
sangat andin sesali tidak bisa menghubungi beruang kutub sama sekali, karena Andin sangat menyayangi nya begitu juga sebaliknya. andin mencintai nya karena beberapa alasan yaitu, dia sangat dingin pada semua wanita! dia tidak suka terbar pesona dan apa adanya bukan karena ada apanya. itulah mengapa andin mulai menggilanya dengan sebutan beruang kutub yang tidak dia sukai oleh kekasihnya itu. dia sangat ingin di panggil POPEYE namun andin rasa tidak sesuai degan karakter nya. mereka sudah 5 tahun menjalin hubungan, tentu saja andin tau siapa dia dan dia tau siapa andin.
sambil menunggu panggilan dari nya yang masih andin harapkan, andin membuka galeri di ponsel melihat lihat potret beruang kutub yang begitu tampan sehingga Andin merasa lebih tenang
Nama Kekasih Andin ini adalah Gabriel Batistuta namun teman temannya hanya memanggil El saja. Dia berdarah Thailand Indonesia yang membuat tampang dia tidak seperti orang Indonesia pada umumnya, begitulah visualnya
Setelah terlalu lama andin melihat foto Gabriel, ia mencoba menghubungi lagi siapa tau ada tanggapan, Namun tetap saja nihil.
"apa kamu sudah di tengah laut beruang kutub? hhmmm aku rindu, maafkan aku yang tidak mengangkat telpon mu"
"tunggu!!! chatnya masuk? kamu aktif ya, kok enggak balas?" Andin berbicara sendiri sambil menghubungi nya, namun tetap saja dengan keadaan yang sama.
"ya sudahlah, lebih baik istirahat"
karena terlalu lelah seharian andin putuskan mengganti pakaian rumah kemudian menuju kamar mandi untuk berwudhu dan cepat sholat Zuhur, setelah selesai andin lansung membaringkan tubuhnya untuk tidur siang hingga terlelap
*Gabriel Batistuta POV*
Hari ini aku bangun pagi pagi sekali agar bisa mengepak barang barang keperluan ku untuk ke Indonesia, kemarin malam aku sudah memesan tiket pesawat sebelum menelpon kekasih yeah siapa lagi kalau bukan Andin. Andin adalah satu satu wanita yang ada didalam hidupku selama 5 tahun terakhir, dia sangat spesial bagi ku. aku sengaja membohongi nya berangkat berlayar lagi agar dia merasakan sedih dalam kerinduan yang begitu dalam karena tidak ada kabar dari ku sedikitpun. Sebenarnya aku tindak ingin membuatnya sedih dalam penantian cinta seorang pelaut!!! tapi apalah daya ku yang harus mengikuti takdir, aku percaya suatu kalimat 'semua akan indah pada waktunya'.
Setelah selesai aku packing semua barang barang termasuk hadiah yang sudah aku beli kemarin sore untuk minta maaf karena telah membohongi nya seperti ini, aku sudah membayangkan bagaiman reaksinya nanti. Sekarang sudah menunjukan pukul 05.00 AM(pagi) berarti di Indonesia sudah pukul 09.00 AM. aku terbang pukul 07.00 AM dan setengah jam sebelumnya harus check-in.
"sebaiknya aku telpon dulu untuk pamit berangkat ke Indonesia, ke tengah laut menurut nya hehehe maafkan aku sayank!! aku hanya di paksa, dipaksa karena cinta"
__ADS_1
segera aku rain ponsel yang ada dinakas sebelah tempat tidur hotel ini. yeah kebetulan aku nginap di hotel yang tidak jauh dari bandara agar aman dari kemacetan. aku pegangi ponsel sambil mencari kontak 'my baby girl' untuk menghubungi nya terlebih dahulu.
Tuttttttttttt!!!
Tuttttttttttt!!
Tuttttttttttt!
"Kemana dia, tidak biasanya mengabaikan panggilan ku.. apa aku coba lagi? gengsi dong kalau terlalu sering" sambil mengacak ngacak rambut hingga berantakan.
"kamu kemana sayank, udah kesepuluh kalinya aku menelpon mu. aku jadi khawatir!!! apa kamu baik baik saja?"
"yasudah lah, positif thinking aja aku"
nanti aku hubungi lagi, lebih selesaikan ini dulu.
tibalah saatnya aku check-in yang tak lama kemudian menuju pesawat, didalam pesawat aku raih ponsel untuk mengaktifkan mode pesawat.
"Bismillahirrahmanirrahim, Semoga selamat sampai tujuan. aamiin!!!
"tunggu abg sayank, I COMING !!!
lebih baik aku tidur dulu.
*Di Indonesia*
Alhamdulillah sampai dengan selamat di Indonesia, semoga cepat di pertemukan dengan kekasih. Namun masih ada 1 pesawat lagi agar aku sampai keranah Minang, aku transit.
__ADS_1
sambil menunggu pesawat ke BIM, aku ambil ponsel dari kantong celana dan segera menonktifkan mode pesawat nya!! yeah benar saja kekasih ku menghubungi namun tidak aku gubris demi rencana ku agar berhasil hehehe. setelah melihat isi chat Andin melalui notifikasi wa aku lansung lega karena dia tidak apa-apa cuma sibuk bimbingan saja. segera aku aktifkan mode pesawat lagi karena memang pesawat ke BIM sudah datang. tidak menunggu lama aku pun sudah memasuki pesawat itu.
Setengah jam sudah berlalu, kini aku sudah berada di Bandara Internasional Minangkabau. dengan bangga dan senang nya.
"I'M COMEBACK RANAH MINANG"
"tunggu aku sayank, mari bertemu"
setelah keluar dari bandara aku segera keparkiran karena sudah di jemput oleh sahabat ku yang lansung aku dapatkan pelukan hangat dari nuya dan kini kami menuju hotel B agar tidak terlalu jauh ke kampus Andin !!!
sesampai nya di hotel kami lansung check-in untuk beristirahat, karena badan ku sudah sangat lelah. tidak menunggu lama untuk sampai ke kamar aku lansung berbaring sambil memainkan ponsel ku dengan no yang baru untuk menghubungi orang tua kalau aku sudah sampai Padang. yeah sebelumnya aku sudah mengabarkan kalau aku pulang!!! setelah menelpon aku membersihkan diri dan istirahat sejenak.
sisi lain, Andin terbangun dari tidur karena kamar sebelah kamarnya sangat besrisik oleh suara adek adek kos yang seperti nya berkumpul di sana. namun tidak Andin hiraukan suara yang selalu seperti itu. andin lihat jam dinding sudah menunjukkan 16.30 WIB segera ia putukan untuk mandi dan sholat..
Setelah selesai, Andin mencoba mengetuk pintu kamar sebelah yang berisik tadi untuk memastikan ada apa disana!!! namun tidak dibolehkan karena suatu alasan. tapi tidak Andin gubriskan yang segera masuk ke kamar nya lagi.
Trinkkkk!!!!!!
Trinkkkk!!!
Trinkkkk!!
iba tiba ponsel Andin berbunyi yang ada di atas meja belajar, segera Andin ambil dan melihat siapa yang menelpon!! namun yang tidak dikenal olehnya, tapi tetap aja ia angkat.
"no baru??" batin Andin
"Assalamualaikum, maaf dengan....." suara andin terhenti karena lansung di potong oleh penelpon itu
__ADS_1
"waalaikumusallam, ini aku"