
Mama Gio sudah menyiapkan secangkir teh dan kopi untuk masing-masing mereka.
"Kamu hari ini rencananya mau kemana Gio?" tanya mama Gio pelan sambil menyeruput kopi.
Mama Gio ingin mengetahui agenda liburan putranya tersebut. Karena semuanya sedang libur, mama Gio ingin mengajak suami dan ketiga anaknya tersebut untuk ke kebun.
Ya mama Gio seorang Ibu rumah tangga, sedangkan bapak Gio seorang aparatur sipil negara di sebuah sekolah menengah pertama di desanya.
Meski pekerjaan utamanya sebagai aparatur sipil negara, bapak Gio juga memiliki pekerjaan sampingan sebagai petani.
Bapak Gio memiliki sebidang tanah di desanya yang digunakan sebagai lahan untuk berkebun dan bertani serta sebidang sawah.
"Rencananya Gio mau ke pantai ma, tapi masih ngajak kawan dulu. Kalau kawan tidak sibuk baru kita ke pantai," tutur Giordano.
"Oh mama kirain kamu belum punya rencana. Mama mau ajak kamu, Livia dan Kikan ke kebun membantu bapak sama mama memetik kopi. Kebetulan kopinya sudah sangat merah dan siap di panen." tutur mama Gio
"Oh kalau gitu kita ke kebun saja ma. Nanti besok saja baru Gio ke pantai. Lagian teman-teman Gio belum memberi kepastian juga," ucap Giordano
__ADS_1
"Berarti semua kita ke kebun ya hari ini," ucap mama Paula memastikan yang di jawab dengan anggukan dari Giordano, Livia dan Kikan.
Mama Gio langsung ke dapur untuk menyiapkan bekal makan siang untuk mereka yang akan mereka bawah ke kebun, sedangkan Livia dan Kikan membereskan meja makan dan mengangkat piring kotor ke dapur untuk di cuci.
"Kak Gio.... Besok Kikan sama Livia ikut ke pantai juga ya," pintah Kikan.
"Boleh. Nanti kita sama-sama ke pantai," ucap Giordano.
Giordano masuk ke kamar mengambil handuk dan perlengkapan mandinya untuk segera membersihkan diri.
Giordano mandi tidak berlama-lama. 15 menit saja ia sudah keluar dengan tubuh yang lebih segar dan sudah berpakaian.
Tadi sebelum masuk ke kamar mandi, Giordano membawa lengkap dengan pakaian gantinya.
Mama Gio sudah menyiapkan bekal makan siang mereka dan meletakan dalam keranjang beserta beberapa peralatan pertanian.
Setelah Giordano keluar, Giliran Livia dan Kikan yang masuk bergantian untuk mandi. Sedangkan mama Gio dan bapak Gio sudah terlebih dahulu mandi sejak bangun pagi tadi.
__ADS_1
Selesai bersiap, Giordano beserta kedua orang tua dan adiknya berangkat menuju ke kebun dengan mengendarai sepeda motor.
Matahari belum terlalu terik karena baru jam 9 pagi. Jarak dari rumah ke kebun juga tidak begitu jauh.
Giordano membonceng Livia dan Kikan, sedangkan papanya membonceng mamanya yang membawa keranjang bekal makan siang mereka beserta peralatan pertanian.
Mereka tiba di kebun setelah menempuh waktu 15 menit.
"Wah kopinya benar-benar sudah merah semua, jadi pas liburan kita tidak sia-sia," ucap Giordano setelah masuk ke kebun kopi milik keluarganya tersebut.
Mama Paula menggantung Kerancang makanan tersebut pada sebuah gantungan yang ada di pondok kecil mereka agar tidak kemasukan semut, dan memasang api di tungku kecil yang ada di dalam pondok mereka untuk mengusir nyamuk. Lalu menyapu-nyapu sedikit pondok tersebut dari dedaunan yang berguguran.
Bapak memimpin Giordano, Livia dan Kikan untuk mulai memetik kopi.
Begitulah hari pertama di liburan Giordano. Sebagai anak Desa. Ia terlihat gagah mengenakan topi petani. Pemandangan anak desa yang sedang memanen kopi bersama keluarganya.
Bersambung....
__ADS_1