
Setelah Edward pergi meninggalkan rumah, Alice langsung melanjurkan pekerjaannya yang sempat tertunta tadi.
"Ahhh beres juga… Kalau gitu aku siap-siap dulu deh trus pergi kesupemarket buat belanja…" gumam Alice sambil berjalan ke kamarnya untuk bersiap-siap.
"Siappp… Lets goo," katanya sambil berjalan keluar rumah, Ketika ia hendak mengunci pintu.
📞📞 "Kringgg… Kringgg…" Hp Alice berbunyi. Alice pun langsung mengambil hp nya yang ada di dalam tas dan melihat ada satu panggilan dari Mama mertuanya.
📞📞 "Assalamu'alaikum ma…" salam Alice.
📞📞 "Wa'laikumussalam… Hai sayang, gimana kabar kamu? Apa kamu nyaman tinggal disana? Maaf ya kalau mama sana papa ngga bisa kesana karna kan kamu tau tempatnya sangat jauh dan mama suka mual kalau naik mobil pergi jauh-jauh…" kata Nyonya Bram panjang lebar.
📞📞" Hehe… Alice sehat ma… Mmm… Alice betah kok disini, betah banget malah… Iya ngga papa… Tau kabar mama sama papa sehat-sehat saja Alice udah bahagia…" jawab Alice.
📞📞 " Apa Edward ada menyakiti mu? Bagaimana dengan sekolah disana, apa kau juga betah sekolah disana?" tanya Nyonya Bram lagi.
📞📞" Nggak ko ma… Kak Edward malah baik banget dengan aku. Mmm… Iya Alice juga betah ma sekolah disini." Jawab Alice bohong.
"Maafkan Alice ma… Alice harus berbohong dengan mama, Alice tidak mau terjadi apa-apa dengan bapak Ibuk…" rintih batin Alice.
📞📞 " Maa Alice tutup dulu ya, Alice mau belanja bahan dapur ma… Titip salam buat papa ya ma… Assalammu'alaikum," tutup Alice.
Setelah selesai menelvon, Ia pun mengunci pintu dan pergi meninggalkan halaman rumah menuju ke halte untuk menunggu kendaraan umum lewat.
"Issss kok nggak ada satupun yang lewat sihh…" gerutu Alice yang telah lama menunggu.
Tengah asik menggerutu sendiri, tiba-tiba ada mobil yang mengklakson dan berhenti tepat di depan halte, Alice yang kaget hanya diam dan mengalihkan pemandangannya ke lain arah.
"Heii gadiss…" sapa seseorang sambil menurunkan kaca mobil.
"Kak Riann…" jawab Alice yang kaget sekaligus senang melihat ternyata orang tersebut tak lain adalah Rian.
"Kenapa aku bahagia gini ketika melihat kak Rian? Inikah yang namanya cinta?" Batin Alice.
"Mau kemana?" tanya Rian.
"Mau ke supemarket kak, mau beli bahan dapur…" Jelas Alice.
"Mana Edward? Kenapa kau tidak minta dia yang antar?" tanya Rian.
"Ahh itu… Kak Edward tadi buru-buru pergi ke kantor karna ada meeting…" jawab bohong Alice.
"Naik lah… Biar aku antar," ajak Rian.
"Apa tidak merepotkan kakak?" tanya Alice.
__ADS_1
"Mm tidak… Aku juga ingin pergi jalan-jalan…" Jawab Rian. Alice pun tersenyum bahagia dan berjalan memasukki mobil rian.
"Terimakasih tumpangannya… Ayo kita pergiii, " kata Alice bersemangat.
"Hahaha… Kenapa kau seperti anak kecil begini?" bingung Rian.
" Bukannya kau yang mengatakan aku anak kecil kemarin… Hahaha." Jawab Alice.
"Ahh iya aku lupa… Hahaha…" jawab Rian tertawa.
Rian pun melajukan mobilnya menuju ke supemarket.
"Apa kau mau mendengarkan musik?" tanya Rian.
" Mmm boleh…" jawab Alice tersenyum sambil melirik ke arah Rian.
"lagi-lagi jantung ini berdetak tak karuan ketika melihat senyum gadis ini… Sadarlah Rian… Gadis yang ada didepan mu ini adalah istri sepupu mu sendiri…" batin Rian sambil terdiam melihat Alice.
"Genre musik apa yang kau suka?" tanya Rian mengalihkan pemandangannya.
"Aku suka K-pop…" jawab Alice.
"Wahhh… Benarkah itu…?" tanya Alice girang.
"Ayo stel lagu judulnya Gom Se Mari kak… Sudah lama aku tidak mendengarkan lagu itu…" pinta Alice. Rian pun memutar lagu yang di minta Alice.
Alice yang sudah lama tidak mendengarkan lagi itu langsung kegirangan dan joget-joget sambil mengikuti lirik lagu tersebut. Rian yang melihat tingkah Alice juga ikut joget-joget sambil menyetir dan ikut menyanyikan lagu tersebut sepanjang jalan… Dan mereka menyanyikannya sambil tertawa-tawa karena mereka mengikuti lagu tersebut dengan lirik yang berbeda.
"Sampaiii…. Ayo kita turun… Jangan bilang kau masih betah dengan karaoke mendadak ini hahaha," kata Rian.
"Hahaah… Mau nya sih gitu…" jawab Alice.
"Wahhh.… Supemarket kok segede ini.… Di kampung mah supemarket kecil…" takjub Alice melihat supemarket yang sangat besar.
"Makanya Main tu jangan dalam kampung aja… Kan jadi katrokkk pas sekalinya ke kota… Haha." Ejek Rian.
"Au ahh aku ngambekk…" kesal Alice sambil tersenyum karena di ejek oleh Rian, kemudian ia berlari menuju kedalam supemarket.
"Kamu mah ngambekk mulu," kata Rian sambil tersenyum melihat tingkah Alice.
Rian pun berlari mengejar Alice yang udah duluan masuk kedalam supemarket.
__ADS_1
"Kamu ih ngambek mulu.…" ulang Rian sambil tersenyum.
"Atau aku mau seblakk.…" canda Alice.
"Yaudah hayukk…" jawab Rian.
"HAHAHA…" ketawa mereka serempak.
Alice pun mengambil bahan makanan yang ia butuhkan, sedangkan Rian seperti pengawal Alice yang sedang mengikutinya sambil membawa keranjang belanjaan. Melihat mereka seperti itu, banyak mata yang melihat dan menganggap mereka itu adalah sepasang kekasih yang sedang belanja.
"Udah, udah, udah dan udahh," kata Alice sambil mengecek catatan yang ia buat sebelum berangkat tadi.
" Apa ada yang mau kau beli lagi?" tanya Rian. " Ambillah… Jangan khawatir aku yang akan membayar ini semua…" Sambungnya. Alice pun senang dan langsung berlari untuk mengambil mie instan yang ingi ia coba.
"Aku mauu inii," katanya sambil memperlihatkan ke Rian.
" Cuma itu?" kaget Rian dan Alice mengangguk kegirangan.
"Mmm..… Baiklah.…" jawabnya lagi. Dengan semangat Alice pun berlari ke kasir untuk membayar semua belanjaannya.
"Berapa mbak?" tanya Rian.
"Semuanya jadi 800.000 Tuan…" jawab kasir. Rian pun memberikan kartu ATM nya.
"Wahh…. Tuan dengan Nona sangat serasi sekali," kata sang kasir yang tiba-tiba sambil memberikan kartu Rian.
Rian dan Alice yang mendengar ucapan sang kasir kaget dan hanya bisa tersenyum getir mendengarnya.
"Andaii itu benar terjadi… Mungkin aku akan sangat bahagia mengenalkannya pada seluruh dunia… Andai waktu itu aku tidak terlambat menghampiri nya, mungkin kini aku akan selalu menjadi bintang di hidupnya. tetapi, itu semua hanyalah ANDAII…" Rian.
Setelah belanja merekapun langsung menuju kerumah Alice dan Edward.
"Apa kakak tidak mau singgah dulu?" tanya Alice.
"Ahh tidak usah… Aku akan langsung ke apartemen ku aja, soalnya udah sore juga aku mau istirahat, karna sedari tadi aku belum istirahat… Sampaikan saja salam ku pada Edward lain kali aku akan mampir…" jelas Rian.
"Mmm… Baiklah terimakasih sudah menemani ku belanja…" kata Alice sambil tersenyum.
" Lain kali Ayo kita pergi jalan-jalan." Ajak Rian.
"Okehhh…" jawab Alice semangat.
Alicepun keluar dari mobil, dan Rian langsung melajukan mobilnya menuju ke apartemen. Alice yang melihat mobil Rian sudah menjauh dari hadapannya langsung berjalan masuk menuju rumah.
__ADS_1