
07:15
Jena melangkah ke dalam gerbang sekolah dengan antusias, pasalnya ia sedang berjalan dengan Elga sekarang, meski seperti biasa.. Elga selalu mengacuhkannya. Ya mungkin mereka tidak sengaja berpapasan saat di parkiran. Jadi Jena menjadikannya kesempatan untuk jalan bersama laki-laki tampan yang bisa di bilang salah satu mostwanted di sekolah mereka itu. Hanya saja.. Elga memiliki kepribadian yang lebih menyebalkan ketimbang laki-laki mostwanted pada umumnya.
Setelah sampai ke penghujung kelas sepuluh, Jena merasa anak-anak disana menatapi mereka dengan tatapan yang tak bisa di artikan, kemudian ia tidak sengaja mendengar beberapa dari mereka membisiki Jena dan juga Elga.
"Itu kan Jena sama Elga, ya?"
"Yang sempet booming di sosmed itu kan?"
"Yang di upload si Arka?"
"Iyaa…"
"Keren banget ya bisa nangkep psikopat."
"Mereka kan emang pinter-pinter."
"Ya tapi ga semua orang pinter bisa nangkep penjahat."
Seketika itu, Jena merasa pipinya memanas hingga merah bak terbakar. Dan Elga menyadarinya. "Kenapa?" tanyanya dengan wajah super dingin, "Elga ga denger? Mereka baru aja muji-muji kita," mendengar itu Elga hanya terkekeh kecil sembari menjawab dengan singkat. "Denger."
Namun mendadak, keduanya menghentikan langkah secara bersamaan saat sesuatu tiba-tiba saja melintas di pikiran mereka. Arka? Apa mereka tidak salah dengar?
Kemudian, dengan kecepatan kilat Elga berbalik, menghampiri ke 4 gadis yang baru saja membicarakan mereka itu, dan mengambil salah satu handphone entah milik siapa dengan paksa. Padahal dia seharusnya hanya perlu melihat handphonenya sendiri, apa Elga sedang miris kuota?
Tak perlu waktu lama ia kemudian langsung mensecroll akun sosmed milik cewek berambut sebahu yang tadi sempat kaget sewaktu handphonenya di rebut. Lantas menemukan status Arka yang baru-baru ini di upload. Anak itu mengirimkan video insiden kemarin, sewaktu Elga menepis pisau yang nyaris membunuhnya, lantas berseru menyebutkan nama Naya beserta idenditas Dr.M Barta Danoel. Dan ya! Tentu saja semuanya sudah terlanjur tahu siapa sebenarnya Naya Almahera dan Dr.M Barta Danoel. Hingga tak sengaja Elga membaca beberapa komentar yang ternyata sudah menumpuk disana.
Alya Syafira Weh ngeriiiiii anjay ada psikopat di sekolah kita!!! Gue baru tau sumpah!!😮
__ADS_1
Gilang Cjr Ga nyangka ternyata anak baru yang terkenal cecan itu ternyata psikopat, kecowa gua, tadinya mau macarin.:'(
Riska Riskaa Anj*ran Naya psikopat?!!! Kasih tau guru woy jan diem-diem bae, bahaya..untung gue bukan korban ya allah. :(
Frensky Jr Anj*r woy cewek sinting!! Cantik-cantik ternyata pembunuh!!
Siska francisko Sjdisijeowj GATAU LAGI GUE TERNYATA ANAK SEKELASAN ADA YANG JADI PSIKOPAT!! UNTUNG GUE GA SEMPET TEMENAN SAMA DIA YA ALLAH. BTW UDAH KETANGKEP? MAKASIH BANYAK LO ELGA, DIKA, JENA.
Seketika itu, Elga dan jena melotot hingga mata mereka nyaris lompat dari tempatnya. Dan entah mengapa mendadak Jena merasa pusing.
"SIYYALAN ARKA JANC*K!" Elga mengumpat tertahan kemudian berlari secepat hokage setelah memberikan handphone itu dengan asal. Dan Jena yang sempat kebingungan, kemudian mengikutinya dari belakang.
Arka gila! Dia tidak seharusnya membeber-beberkan kasus tersebut dan membuat satu sekolah gempar, apa lagi kini dia baru saja membuat Naya di bully satu sekolah. Meskipun gadis itu nyaris saja membunuh Jena dan sudah melakukan kesalahan-kesalahan besar, tapi tetap saja Arka tidak bisa memberitahukan tentang hal ini ke publik. Oh astaga Elga benar-benar naik darah.
Kreokk...
Wanita itu perlahan masuk ke dalam kamar anaknya, hendak membersihkan ruangan tersebut dari debu-debu dan kotoran, karena meskipun Jena selalu mengatakan bahwa ia selalu membersihkan kamar, ia tetap tidak percaya kalau kamarnya akan benar-benar bersih. Secara anaknya itukan memang agak ngeyel dan pemalas.
Oh ayolah.. hanya 5 hari wanita itu tidak masuk ke dalam kamar anaknya, dan sekarang anaknya benar-benar melakukan semua ini? Mendadak ia ingin pingsan.
-
"ARKAA!" teriak Elga dan Jena bersamaan setelah nemasuki kelas yang sudah cukup ramai, Apa lagi kini seisi kelas tak bisa untuk tidak terkejut setelah melihat bagaimana cara mereka datang. Tidak ada salam ataupun sekedar mengetuk pintu, benar-benar kurang ajar.
"Sini lo!!" dan sahutan Elga sekali lagi berhasil membuat Arka maupun Bin yang mendengarnya meneguk ludah seketika, kemudian.. menghampiri kedua oknum yang tampaknya sedang mengamuk itu. Agak ngeri sebenarnya, tapi ia harus tau.. apa yang membuat mereka mengamuk seperti tadi.
Sesampainya Arka disana, Elga tiba-tiba saja menarik dasi Arka hingga mengerucut. Lantas berseru dengan penuh penekanan. "Hapus status lo!! Atau lo gue habisi!!" katanya yang membuat Arka reflex mengeluarkan handphone dari carbodigannya dengan tangan gemetaran. Ia baru sadar.. ternyata Elga marah karena statusnya yang ia upload kemarin.
Ah jujur saja, Elga itu kalau sudah marah benar-benar menyeramkan, bahkan lebih menyeramkan dari pada seorang psikopat yang suka membunuh, Elga bahkan bisa memakan siapa pun yang membuatnya marah. Arka tidak bohong.
__ADS_1
Setelah menghapus statusnya, Arka kemudian tersenyum masam.. mencoba mengalihkan atensi Elga yang masih menatapnya sengit. "M-maaf anj*r, muka lo gitu amat-“
"Gausah caper!," semprot Jena tak kalah sengit, "lo ngikutin kita kan? Kenapa lo malah videoin kita bukannya bantuin! Dasar cepu! Ga setia kawan!" lagi dan lagi.. entah itu Jena ataupun Elga, kalau sedang emosi mereka selalu saja membuat lawannya tertekan setengah hidup. Ya ampun terkadang Arka tidak habis pikir, mengapa ia harus di pertemukan dengan teman-teman ganas seperti mereka.
"I-iya maaf yaelah.. kejadian langka.. lagian video itu juga buat kenangan."
"Cukup lo simpen aja di galery gausah di upload-upload!!" Jena masih memarahinya dengan otot-otot kecil yang sudah mulai tampak di sekitar leher. Sementara Elga sepertinya sudah mulai mendingin.
"Ok! Sebagai hukumannya.. lo harus joget monyet di lapangan." final Elga.
-
"HUUUUUUUUU."
"ANJ*RAN SAKIT PERUT GUE JANC*K!!"
"LANJUT BANG! AH SHE UPPP."
"WOY UDAH WOY SAKIT PERUT GUE."
"COCOK AHAHAHAHA."
"ARKA LAGI MAU NYUMBANG PERTUNJUKAN SARIMIN AHAHA."
"KONSER LAWAK GRATISAN CUYY."
"SANDIWARA MACAM APA INI HAHAHA."
To Be Continue...
__ADS_1
Aldan As You Know, ganteng pan? ^○^