CINTAKU TERLARANG AKU MENCINTAIMU FRATER

CINTAKU TERLARANG AKU MENCINTAIMU FRATER
Bab 9


__ADS_3

" Kamu pingin ke pantai?" tanya Giordano memastikan.


" Iya Gio. Sudah lama bangat tidak ke pantai." lirih Hellena


" Ok sayang. Tapi kita beli makanan dulu yah!" ucap Giordano


Mereka akan menuju sebuah pantai yang ada diluar kota. Jaraknya lumayan jauh yang bisa ditempuh dengan sepeda motor memakan waktu 1,5 jam. Pantainya masih alami karena jauh dari pemukiman penduduk. Giordano dan Hellena membeli memang makanan, minuman serta beberapa cemilan sebagai bekal untuk mereka, karena pantai yang akan mereka datangi masih jauh dari pemukiman warga.


Setelah membeli makanan diminimarket yang mereka jumpai ditengah jalan, Hellena dan Giordano segera melaju menuju pantai sambil asyik bercerita diatas sepeda motor.


Pukul 10.40 WITA mereka tiba dipantai. Giordano menitipkan motornya di penjaga parkiran. Udara dipantai sangat sejuk dan pemandangannya sangat asri. Giordano menggandeng tangan Hellena sambil membawa beberapa kantong makanan dan Helm ditangan masing-masing untuk mencari tempat yang pas untuk mereka duduk.


Giordano memilih duduk dibawah sebuah pohon Ketapang yang ada dipinggir pantai yang kebetulan belum ada orang yang duduk disana. Hellena mengikutinya saja..


Suasana dipantai tidak terlalu ramai. Hanya ada beberapa pengunjung saja yang sedang menikmati birunya lautan. Angin bertiup sepoi-sepoi dan nyiur melambai-lambai. Giordano dan Hellena sedang duduk menikmati pemandangan dipantai sambil meminum sebotol minuman dan menikmati sebungkus cemilan berdua yang diselingi dengan canda dan tawa mereka.


" Main air laut yuk?" ajak Hellena yang sudah bangkit menarik tangan Giordano.


" Kamu saja. Saya takut pakaian basah. Awas jangan sampai pakaian kamu basa yah." tegas Giordano.


" Iihh tidak asyik kamu Gio," gerutu Hellena sambil berjalan menuju laut meninggalkan Giordano.


Hellena menggulung celananya sampai dibetis lalu berjalan mengitari pantai menikmati ombak yang menggulung dan pecah dikakinya. Ia memandang jauh ketengah lautan menikmati birunya lautan, memandang burung-burung laut yang berterbangan diatas lautan mencari ikan untuk dimangsa. Sesekali tangan Hellena memercik air laut dan meremas pasir pantai. Ia begitu asyik menikmatinya tanpa memperdulikan Giordano yang memandangnya dari sudut sana.


Setelah puas mengamati Hellena mengitari pantai, Giordano bangkit untuk bergabung dengan Hellena. Ia memeluk Hellena yang sedang asyik memercik air laut dari belakang. Hellena kaget dan menoleh kebelakang lalu tersenyum karena mendapati Giordano yang memeluknya.


Hellena memercik air laut ke wajah Giordano lalu berlari meninggalkan Giordano.

__ADS_1


" Hellena..!!!" teriak Giordano yang kesal karena dipercik dengan air oleh Hellena hingga wajah dan kaos bagian atasnya sedikit basah.


Ia berlari mengejar Hellena sambil memercikan air laut ke arah Hellena untuk membalas dendam dan Hellena pun tidak mau kalah. Mereka saling menyiram. Alhasil pakaian mereka basah dan berpasir.


Giordano memeluk pinggang Hellena dari belakang, mengangkatnya lalu berputar. Mereka tertawa bersama.


"Keliling pantai yuk?" ajak Giordano sambil menggenggam tangan Hellena. Mereka berjalan menelusuri bibir pantai dengan tangan yang bergenggaman dan sesekali Hellena merangkul lengan Giordano dan menyandarkan kepalanya dibahu Giordano sambil berjalan.


" Kita balik kesana ya," ajak Giordano sambil menunjuk kearah pohon Ketapang tempat mereka meletakan tas, jaket, dan makanan mereka.


" Iya sayang," jawab Hellena sambil menganggukkan kepalanya.


" Nih pakaian saya basah semua, gara-gara kamu," tunjuk Hellena pada Giordano saat mereka tiba dibawah pohon Ketapang.


" Saya juga basah semua gara-gara kamu. Kan kamu yang memulainya," kekeh Giordano yang disambut dengan tawah dari Hellena.


" Makan yuk, lapar nih." lirih Hellena.


Memang sudah waktunya makan siang. Jam sudah menunjukan pukul 13.30.


Hellena mengeluarkan makanan yang mereka bawah dan menikmatinya berdua. Mereka makan dalam diam.


Selesai makan, Hellena memungut beberapa bungkusan makanan yang mereka makan tadi lalu membuangnya ditempat sampah yang letaknya tidak jauh dari tempat duduk mereka.


" Makasih yah Gio untuk hari ini," ucap Hellena tulus sambil menatap mata Giordano.


" Iya sayang, sama-sama," jawab Giordano sambil mengelus pucuk kepala Hellena lalu memeluk Hellena. Hellena merasa sangat nyaman dengan segala perlakuan Giordano padanya. Perlakuan Giordano padanya begitu manis dan romantis. Ia menikmati hangatnya pelukan Giordano sambil menyandarkan kepalanya dibahu Giordano dan menikmati aroma khas tubuh Giordano.

__ADS_1


" Pulang yuk!


Sudah hampir sore nih," ajak Giordano setelah melihat jam dipergelangan tangannya.


" Sudah jam berapa?" tanya Hellena.


" Sudah jam 2 lewat 30 menit." jawab Giordano.


" Wah sudah hampir sore, ayo." ucap Hellena


Giordano dan Hellena memakai kembali jaket yang tadi mereka lepaskan untuk menutupi pakaian mereka yang basah tadi lalu mengambil motor yang tadi mereka titipkan ditukang parkir. Giordano memakaikan helm pada Hellena lalu mereka segera melaju.


Angin yang menerpa mereka membuat keduanya menggigil kedinginan karena pakaian yang mereka kenakan masih sedikit basah meskipun sudah dilapisi jaket.


" Sayang dingin sekali..." lirih Hellena dengan bibir yang bergetar.


" Iya sayang." jawab Giordano yang juga kedinginan.


Hellena yang dibagian belakang saja menggigil kedinginan, apa lagi Giordano didepan yang diterpa angin secara langsung.


Hellena memeluk Giordano dengan sangat erat menyalurkan panas tubuhnya pada tubuh Giordano. Ia takut nanti Giordano sakit karena ulahnya tadi dipantai.


Bersambung.........


🌹🌹🌹🌹


Bagus tidak ya ceritanya.....

__ADS_1


Setelah dibaca jangan lupa ya tinggalin jejak buat Author dengan beri Like, Vote, Rate serta koment ya🙏


__ADS_2