Cintanya Guruku Padaku

Cintanya Guruku Padaku
what..


__ADS_3

Kalian tau tidak kenapa aku sampai segitu terkejutnya. Aku ternyata di ajak ke kantor catatan sipil. Buat apa coba..😞


“Pak, ngapain sih bapak bawa aku ke sini?” tanyaku bingung


“Menikah.” Sahutnya singkat padat dan jelas


“Apa? Menikah?😲” Ucapku terkejut


“Iya. Menikah. Emang kenapa? Bukankah aku tadi pagi aku sudah bilang klo kita ini udah suami istri?! Sekarang kita ke sini untuk menikah. Lagipula, hari ini usiamu kan sudah genap 17 tahun dan juga semalam aku juga udah tidur di kamarmu. Jadi buat apa di tunda-tunda lagi.” Jelasnya membuat aku hanya melongo ga ngerti maksud dari semua ini


“Ya udah, ayo.” Ajaknya yang tiba-tiba menggandeng tanganku


“Ini... Ini apa maksudnya sih? Menikah!?” gumamku dalam hati karena ga paham dengan apa yang sudah terjadi


Sesampainya di dalam, pak Sendy langsung menuju ke ruang administrasi.


“Pak, maaf, saya datang ke sini karena mau melakukan akad nikah sempat terpending 7 tahun yang lalu. Dan ini data-datanya untuk melengkapi.” Ucap Sendy pada petugas catatan sipil


“O ya, tunggu sebentar ya pak.” Ucap petugas catatan sipil.


Tak selang berapa lama, Papa dan Mama Tia pun datang untuk menjadi wali nikah yang di saksikan beberapa saksi. Melihat keadaan ini, Tia pun terkejut. Sejak kapan Sendy mempersiapkan semuanya.


Akad nikah pun berlangsung dengan khidmat dan setelah menunggu beberapa saat, petugas itupun kembali.


“Ini pak, buku nikahnya. Selamat ya pak. Akhirnya bapak sudah sah bisa bersama dengan istri bapak.” Ucap petugas itu.


“Terimakasih pak.” Ucap pak Sendy

__ADS_1


Setelah sah menjadi suami istri, tanpa banyak menunggu waktu lagi, Papa dan Mama Tia pun berpamitan karena urusan mereka belumlah selesai sehingga mengharuskan mereka segera kembali.


Sedangkan untuk Tia...


“Ayo Tia, sekarang kita pulang.” Ajak Sendy.


“Hello.. ada yang bisa jelasin ke aku ga sebenarnya ini tuh ada apa sih?😩” gumamku dalam hati sambil melangkahkan kaki mengikuti pak Sendy


Di dalam mobil, tiba-tiba pak Sendy memberikan sebuah buku dan akupun membukanya. Ternyata...


“What..??😲” ucapku terkejut


“Kenapa kamu teriak seperti itu sih? Berisik tau.” Ucap pak Sendy sambil menutup telinganya


“Pak, ini maksudnya apa? Kenapa tahu-tahu kita bisa menikah sekarang dan Papa Mamaku juga bisa hadir?” tanyaku bingung


“Iya pak. Aku ingin tahu semuanya sekarang. Masalahnya jika bertanya dengan orang tuaku, mereka tadi langsung pergi begitu saja tanpa penjelasan.” Ucapku


“Yakin kamu siap mendengarnya?” tanya pak Sendy


“Yakin pak.” Sahutku


“Baiklah, nanti sore aku akan menjelaskan semuanya.” Sahutnya yang kemudian mulai menjalankan mobilnya


Sesampainya di rumah, seperti biasanya, aku langsung masuk ke dalam kamarku


“Hidupku.. Oh hidupku.. Semenjak di hari awal masuk sekolah sampai detik ini, kenapa banyak sekali kejadian di luar dugaan seperti ini sih?!” ucapku sambil berbaring di tempat tidurku dan melihat cincin serta buku nikah yang ada di tanganku

__ADS_1


Tak terasa, akupun tertidur. Dan ketika aku terbangun, jam sudah menunjukkan pukul 4 sore.


“Hadeuh... Rupanya aku tadi ketiduran.” Ucapku dan langsung bangun lalu mandi


Ketika aku sedang ganti pakaian, tiba-tiba pak Sendy masuk..


“Aaaa.....!!” teriakku terkejut sambil melemparkan bantal ke wajahnya


“Kamu ini apa-apaan sih? Main lempar-lempar aja.” Protes pak Sendy


“Bapak tuh yang apa-apaan. Main nyelonong masuk kamar orang tanpa permisi.” Ucapku sewot


“Eh, kamu lupa ya?! Aku tuh suamimu tahu. Mana ada suami mau masuk kamar istri sendiri harus ketuk pintu?” protes pak Sendy dan membuatku semakin menjadi emosi


“Bapak...!!!😡” teriakku geram


.


.


.


.


.


Bersambung lagi ya...😙

__ADS_1


__ADS_2