Demi Malaikat Kecil

Demi Malaikat Kecil
Bab 26 GPS


__ADS_3

"auuh, aku dimana" rintih Andin karena kepalanya sakit.


dia menoleh kiri kanan dan mendapati Aldi berada disebelah nya sambil menggenggam tangannya erat


"Mas Aldi" suara andin pelan karena kaget Aldi di sebelahnya, Aldi yang mendengar suara Andin terbangun


"Andin, Alhamdulillah kamu sadar. aku khawatir" ucap nya yang masih memegang tangan Andin


"kenapa aku disini mas" ucapnya sambil melepaskan tangan yang di pegang Aldi


"Maaf ndin, aku lancang!! tadi aku bawa kamu kesini karena pingsan" ucapnya dan membuat Andin mengingat yang terjadi


"Terimakasih mas, tapi kenapa kamu bisa tau aku di culik" tanya Andin heran


flashback on!!!!!!!


disaat Andin mencoba memberontak dalam mobil, pada saat mobil berhenti karena lampu merah, mobilnya bersebelahan dengan mobil yang di tumpangi Nasha bersama buk lora, mereka melihat Andin yang sedang memberontak dari kaca yang agak terbuka.


"Oma itu Tante Andin, kenapa Tante di tampal" tanya nya heran sehingga buk lora melihat itu,


"Apa yang terjadi sama Andin, apa itu motif penculikan" batin buk lora


"Nasha, GPS magnet kecil yang dikasih papa kemarin dimana" tanyanya, Nasha pun mengambil GPS itu dari kantong belakang kursi depan.


Nasha menyerahkan GPS itu, segera buk lora mengaktifkan dan menyambungkan GPS pada ponselnya. setelah aktif dia ingin melempar GPS magnet itu ke mobil yang Andin tumpangi namun lampu rambu rambu sudah hijau


"Kejar mobil itu" perintah buk lora pada supirnya


setelah mobil nya berdekatan, segera buk lora melemparkan magnet itu dan jatuh tepat di atas mobil tanpa di ketahui yang punya.

__ADS_1


"Oma kita halus telpon papa, bial papa celamatkan Tante" ucap Nasha khawatir, buk lora segera menelpon Aldi namun berkali kali di hubungi tidak di angkat hingga mereka sampai rumah.


"papaaaaaa, paaaaa" panggil Nasha ketika sudah sampai rumah, tapi tidak di sahuti Aldi


"seperti nya papa belum pulang ya, kita tunggu dulu mana tau bentar lagi pulang sayang" ucap buk lora


tidak lama terdengar mobil Aldi terpakir depan halaman rumah nya


"Selamat sore anak papa" ucap Aldi yang melihat Nasha berlari mendekatinya


"Cole, papa halus tolong Tante Andin. Tante tadi di culik" ucap nya panik


"Nasha tau darimana kalau Tante Andin diculik" tanya Aldi heran


"Nasha sama Oma liat cendili di jalan, Oma juga lempal GPS magnet yang papa kacih" jelas Nasha


"ma, bener yang dibilang Nasha" tanya Aldi yang melihat buk lora


"Maaf mama, tadi ada rapat koordinasi di batalyon. ya udah Aldi pergi dulu"


Aldi mengajak 2 orang teman nya yang ikut bersama kerumahnya setelah rapat, Aldi melajukan mobil mengikuti GPS yang terhubung di ponsel buk lora, Aldi sampai dan melihat satu mobil terkoneksi GPS nya satu gedung tua yang lumayan jauh dari keramaian, Aldi bersama 2 orang teman nya keluar. Segera mereka melusuri gedung



Aldi melihat 2 orang yang tak lain adalah suruahan penculik itu, mareka tersenyum sinis melihat orang itu dan lansung di dapati serangan dari penculik. namun Aldi mencari cela untuk menyelamatkan Andin sementara 2 orang temannya membalas penculik. Aldi mendengar suara Andin meminta tolong dan lansung saja dia berlari menuju ruangan yang sebelum itu mehubungi polisi, menabrak pintu tersebut


flashback off!!!!


"Makasih ya mas, sampaikan juga sama buk lora dan Nasha. jika saja mereka tidak melihat ku mungkin aku su.... " ucapnya terhenti karena Aldi menahan bibir Andin dengan kedua tangan nya

__ADS_1


"Sudahlah, tidak perlu di bahas lagi yang pasti mereka sudah di penjara" ucap nya sambil mengusap kepala Andin


"Owh iya, Nasha dari tadi khawatir banget sama kamu sampe aku suruh tidur disana biar tenang" sambungnya sambil menunjuk ranjang tempat Nasha tidur


"Biarkan dia tidur mas, kamu?..." ucapnya heran karena melihat Aldi memakai seragam TNI


"kenapa kamu berpakaian Tentara mas" tanya Andin bingung


"Aku memang seorang tentara ndin, kenapa kamu heran"


"tentu aku heran mas, aku tidak pernah melihat mu berpakaian seperti ini, kamu selalu berpakaian formal.


"sebenernya aku seorang tentara yang bertugaskan di Makasar, namun sudah 3 bulan terakhir ini aku cuti untuk mengobati Nasha. aku ingin membawanya ke Makasar tapi dia tidak ingin meninggalkan mama. apalagi perusahaan ku yang sedang bermasalah membuat ku harus fokus mengurus nya.


"Kamu tentara atau pengusaha sih mas" tanya Andin heran


"memangnya bisa ngurusin pekerjaan sekaligus" sambungnya


"bisa dibilang aku memiliki 2 profesi, namun perusahaan ku di jalankan oleh sekretaris sekaligus asisten pribadi ku. jadi aku bisa menjalankan tugas ku sebagai tentara


"owh begitu, mas aku ingin pulang ke kos" ucap Andin untuk mengelak dari Aldi


"Ini sudah malam, tunggu sampai besok. aku akan mengantarkan mu pulang" ucapnya meyakinkan Andin


"ini tas kamu, tadi ditemukan polisi didalam mobil penjahat itu. aku jadi penasaran, sebenernya nya siapa mereka? dan apa motif nya menculik kamu" tanya Aldi heran sambil memberi kan tas pada tangan Andin


"Dia kakak teman ku mas, Aku juga baru tau dia kakaa bunga. dia ingin membalaskan dendam bunga yang kami permalukan, dia berusaha menculik dan menodai ku agar bunga mendapatkan Gabriel" jelas Andin


"tenang lah, dia sudah aman dan besok kamu diminta untuk menjelaskan semuanya" ucap Aldi sambil memegang bahu Andin

__ADS_1


"Lebih baik sekarang kamu istirahat ya, aku juga istirahat tapi izinkan aku disebelah kamu" sambung nya dengan tampang memohon


guys,. kasih like and vote nya ya!!!!


__ADS_2