
Zefanya tiba di kantor dan meletakkan tas nya di atas meja, ia mengambil cermin kecil di dalam tas dan mematut penampilan nya yang sekarang sudah berubah. Zefanya menyeringai ternyata bermain dengan pria kaya menyenangkan juga, bahkan memberikan pengaruh besar baginya, Zefanya sudah termakan ucapan nya sendiri selama ini dan sekarang ia paham kenapa Alana betah menjadi simpanan pria kaya, karena sangat menyenangkan.
Zefanya mempunyai misi kenapa ia menerima tawaran Gala, ia harus memanfaatkan pria itu habis-habisan, tidak pernah terfikir bahwa ia akan menjadi materialistis, namun Zefanya sadar bahwa dirinya miskin dan sebatang kara, tentu keberadaan Gala harus di manfaatkan.
“Hei baby..”
Zefanya tersenyum saat merasakan sepasang lengan memeluk pinggang nya erat dari belakang, siapa lagi pelaku nya jika bukan Gala.
“Gala, kamu sudah tiba.”
Gala melihat di sekitar, tidak ada siapapun, ia tersenyum kemudian menarik tangan Zefanya masuk ke dalam ruangan nya. Zefanya tersenyum dan mengikuti langkah Gala, pria itu duduk di sofa dan membawa Zefanya ke dalam pangkuan nya, lalu memagut bibir Zefanya dengan begitu dalam.
Zefanya memejamkan matanya membalas ciuman panas Gala dan mengalungkan kedua tangan nya di leher pria itu. Setelah itu Gala melepaskan ciuman itu dan memberi kecupan di bibir Zefanya.
“Morning kiss.” Desis Gala, Zefanya tersenyum dan memukul dada Gala dengan pelan.
“Morning kiss tidak mengerikan seperti itu Gal.”
Gala tertawa dan mengecup bibir Zefanya kembali, hubungan mereka semakin menjadi setiap hari nya. Mata Gala tertuju pada pergelangan Zefanya, ia meraih tangan Zefanya dan melihat gelang yang di belikan nya melekat disana.
“Kamu menyukai nya?” tanya Gala.
Zefanya mengangguk. “Model nya cantik, aku suka.”
“Mau yang lain?” tawar Gala.
Zefanya tersenyum dan mengangguk, ia tidak pernah menolak penawaran Gala. Zefanya memainkan kancing kemeja Gala dengan telunjuknya.
“Gal, aku pernah bercerita dengan mu soal gagal liburan dengan Reno.”
__ADS_1
Gala mengangguk, ia benar-benar kesal mendengar cerita Zefanya saat itu. Bisa-bisanya wanita secantik Zefanya disia-siakan oleh pria seperti Reno.
“Iya aku ingat, lalu kenapa?” tanya Gala.
“Hm itu Reno kemarin mengajak ku bepergian lagi, kemungkinan hari Kamis aku cuti.” Jawab Zefanya dengan sedikit pelan.
Wajah Gala berubah menjadi datar mendengar ucapan Zefanya, ia benar-benar tidak mau mengijinkan Zefanya pergi.
“Bagaimana jika aku tidak mengizinkan nya? Apa Kamu tidak takut dia mengingkari janji nya lagi?” tanya Gala dengan senyum tipis.
Zefanya hanya menunduk. “Hmm itu...”
“Sebaiknya jangan pergi.” Ujar Gala singkat, ia tidak mau Zefanya pergi bersama Reno yang tidak jelas.
“Tapi aku...”
“Sebaiknya pergi liburan bersama ku, jangan bersama Reno.” Kata Gala dengan sungguh-sungguh.
“Kita akan ke swiss minggu depan, batalkan kepergian mu bersama Reno, aku tidak menerima alasan apapun.” Tegas Gala tanpa mau dibantah sedikitpun.
“S-swiss?”
Zefanya hampir tergagap Swiss adalah tempat impian untuk liburan dan berbulan madu bagi pasangan yang baru saja menikah, tempat tersebut menyuguhkan keindahan yang luar biasa. Zefanya tersenyum bahagia, tentu saja ia akan membatalkan pergi bersama Reno dan memilih Gala.
Zefanya kemudian memeluk Gala dan menyandarkan kepalanya di dada bidang itu.
“Tentu aku akan pergi bersama mu Gal, tapi bukankah Swiss itu jauh? Kita akan disana berapa hari?” tanya Zefanya antusias.
Gala tersenyum dan mengusap rambut Zefanya dengan lembut. “Sekitar 3 hari, kamu bisa mengatakan kepada Reno bahwa ada perjalanan bisnis di sana.”
__ADS_1
Zefanya mengangguk, ia sudah punya banyak alasan untuk membohongi Reno, lagipun pria itu tidak peduli juga, ia akan ke swiss dan bersenang-senang dengan Gala.
*****
Jam pulang karyawan pukul 5 sore, Zefanya pulang bersama Gala. Dan saat ini keduanya sedang singgah di sebuah Mall, Zefanya menenteng 10 buah paper bag di tangan nya, sedangkan Gala membiarkan Zefanya memilih apa yang di inginkan gadis itu. Tanpa segan Zefanya membeli apapun yang di sukai, ia tidak menyia-nyiakan kesempatan nya.
Semua yang di beli Zefanya adalah brand terkenal, bahkan Gala mengeluarkan uang nya Cuma-Cuma karena Zefanya menginginkan gelang berlian juga baju-baju branded. Gala menggesek black card nya berkali-kali, namun hal itu tidak seberapa, Zefanya pantas mendapatkan nya.
“Gala apa aku belanja terlalu banyak” tanya Zefanya yang sedikit merasa tidak enak karena banyak mengeluarkan uang Gala hingga ratusan juta.
“Tidak baby, itu sangatlah sedikit kamu bisa beli apapun yang kamu inginkan.” Ucap Gala sambil merangkul bahu Zefanya, wanita cantik itu pun tersenyum.
“Terimakasih Gal.” Zefanya pun menggandeng lengan Gala dengan mesra sambil membawa barang-barang yang ada di tangannya dan juga di tangan Gala.
Keduanya kemudian berjalan menuju lift, mall tersebut memiliki akses pribadi bagi mereka yang memiliki the black card, privasi sangat di utamakan seperti Gala, tidak ada satu orang pun pengunjung yang bisa mengambil gambar nya, jika berani maka mereka akan di kenakan denda, terlebih Kenz adalah salah satu pemegang saham terkuat di Mall tersebut.
Tanpa mereka sadari sejak tadi Agnes memperhatikan keduanya, kebetulan ia juga berada di Mall bersama Reno, tapi pria itu sedang ke toilet sebentar. Agnes melihat dengan jelas bahwa itu adalah Zefanya istrinya Reno. Kenapa terlihat sangat akrab dengan Gala?, Agnes tau jika Zefanya bekerja di Achazia company dan menjabat sebagai sekretaris, tapi keduanya kenapa terlihat seperti pasangan kekasih? Bahkan Agnes melihat Zefanya sepertinya di belanjakan oleh Gala.
“Nes maaf membuatmu menunggu” ucap Reno hang baru saja kembali dari toilet.
Suara Reno membuat Agnes mengalihkan kembali pandangan nya.
“Reno, Tidak apa-apa..” Agnes masih memandang ke arah lift, ternyata keduanya tidak terlihat lagi. Reno memperhatikan arah pandang Agnes.
“Nes kamu terlihat sedang memperhatikan sesuatu?” tanya Reno penasaran dengan apa yang Agnes perhatikan.
“Ah itu, tidak ada kita langsung makan siang saja, ayo.” Agnes pun langsung mengajak Reno ke tempat makan.
Reno mengangguk, akhirnya keduanya pun pergi dari tempat itu. Agnes memilih menyimpan apa yang di lihat nya, karena ia tidak ada bukti apapun, Agnes tidak ingin membuat Reno berprasangka buruk, bisa saja Zefanya dan Gala hanya berbelanja, ia tidak memiliki bukti yang kuat. Lagian dia dan juga Reno pun sama seperti Zefanya dan Gala yang begitu dekat bahkan seperti menjalin hubungan perselingkuhan.
__ADS_1
Agnes harus memiliki bukti yang kuat untuk membongkar semuanya, lagian jika Zefanya memang selingkuh itu menjadi peluang bagi Agnes untuk mendapatkan hati Reno seutuhnya. Kalau disuruh bersaing dengan Zefanya sudah pasti dirinya kalah cantik.