
Pagi ini Hellena bangun lebih awal. Ia sengaja menyetel alarm di handphonenya pukul 04.00 pagi. Karena hari ini ia akan mengikuti ujian akhir semester. Hellena berencana memanfaatkan waktu 2 jam di pagi hari untuk belajar sebelum ia mengikuti ujian pada pukul 08.00 pagi nanti.
Mata Hellena masih sangat berat, tetapi karena bunyi alarm yang ia setel berdering berulang kali, akhirnya ia terpaksa bangun dan menuju kamar mandi mencuci wajahnya agar rasa kantuknya hilang dan wajah serta matanya lebih segar walau rasa dingin menusuk kulit tubuhnya saat ia menyentuh air.
Hellena kembali ke kamar. Hari ini ia akan mengikuti ujian untuk 2 mata kuliah. Mata kuliah pertama akan ujian pada jam 8 pagi dan mata kuliah kedua akan ujian pada jam 10 pagi. Hellena mengambil buka mata kuliah yang akan ujian pertama dan mulai membacanya. Ia sudah mengatur waktu untuk belajar pagi ini. 1 jam akan ia gunakan untuk membaca buku mata kuliah yang akan ujian pertama dan 1 jam berikut untuk membaca buku mata kuliah yang akan ujian pada jam 10 pagi nanti.
Jam 6 pagi, cahaya terang mulai masuk melalui cela-cela jendela kamarnya. Hellena menutup buku yang ia baca lalu membereskan meja belajar. Ia memasukan perlengkapan ujian ke dalam tas dan buku mata kuliah yang akan ujian kedua juga ke dalam tas. Ia berencana akan memanfaatkan jedah waktu yang ada sebelum ujian kedua dimulai untuk kembali membaca-baca buku yang ia bawah di perpustakaan. Lalu Hellena merapihkan tempat tidurnya yang tadi belum sempat ia rapihkan saat bangun tidur dan menyapu kamarnya.
Hellena keluar menuju dapur membuat sarapan paginya. Ia membuat nasi goreng telur dadar dan segelas susu. Setelah selesai, Hellena langsung menyantapnya, karena ia harus segera mandi dan bersiap-siap ke kampus.
Kurang 30 menit jam 8 pagi, Hellena sudah berangkat ke kampus. Syukurnya saat ia sampai dijalan mencari angkot, ada sebuah angkot yang masih longgar berhenti dan Hellena segera naik. Hanya butuh waktu 10 menit saja ia sudah tiba di kampus. Hellena turun dari angkot yang sebelumnya telah ia bayar lalu berjalan menuju ruangan ujiannya.
Di kelas sebagian teman kelasnya sudah berada di sana. Tetap Rizky dan Lidwina belum ada. Rizky dan Lidwina memang selalu datang lebih terlambat dari Hellena. Apa lagi Lidwina, Ia sering sekali datang terlambat meskipun diwaktu ujian.
Hellena duduk tenang mempersiapkan diri sebelum dosennya masuk membagikan soal ujian. Rizky sudah datang dan duduk disamping Hellena baru setelah itu Lidwina muncul dari pintu ruang kelas yang kemudian diikuti oleh dosen yang masuk membawa soal ujian. Lidwina terlihat tergesa-gesa mencari tempat duduk yang masih kosong. Setelah itu sang dosen memberikan instruksi tentang ujian pagi ini lalu mulai membagikan soal.
__ADS_1
Hellena bersama teman-temannya mulai serius dan fokus dengan soal masing-masing hadapan. 90 menit kemudian mereka sudah mengumpulkan hasil ujian mereka dimeja dosen lalu satu persatu keluar meninggalkan kelas.
"Kamu mau kemana?" tanya Lidwina pada Hellena yang berjalan disampingnya.
"Saya mau ke perpustakaan, mau baca-baca," jawab Hellena.
"Oh kalau gitu saya ikut kamu. Tapi temani saya beli minum dulu yah?" pintah Lidwina yang dijawab dengan anggukan oleh Hellena. Rizky juga ikut bersama mereka. Setelah membeli minum, Hellena, Lidwina dan Rizky menuju perpustakaan untuk belajar.
Hellena ingin memperoleh IP yang bagus seperti Giordano. Ia tidak ingin mempunyai IP yang lebih rendah dari Giordano oleh karena itu Hellena sangat serius kuliah dan mengerjakan tugas selama satu semester ini.
****
Jadwal ujian Giordano setiap harinya hanya ada 1 mata kuliah yang diujiankan, sehingga mereka akan memakan waktu 1 Minggu lebih tetapi kampus Giordano telah memulai ujian lebih dulu dari kampus Hellena sehingga sisa beberapa mata kuliah saja yang belum ujian.
Giordano tadi sudah mengikuti ujian pukul 8 pagi, sehingga sekarang ia sudah kembali ke asrama. Giordano tidak seperti Hellena yang mempunyai tipe belajar SKS (Sistem Kebut Semalam) yang saat ujian sudah dekat baru mulai kebut belajar. Giordano sudah belajar dari jauh-jauh hari dan setiap hari, sehingga saat ujian seperti ini ia terlihat santai-santai saja dan hanya membaca-baca sebentar saja.
__ADS_1
Di asrama Giordano bersama teman-temannya selalu sibuk dengan aktifitas keagamaan baik di dalam asrama mereka atau pun diluar asrama seperti memberikan pelayanan pada umat atau masyarakat disekitar mereka yang membutuhkan pelayanan. Mengunjungi umat ditempat-tempat yang ditugaskan kepada mereka. Memberikan pendampingan terhadap kaum muda-mudi yang seiman dengan mereka dalam kegiatan-kegiatan kerohanian.
Karena sedang dalam suasana ujian, tugas keagamaan yang mereka lakukan hari ini hanya berada di dalam Biara saja. Selesai melakukan tugas wajib yang diberikan, Giordano memilih kembali ke kamar setelah selesai makan siang. Ia ingin beristirahat mengistirahatkan tubuhnya sejenak sebelum ada kegiatan lain yang menantinya pada sore hari nanti. Maklum mereka yang hidup di biara selalu dipenuhi dengan tugas yang terjadwal dengan rapi.
Giordano dan teman-teman biaranya sering memberikan pelayanan dan pendampingan terhadap umat dan kaum muda-mudi yang dikenal dengan sebutan OMK (Orang Muda Katolik) yang berada di stasi-stasi (Istilah kewilayahan dalam gereja katolik yang berada dalam satu paroki) setiap minggunya. Dan karena hal tersebut sehingga Giordano banyak dikagumi oleh kaum mudi (OMK yang perempuan) yang ia jumpai di setiap stasi. Maklum Giordano memiliki wajah yang tampan dan menawan. Selain memiliki wajah yang tampan, Giordano memiliki kepribadian yang sangat ramah dan murah senyum sehingga ia banyak dikagumi oleh kaum OMK yang perempuan.
Ada beberapa OMK perempuan yang terang-terangan meminta nomor telepon Giordano dan meminta nama akun medsos Giordano agar bisa berteman lebih dekat. Bahkan ada yang menyatakan perasaannya pada Giordano baik lewat pesan chat atau pun secara langsung saat Giordano turun memberikan pelayanan dan pendampingan di stasi.
Giordano awalnya sangat kaget dan merasa tidak nyaman. Namun karena banyak yang mengaguminya ia mulai merasa biasa akan hal tersebut.
Giordano tidak pernah memberitahukan hal itu pada Hellena, karena ia takut nanti Hellena akan cemburu dan tidak percaya padanya. Ia pun tidak merespon atau membalas ungkapan perasaan dari OMK perempuan yang mengaguminya.
Bersambung.........
🌹🌹🌹🌹
__ADS_1
Bagus tidak ya ceritanya.....
Mohon dukungannya dong. Setelah dibaca jangan lupa tinggalin jejak buat Author yah🙏 biar semangat.