajahnya yang tampan, juga karena kepribadiannya yang ramah.
"Kak Giordano,,, Pulang libur ya?" sapa Ria salah satu gadis yang di kompleksnya yang sangat mengagumi Giordano.
Sehingga pagi ini saat bertemu dengan Giordano yang sedang berolah raga berjalan keliling kompleks, Ria sangat gregetan dan centil langsung berlari menuju jalan hanya sekedar untuk menyapa Giordano dan menebarkan senyum yang manis berharap Giordano akan menyukainya.
Giordano menjawab setiap sapaan dari tetangganya sepanjang jalan yang ia lewati dengan senyum yang ramah. Sesekali ia berdiri sejenak untuk bercerita basa basi dengan tetangga-tetangganya, baru setelah itu ia lanjut keliling lagi.
Tidak terasa sudah satu jam ia keliling kompleks. Perutnya sudah berbunyi suara para cacing yang berteriak minta makan.
Giordano langsung kembali ke rumahnya. Di rumah mama Gio sudah menyiapkan sarapan pagi untuk mereka semua.
Setelah Giordano datang mereka semua langsung berkumpul di meja makan untuk sarapan. Mereka segara sarapan sambil mengobrol sebagai keluarga kecil yang penuh kasih di antara mereka.
Mama Gio sudah menyiapkan secangkir teh dan kopi untuk masing-masing mereka.
Bersambung.........
__ADS_1
Giordano suka minum Kopi atau teh ya??
penasaran? Yuk dukung Author biar rajin update dengan tinggalkan like, vote dan komentar ya🙏🌹