Di Khianati Suami Kere Di Nikahi Konglomerat

Di Khianati Suami Kere Di Nikahi Konglomerat
Bab 55 ~ Korban ~


__ADS_3

Jane berhasil kabur dari rumah Adam kamu dia pergi ke rumah orang tuanya,dia meninggalkan Aaron di rumah Adam,dia tidak sempat membawa Aaron keluar dari sana.


"Aaron kamu memang anak nakal,kamu sama sekali tidak ada gunanya untuk mama yang sudah membesarkan kamu." Ucapnya dalam hati.


Sementara itu Amira yang sempat pingsan sekarang kembali sadar setelah Adam berusaha keras membuatnya sadar,Adam ingin membawanya ke rumah sakit tapi Amira menolak.


"Tidak usah mas,aku sudah sembuh mana Aaron mas?" Tanya Amira yang tidak melihatnya di sekitar mereka.Adam kaget lalu dia keluar dari kamar dan menuruni anak tangga lalu mencari Aaron diruang tamu.


"Aaron....Aaron kamu dimana?" Seingatnya tadi Aaron ada di rumah itu dan dia tidak pergi bersama ibunya.


"Tuan,anak itu ada di kamarnya sepertinya dia ketakutan karena kejadian barusan,dia duduk sambil menutup telinga di dalam kamarnya.Adam langsung bergegas masuk ke dalam kamarnya lalu mencari Aaron disana benar saja,dia duduk di sudut kamar sambil menutup telinga dengan tubuh gemetaran.


"Aaron apa yang terjadi kenapa kamu sembunyi disini_


"Jangan pukul aku,...tolong jangan pukul aku,aku janji tidak akan nakal lagi."Ucap Aaron sambil tangannya naik keatas dengan posisi seperti ingin menangkis.


"Tidak...Tidak akan ada yang memukul mu,Aaron apa yang terjadi tidak ada yang marah dengan mu," Ucap Adam tiba-tiba hatinya tersentuh saat melihat Aaron yang ketakutan dia memeluk Aaron lalu memukul pundaknya dengan lembut sambil menenangkan bayi lima tahun itu.


"Aaron tenanglah,aku akan membawa kamu sama Tante Amira,kamu jangan takut mulai hari ini tidak akan ada yang berani menyakiti kamu,termasuk mama mu." Ucap Adan menenangkan Aaron.


Sekarang Adam baru sadar kalau selama ini Aaron mengalami kekerasan pisik,dia seperti trauma mendengar keributan dan itu yang membuatnya kabur dan sembunyi di dalam kamarnya.


Adam menggendong tubuh mungil Aaron lalu membawanya naik ke lantai atas dan membawanya menemui Amira yang masih istrahat di kamar.

__ADS_1


"Aaron sayang,kamu tidak papa kan,sini sama tante."Ucap Amira lalu menarik Aaron ke pelukannya,dia juga tau kalau Aaron sudah mengalami kekerasan selama ini.


"Sayang kalian disini dulu ya tidak papa kan." Ucap Adam.Amira mengangguk,lalu Adam keluar dari dalam kamar dan menghubungi Asistennya.


,πŸ“ž Cari tau sebanyak apa hutang Irawan,beli perusahaannya dan seluruh hartanya yang masih tersisa aku ingin membuat keluarga itu benar-benar hancur." Ucap Adam kepada Tomi asistennya.


Tomi langsung melakukan semua perintah Adam,dia juga sangat jijik saat melihat Jane wanita yang tidak tau malu itu.


Adam berangkat ke kantor setelah hari sudah mulai sore,dia ingin segara mengambil perusahan serta seluruh aset Irawan karena desas desus yang dia dengar Irawan sedang banyak hutang bahkan perusahaanya sudah tidak beroperasi.


Tepat jam sembilan malam,Tomi mendatanginya ke kantor untuk memberitahu semua hasil yang dia dapatkan hari ini.


"Selamat malam tuan!!"


"Tuan...Irawan sudah tidak berani datang ke kantornya menemui semua kariawan nya sudah lebih dari dua bulan,dia tidak membayar semua gaji kariawan hingga tidak ada kariawan yang bekerja lagi di perusahanya." Ucap Tomi.


Adam tersenyum jahat mendengar semua kabar itu,rasanya dia ingin cepat mengambil alih perusahaan itu serta seluruh rumahnya agar dia bisa melihat Irawan dan Jane menderita di jalanan seperti yang mereka lakukan kepadanya beberapa tahun yang lalu.


"Baiklah kamu bisa pulang,besok kamu kembali menemui Irawan lalu ambil semua asetnya kalau bisa semua rumah dan harta yang lain aku ingin kamu cepat mendapatkan semua itu."Ucap Adam.Tomi mengangguk lalu keluar dari dalam ruangan itu,dia ingin mencari ide yang bagus untuk mendapat kan semua yang diperintahkan Adam kepadanya.


Setelah Tomi keluar dari ruangannya, Adam langsung menyelesaikan pekerjaannya lalu dia juga pulang ke rumahnya dia juga ingin melihat keadaan Amira.


Sementara itu Irawan,duduk di ruang tamu,dia menghisap rokoknya dalam-dalam,sejak kedatangan Jane kerumahnya dia semakin frustasi karena harapan terakhirnya juga pupus sudah, Jane tidak berhasil merayu Adam untuk kembali kepadanya.

__ADS_1


"Jane...."Irawan menjerit memanggil putrinya yang sedang duduk tidak jauh darinya,di samping jendela dia menatap kosong ke arah luar yang sudah mulai gelap.


Jane merasa kesepian di rumah orang tuanya,Aaron yang biasa menemaninya sekarang sudah tinggal bersama papanya,dia merasa sedih untuk kehidupannya yang sudah gagal,dia gagal untuk semua hal termasuk rumah tangga dan membesarkan anaknya.


"Ada apa papa...Kenapa harus menjerit seperti itu,aku tidak tuli kenapa harus berisik."Ucap Jane dengan wajah masam.


"Kapan kamu akan membawa Aaron dari rumah itu,kalau kamu berhasil membawanya aku yakin Adam akan meminta mu tinggal disana dan mungkin kalian akan menikah kembali,bagaimana nasib kita Kalau sampai Adam tidak membantu kita,kamu tau hutang kita sudah miliaran." Ucap Irawan dengan rokok terus di mulutnya.


"Papa aku sudah berusaha sekeras mungkin,tapi Adam benar-benar tidak mau lagi,seharusnya papa mikir dong kalau posisi Adam sama papa bisa tidak papa menerima Aku,aku rasa memang kita harus menjual semua aset ini pa untuk membayar semua hutang kita,dari pada papa masuk penjara lebih baik jual saja." Ucap Jane pada akhirnya.


Jane sudah tidak bisa membantu orang tuanya,bahkan rumah tangga yang begitu bahagia dulu harus hilang begitu saja saat papanya memaksanya untuk membawa kabur semua uang Adam.


"Apa kamu bilang,apa kamu tidak berpikir...Perusahan ini milik ibumu sebelum dia meninggal dia sudah berpesan kepada papa untuk menjaga perusahan ini,aku tidak mau perusahaan ini jatuh kepada orang lain." Ucap Irawan dengan nada mulai rendah.


"Terus kita harus apa,aku sudah tidak punya cara apa pun untuk membantu mu,bahkan kamu tau rumah tangga ku hancur semua itu karena papa yang membuatnya." Ucap Jane.


Irawan tidak bisa berkomentar apa pun nyatanya apa yang dikatakan oleh Jane memang benar dialah yang sudah membuat hidup Jane berantakan bahkan dulu dia sering marah kepada cucunya,sekarang semuanya hancur bahkan Jane putrinya sudah kehilangan putranya.


"Jane kembali lah ke rumah itu dan bawa Aaron kembali,kalau bisa kamu ambil kembali harta Adam agar kita punya modal kabur ke luar Negri."


Jane menatap wajah papanya,dia merasa papanya semakin tidak tau malu,bahkan dia tidak menyangka kalau papanya akan tega menyuruhnya kembali melakukan hal itu.


πŸ’—πŸ’—πŸ’—bersambung πŸ’—πŸ’—πŸ’—

__ADS_1


__ADS_2