CINTAKU TERLARANG AKU MENCINTAIMU FRATER

CINTAKU TERLARANG AKU MENCINTAIMU FRATER
Bab 27


__ADS_3

"Ven, kamu pulang libur?" tanya Hellena di tengah perjalanan mereka.


"Tidak. Saya liburan di kos saja, cuaca lagi tidak bersahabat nih, gembong tinggi," tutur Gaven yang memang sering pulang libur menggunakan kapal, karena kampung halamannya berada di pulau seberang yang berbeda dengan kota yang mereka tinggal saat ini.


"Oh kirain kamu pulang, syukurlah saya ada kawan di kos," ucap Hellena.


"Kamu tidak pulang?" tanya Gaven


"Iya. Masih ada ujian praktikum di Lab yang belum dimulai." tutur Hellena.


Asyik bercerita, mereka sudah tiba di warung mba Hanum. Mba Hanum tentu langsung menyambut keduanya dengan sapaan dan senyum yang hangat.


Setelah membeli makan keduanya langsung balik ke kos karena hari sudah gelap.


"Oh ya siapa-siapa dikosan yang tidak pulang libur?" tanya Hellena membuka kembali obrolan ditengah perjalanan pulang mereka.


"Kayaknya yang bakalan pulang libur hanya anak-anak yang satu daratan dengan kota ini saja, kalau yang beda pulau tidak pulang semua karena cuaca yang masih buruk serta gelombang yang tinggi," tutur Gaven.

__ADS_1


"Baguslah kalau begitu, kita tidak kesepian sendirian di kosan," ujar Hellena senang karena ada banyak kawan kosannya yang tidak pulang libur.


"Gimana sama Giordano, dia pulang libur?" tanya Gaven yang tadi sempat melihat kedatangan Giordano di kos.


"Iya. Lusa Gio sudah berangkat pulang kampung," jawab Hellena sedikit lesu.


"Oh, wah ada yang bakalan galau ni," goda Gaven pada Hellena.


"Hahahahaha...... Ya tidaklah. Ngapain juga galau," elak Hellena. Padahal ia sudah kepikiran takutnya ia galau merindukan Giordano.


"Saya tau kamu loh. Sekota saja cuman karena sibuk persiapan untuk ujian dan tidak ketemuan udah galau bangat, apa lagi kalau Giordano pulang libur yang tentunya sudah beda daerah dan kota," kekeh Gaven menggoda Hellena.


"Tapi Hellena kamu tahu kan di kampung halamannya tentu banyak cewek-cewek yang juga menyukai dan mengagumi Giordano. Belum lagi ada para mantannya disana yang bakalan selalu bertemu Giordano," ujar Gaven mempengaruhi Hellena dengan godaannya sambil terkekeh kecil.


"Iya sih. Tapi saya percaya sama Gio, dia tidak akan mungkin macam-macam disana," ucap Hellena menutupi kekhawatirannya.


"Apa sih yang tidak mungkin. Semua mungkin adanya kalau kesempatan," goda Gaven terus.

__ADS_1


"Gaven!!!" teriak Hellena kesal karena digoda terus oleh Gaven dengan pernyataan-pernyataan yang negatif.


Gaven malah tertawa puas melihat Hellena kesal dan berlari masuk duluan ke dalam kos meninggalkan Hellena yang penuh dengan kekesalan karena mereka sudah sampai di depan kosan.


Hellena masuk menutup kembali pintu gerbang dan langsung menuju kamar kosnya. Setelah meletakan makanan yang ia bawah di meja, Hellena mengambil handphone yang ia letakan dikamar sejak tadi untuk menghubungi Giordano.


"Gio jaga mata dan hati ya disana," isi pesan WhatsApp Hellena.


Giordano yang sedang sibuk mempacking pakaian dan beberapa barang lain yang akan ia bawah untuk berlibur tidak mendengar notifikasi pesan dari handphonenya yang ia letakan di nakas. Lagian juga tadi baru saja bertemu dengan Hellena pasti Hellena tahu kalau ia sedang sibuk menyiapkan beberapa barang yang akan ia bawah.


Hingga saat mau tidur barulah Giordano memeriksa handphonenya apakah ada pesan yang masuk atau tidak.


Giordano tersenyum membaca isi pesan dari Hellena. "Dasar bucin," gumam Giordano sambil membalas pesan Hellena.


"Iya Elle ku sayang. Saya selalu menjaga mata dan hati saya untuk kamu. Lagian tidak ada yang lebih menarik dari kamu," gombal Giordano agar Hellena tidak kepikiran.


Maaf ya Author slow up karena beberapa kesibukan yang tidak bisa author tinggalkan. Mohon selalu dukung Author yah dengan like, vote dan rate sebagai penyemangat untuk author.

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2