Demi Malaikat Kecil

Demi Malaikat Kecil
Bab 23 Perpisahan


__ADS_3

Malam ini di aula Fakuktas Kedokteran, semua teman Andin satu angkatan yang wisuda tahun ini sudah berkumpul dan mengisi meja masing masing.


kini Andin bersama kedua sahabat dan teman temannya sedang merayakan bercerita tentang kenangan yang dimulai dari awal mereka kuliah sampai saat sekarang ini mereka mengadakan perpisahan.


Sebelum Andin berangkat ke kampus menuju aula, Gabriel sudah menyuruh Andin lebih dahulu pergi karena dia sedang ada urusan penting yang tidak bisa di tinggal. Gabriel disuruh papanya untuk menemui klien mereka yang sedang ada di kota yang sama dengan Gabriel.


Andin pergi bersama sahabat setelah dikabarkan oleh kekasihnya.


Sudah menunggu cukup lama di acara perpisahan kampus, akhirnya Gabriel menampakkan dirinya dengan kesal karena seseorang sengaja membasahi baju yang sedang dikenakan oleh Gabriel dengan berpura pura kakinya tersandung meja



Gabriel sangat ingin memukul orang itu karena sudah membasahi tubuhnya dengan air, padahal Gabriel sudah berusaha tampil sekeren mungkin agar Andin tidak malu dengan kekasihnya itu. Namun orang yang sengaja menumpahkan kan air itu hanya bisa minta maaf dan mengeluarkan sapu tangannya untuk membersihkan baju Gabriel.


"Maaf Gabriel, aku enggak sengaja!! kaki ku tersandung meja saat aku mengambil gelas nya" ucap bunga dengan genit sambil membersihkan tumpahan air pada dada bidang Gabriel, ya benar bunga adalah wanita yang genit saat Gabriel kecelakaan.


"kamu pasti sengaja melakukannya bukan" ucap Gabriel dengan suara pelan tapi ketus


"Aku benar-benar tidak sengaja"


"Jangan membuat alasan,. aku tidak suka denganmu! menjauhlah agar kamu tidak merusak hubungan ku!!!" ucap Gabriel dingin dan berlalu meninggalkan bunga untuk menuju ke meja Andin.


sementara dari kejauhan Andin sudah melihat wajah Gabriel penuh kekesalan, namun dia tidak tau apa yang membuat wajah itu kesal. ketika dia mulai dekat dari meja Andin, Gabriel pun tersenyum dan di balas oleh Andin



"Hei beruang kutub, ada apa? mengapa wajah kamu kecut seperti tadi" tanya Andin penasaran saat Gabriel sudah di sampingnya


"Lihatlah baju ku yang basah ini, padahal aku sudah mempersiapkan diri agar tidak membuat mu malu di acara ini! namun wanita itu membuat ku sial


"Wanita yang mana" tanya Andin


"Siapa lagi kalau bukan teman mu si bunga itu" jawab Gabriel datar


"Ya sudah, aku tidak ingin berusan dengan nya" ucap Andin tegas


Setelah perdebatan itu, mereka memilih mengikuti rangkaian acara yang sedang berlangsung. mulai dari puisi, nyanyia, atraksi dan sulap di tampilkan untuk menghibur tamu namun semua itu dilakukan oleh wisudawan wisudawati yang disusun panitia penyelenggara.


"Selamat Malam semuanya, Saya juga ikut nyumbang nih buat ngisi acara.. boleh ya" ucap nya minta izin dan di boleh kan oleh semua nya.


"Terimakasih semuanya, lagu ini untuk seseorang yang ada di ruangan ini namun sudah dimiliki oleh orang lain" ucap nya sambil melirik Andin


'*Ku tak bahagia, melihat kau bahagia dengannya


Aku terluka, tak bisa dapatkan kau sepenuhnya


Aku terluka, melihat kau bermesraan dengannya


'Ku tak bahagia, melihat kau bahagia


Harusnya aku yang di sana, dampingimu dan bukan dia


Harusnya aku yang kau cinta dan bukan dia


Harusnya kau tahu bahwa cintaku lebih darinya


Harusnya yang kau pilih bukan dia


'Ku tak bahagia, melihat kau bahagia dengannya

__ADS_1


'Ku tak bahagia, melihat kau bahagia


Harusnya aku yang di sana, dampingimu dan bukan dia


Harusnya aku yang kau cinta dan bukan dia


Harusnya kau tahu bahwa cintaku lebih darinya


Harusnya yang kau pilih bukan dia


Oh...


Harusnya aku yang di sana, dampingimu dan bukan dia


Harusnya aku yang kau cinta dan bukan dia


Harusnya kau tahu bahwa cintaku lebih darinya


Harusnya yang kau pilih bukan dia*'


"lagi.... lagi.... lagi.... lagi" suara orang didalam heboh bersorak menginginkan lagi mendengar suaranya yang merdu itu, orang itu adalah Angga!!! dia sudah lama mencintai andin namun tak diungkapkan nya pada Andin yang sudah memiliki kekasih.


'*Aku yang lemah tanpamu


Aku yang rentan karena


Cinta yang telah hilang darimu


Yang mampu menyanjungku


Selama mata terbuka


Selama itu pun aku mampu untuk mengenangmu


Darimu ku temukan hidupku


Bagiku kaulah cinta sejati


Yeah hu- hu hu


Bila yang tertulis untuk ku


Adalah yang terbaik untukmu


Kan ku jadikan kau kenangan


Yang terindah dalam hidupku


Namun takkan mudah bagiku


Meninggalkan jejak hidup mu


Yang telah terukir abadi


Sebagai kenangan yang terindah


Oh-ho ho-ooohhh.


Ohh- ohh

__ADS_1


Bila yang tertulis untuk ku


Adalah yang terbaik untukmu


Kan ku jadikan kau kenangan


Yang terindah dalam hidup ku


Namun takkan mudah bagi ku


Meninggalkan jejak hidup mu


Yang telah terukir abadi


Sebagai kenangan yang terindah


Bila yang tertulis untukku


Adalah yang terbaik untukmu


Kan ku jadikan kau kenangan


Yang terindah dalam hidupku


Namun takkan mudah bagiku


Meninggalkan jejak hidupku


Yang telah terukir abadi


Sebagai kenangan yang terindah*


"Terimakasih semua, terimakasih juga untuk wanita yang aku cintai sudah mendengar kan isi hati ku melalui lagu ini" ucap Angga yang kemudian duduk kembali di kursinya


Sementara Gabriel masih bingun dengan kata kata yang di ucapkan Angga


"Siapa wanita yang dia tuju? masih adakah wanita yang sudah punya kekasih selain kamu disini?" tanya Gabriel penasaran pada Andin


"Tentu saja banyak, bahkan aku tidak mengenal pria pria yang disana karena mereka diajak kekasihnya" ucap Andin sambil melengo pria pria


"Semoga saja itu bukan kamu, aku tidak ingin punya banyak saingan" ucap nya datar


"Tidak mungkin, kami tidak dekat!!" ucap Andin sambil melihat Angga yang juga di lihat oleh Angga, Andin jadi malu karena dia ketahuan melihat Angga


Sudahlah, lebih baik kita pulang! besok kamu berangkat pagi kan!" ajak Andin yang sudah berdiri untuk melangkah pergi namun tangan nya ditarik Gabriel hingga dia kembali duduk


"Aku tau siapa wanita yang dimaksud teman mu itu, dia ada disamping ku sekarang" ucap Gabriel sambil tersenyum sinis


"si.. si siapa" tanya Andin gugup


"Kamu!!! karena sedari tadi dia melihat terus kemeja ini mulai dia bernyanyi sampai saat ini" jelas Gabriel


"aku rasa kamu menyadari nya bukan" tambah Gabriel yang tidak di tanggapi Andin.


Sebenernya Andin sudah lama mengetahui bahwa angga mencintai nya pada awal semester mereka kuliah, namun dia tidak menerima cinta itu karena dia sudah bersama Gabriel yang berjalan 2 tahun pada saat itu.


"sudah lah, ayo kita pulang!" ajak Andin meninggalkan tempat itu dan mereka pun pulang


Like komen and vote guysssss!!!!!

__ADS_1


__ADS_2