
Nama nya Andini Okta Viandra, orang orang biasanya memanggil Andini atau Okta. Namun teman dekat selalu memanggil tungil karena tubuhnya yang kecil mungil. Andin seorang mahasiswa akhir di salah satu Universitas di Padang, disini dia hanya seorang diri tanpa adanya keluarga tepatnya anak kos. Kebetulan kos yang andin tempati berada di depan kampus, jadi bisa selalu santai tanpa buru buru kekampus wkwkwk. kegiatan sehari-hari Andin hanya ngampus doang yang kini sedang sibuk untuk urusan skripsinya, benerrrrrrr skripsi!!!!
Dulu di saat andin menjadi anak baru, dia selalu mengejek kakak senior yang selalu pusing dengan skripsinya.
Flashback!!!
kak, temanin aku cari oleh-oleh buat pulkam dong "ucap Andin"
"kakak Gak bisa dek, masih cari bahan buat revisi ini"ucap senior
"besok aja "ucap Andin sambil memohon dengan wajah sedihnya
"besok kakak bimbingan, udah janjian soalnya"ucap senior
Andin hanya membalas hmmmm,.
tak lama kemudian senior berteriak "aaaaaahhhggg" dengan raut wajah yang bercampur.
"kenapa kak, pakai teriak segala "ucap Andin karena kaget
"Pusing dekkkkkkk, mau belaki aja kayaknya biar hidup lebih enak "ucap senior
"Siapa pulak yang mau bebini sama kakak, pacar aja enggak punyaaa!!!! hahahhahha"ucap Andin
sambil menekan kata demi kata.
"Kampret kamu dek, Mau mati ajalah kakak kalau gitu"ucap senior
__ADS_1
"Lebay amat sih kak, baru skripsi juga. udah minta nikah sampe minta mati!!! "ucap Andin yang menyindir
"kamu bakalan ngerasain apa yang kakak rasain sekarang, Kita tengok aja entar!!!!! "ucap senior dengan menekan kata yang di ucap nya
"ok "jawab andin singkat
of flashback!!!!!
Dan sekarang andin menikmati masa masa yang dirasakan senior nya itu, bahkan andin lebih lebay dari pada senior, dia hanya ingin belaki dan ucap mati. Andin sempat ke pantai untuk lompat biar bye bye dunia wkwkwkwk, tapi andin lansung ingat Allah. jika dia mati dari lompatan itu maka dia akan kekal di neraka!!!
akhirnya andin memutuskan pulang ke kos untuk melanjutkan revisi skripsinya
Trinkkkkkk!!!
Trinkkkkk!!
Trinkkkk!
dia lihat nama yang tertulis ponsel nya "Beruang Kutub 🐻" tanpa berfikir panjang andin mengangkat panggilan itu.
Andin : Assalamualaikum (dengan senyum yang sumringah)
🐻: waalaikumusallam, sayank lagi apa ini? aku mengganggukah?
Andin: mau jawab jujur atau boong?
🐻 : dua duanya aja biar aku tau!!
Andin: jujur, sibuk banget lagi revisi skripsi buat bimbingan besok. boongnya, enggak kok lagi santai santainya sambil tunggu kabar abg. bagi adek tiada hari yang menyenangkan tanpa abg wkwkwkkw
__ADS_1
🐻 : hmmmm, bisa aja sih yank.. (diam sejenak). yank?
Andin: iya, saya?
🐻: hmmmm, besok aku udah mulai pamit lagi.. kemungkinan 6 bulan di laut baru nyandar, nanti aku kabari kok.
Andin: kenapa cepat yank? ini baru 1 Minggu, kamu bilang nyandar yang sekarang 3 Minggu.
🐻 : aku punya atasan sayank, kalau dia bilang berangkat ya berangkat. kalau dia bilang nyandar ya nyandar.
Andin : tapi aku masih kangen, apalagi saat skripsi seperti ini. aku butuh kamu!!! (dengan suara serak)
🐻 : yankkkkkk, tahan rindu dulu ya, jangan kayak gini. aku enggak sanggup dengar kamu sedih. sebenarnya aku enggak mau jauh jauh kayak gini sama kamu, tapi mau gimana yank ini untuk masa depan kita. ngerti ya sayank, aku mohon..
Andin: iya, aku ngerti yank.. maafin ya
panggilanpun berlangsung lama membahas masalalu dan masa depan yang di penuhi dengan gelak tawa dan sesekali sedih.
Disaat sebelum beruang kutub berlayar dia masih selalu disisi Andin, mereka banyak menghabiskan waktu dengan cobaan yang selalu membuat hubungan mereka berantakan tapi tidak mudah bagi mereka untuk menghancurkan hubungan yang sudah lama mereka jalin.
🐻 : Aku sangat berharap kamu dan aku satu untuk selamanya, semoga saja saat saat yang kita lalui dulu bisa kita lalui juga untuk kedepannya.
Andin: Aku juga berharap begitu, mungkin aku bisa gila jika tidak bersama mu haha
🐻 : Baiklah sayank, sudah terlalu malam disana. lebih baik kamu tidur biar pagi kamu semangat ketemu dosen
Andin : Baiklah, selamat malam beruang kutub ku. I love you!!
🐻 : Love you to my baby girl
__ADS_1
karena sudah begitu malam mereka pun memutuskan panggilan, kemudian bersiap siap untuk membersihkan diri sekaligus berwudhu dan sholat isya, tak lama.. Andin pun merebahkan badan nya yang sudah lelah ini ke kasur..
begitulah kegiatan sehari hari Andin yang tidak membuatnya bosan.