Demi Malaikat Kecil

Demi Malaikat Kecil
Bab 9 Kejutan


__ADS_3

"maafin Lina ya kak yang udah buat kakak bingung, tadi malam hanya pura pura aja" sambung lina


"kamu tega juga ya gituin kakak, sampai enggak bisa tidur" ucap Andin manyun membalikan badannya


"tapi sekarang udah kakak maafin kok" sambungnya membalikan badan lagi dan memeluk Lina mesra.


"boneka itu dari siapa? besar banget! 2 kali badan aku!" ucap Andin yang begitu heran namun tidak ada yang menanggapinya.


"eh mas boneka? mas enggak capek megangin boneka sebe......" ucap Andin yang terhenti ketika sahabat sahabat nya mengangkat boneka itu menjauh dari badan seseorang yang Andin kenal. tampaklah orang yang di rindukan Andin.



Sontak Andin pun membulatkan matanya kaget, Andin yang melihat ini merasa tidak percaya seketika membuat badannya luruh karena lemas tak percaya. Andin mulai menundukkan kepalanya hingga dia menangis karena terharu bahagia, kejutan ini tidak akan pernah dia lupakan. teman teman dan sahabat Andin pun ikut terharus bahagia.


Gabriel/ beruang kutub yang melihat Andin luruh lemas dan menangis segara dia menghampiri Andin dan menenangkan kan nya.


"hiks hiks hiks hiks hiks" suara tangis Andin terdengar segera Gabriel mendekatinya


"sayank" ucap Gabriel membuka suara nya mengangkat dagu Andin untuk melihatnya, segera Gabriel menyeka air mata Andin.


"maafkan aku yang sudah membohongi kamu! sebenernya aku tidak tega sama sekali. tapi harus aku lakukan agar ini tidak akan terlupakan disaat ulang tahun mu" sambungnya sambil mengelus bahu Andin.


"bagaimana bisa kalian semua mengelabui aku seperti ini?" tanya Andin heran memegangi kedua tangan Gabriel yang berada di bahunya

__ADS_1


"semuanya bisa aku lakukan, ini berkat bantuan sahabat sahabat dan juga teman mu" ucap Gabriel dengan senyum manisnya.


"Aku sangat merindukan mu OLIVE " sambungnya karena dia sangat menyukai panggilan itu buat Andin, ia berfikir istri pelaut akan jadi olive. begitu juga dengan nya yang sangat suka di panggil POPEYE. Namun sampai saat ini Andin tidak pernah memanggilnya POPEYE karena mereka belum menikah.


"Aku juga merindukan mu beruang kutub ku, tapi kenapa kamu bisa disini? bukan nya kamu pamit berangkat berlayar lagi" ucap Andin yang berdiri dibantu Gabriel


"iya, aku memang pamit !! tapi tidak berlayar, melainkan pamit berangkat ke Indonesia untuk menemui kekasih ku yang cantik ini" ucap Gabriel sambil mengalungkan tangannya ke tangan dan bergelayut manja.


"lalu sejak kapan kamu berada di Indonesia?"


"Sebenarnya kemarin pagi sebelum aku berangkat ke Indonesia, aku menelpon 20 kali yang tidak kamu angkat sama sekali. padahal aku ingin memberitahukan kalau aku akan berangkat, jika kamu angkat aku tidak akan mengatakan berangkat Indonesia melainkan berlayar agar aku mendengar kekecewa dari kamu. tapi sayang aku tidak berhasil. trus saat aku transit pesawat menuju Padang aku mencoba menonaktifkan mode pesawat ponsel yang terdapat beberapa chat serta panggilan yang tidak terjawab dari kekasih ku ini, namun aku abaikan saja. agar rencana ku selanjutnya berhasil. sekitar pukul 15.00 WIB aku sampai Padang dan lansung aku menuju hotel B" ucap Gabriel menatap mata Andin intens


"trus kok bisa gabung sama dia dia dia dia" celetuk Andin sambil menunjuk satu persatu orang yang ada di sekitarnya dan menepiskan tangan Gabriel dari lengangnya


kemarin sore setelah Gabriel sampai di hotel B, dia beristirahat sambil memikirkan rencana nya untuk merayakan ulang tahun andin. Gabriel sangat buntu dengan rencan ini karena dia tidak termasuk tipe orang yang romantis. kemudian Gabriel mulai memikirkan rencananya yang akan mulus jika dibantu sahabat sahabatnya sendiri, namun Gabriel merasa bingung karena tidak tau cara menghubungi sahabat andin lantaran Gabriel tidak punya kontak sahabat Andin. Sontak Gabriel terfikirkan sama Instagram, segera Gabriel mencari akun @Andin_Okta_Viandra dan melihat melihat teman Andin melalui foto yang di tag oleh Andin. Gabriel pun lansung mengirim pesan lewat DM menuju akun Febby, dan meminta Febby agar bisa mehubungi sahabat Andin yang agar rencananya lebih mudah. Sementara Febby menghubungi Fira untuk membantu nya memberi tahu anak kos Andin. Fira yang mendapat kabar dari Febby pun segera menghubungi Lina agar dapat membantu rencananya, Firapun menghubungi Andin dengan alasan untuk menemaninya bimbingan.


*Dikos*


Lina dengan sigapnya memberi tahu anak kos yang lain setelah mendapat kabar dari Fira denga rencana yang di atur oleh Fira yaitu anak anak kos bertamu di kamar sebelah kamar Andin yang harus membuat keributan sehingga Andin menghampiri kamar tersebut, kemudian Lina secara diam diam masuk ke kamar Andin tanpa sepengetahuan nya untuk menaruh ponsel di bawah bantal, namun seblum itu Lina terlebih dahulu mengaktifkan GPS pada ponselnya. Lina pun merasa gugup melakukan nya, tapi harus dia lakukan untuk rencana ini. tidak disangka oleh Lina ia berhasil mengelabui Andin.


kemudian pada malam hari Lina mulai mencari ponsel nya yang hilang itu. sementara disisi lai, febby Fira dan Gabriel janjian untuk bertemu agar bisa memilih hadiah apa yang cocok untuk Andin karena Gabriel tidak tau apa apa tentang keromantisan. wkwkwk


setelah mendapatkan hadiah itu mereka pun mencari kue.

__ADS_1


tidak butuh waktu lama mereka bertiga belanja akhirnya selesai juga dan berlalu pulang.


*of flashback*


"Udahan sedih sedihnya, sekarang tiup lilin sama potong kue dulu" ucap Fira yang membawa kue bertuliskan 'Happy Birthday My Baby Girl' yang tak lain adalah kue pemberian dari beruang kutub nya.


"Iya nih, enggak tahan lagi liatnya" ucap Febby sambil menyodorkan kue itu pada Andin yang bertuliskan 'Selamat Tua Sahabat'


"ayo kak wish dulu" ucap Lina yang juga membawa kue bertuliskan '23 kakak'


"Kue nya banyak banget, makasih ya.. aku wish dulu" ucap Andin


"aku tiup ya" sambungnya.


Andin pun selesai tiup lilin dari setiap kue ulang tahun yang ada di sana, tiba tiba saja Gabriel memegang tangan Andin lembut dan mulai mengucapkan kata kata romantis untuk pacarnya yang berulang tahun ini.


"Hari demi hari kita jalani berdua, umurku dan umurmu tak terasa terus bertambah, hari ini tepat umur kamu, semoga panjang umur, sehat selalu, rezeki berlimpah dan harapan kita berdua tercapai.


Meski raga kita terpisah jauh, tapi percayalah, hati kita akan selalu dekat. Di hari ulang tahunmu, izinkan aku untuk berjanji akan selalu setia bersamamu sepanjang hidupku. Waktu terasa ingin ku hentikan saat ku sedang bersamamu. Dunia ku seolah beralih saat ku tatap kedua bola matamu. Aku mencintaimu lebih dari apapun, Selamat ulang tahun sayangku. Semoga bahagia selalu"


"Terimakasih beruang kutub, aku sangat mencintaimu lebih dari apapun" ucap Andin yang sudah berkaca-kaca menahan air matanya seketika lolos dari pelupuk matanya yang sudah tidak bisa ditahannya lagi.


Namun Disatu sisi terdapat sepasang mata yang memperhatikan kan mereka yang begitu romatisnya.

__ADS_1


__ADS_2