
Pesta pernikahan mewah akhirnya telah usai,Amira resmi menjadi nyonya besar Adam Sanjaya,sesuatu yang tidak pernah dia pikirkan sebelumnya.Kehidupan yang dia jalani berubah tiga ratus enam puluh derajat saat dia merubah hidupnya memilih pergi dari suaminya,niat hatinya hannya ingin mencari modal untuk kehidupan yang lebih baik ternyata berakhir dengan penghianatan suaminya.
Adam membawa Amira masuk ke dalam hotel,setelah itu Adam keluar entah apa yang dia lakukan.Amira memandangi wajahnya yang sangat cantik di depan cermin dia tersenyum manis untuk awal hidup yang akan di jalaninya.
"Terima kasih ya Allah atas Rahmat yang engkau berikan kepada hamba mu itu,atas semua rejeki yang indah ini." ucapnya penuh syukur.Tiba-tiba angannya di kejutkan oleh suaminya yang tiba-tiba membuka pintu kamar mereka.
"Sayang apa kamu perlu bantuan,aku akan membantu mu untuk membuka rambut mu ini." Ucap Adam menawarkan bantuan seadanya lalu berdiri di belakangnya dan mencoba membuka pernak-pernik di kepalanya.
"Sayang satu bulan aku akan cuti,semua pekerjaan ku di tangani oleh Tomi,aku sudah mengurus paspor mu kita akan bulan madu di Eropa." Ucap Adam.Amira cukup kaget mendengar itu,Eropa...Sesuatu yang tidak pernah hadir baik di angan atau di mimpi sekaligus.
Amira meraih tangan suaminya lalu memutar tubuhnya dan mendongakkan kepalanya menatap wajah suaminya yang begitu tampan.
__ADS_1
"Sayang katakan kepadaku kalau ini semua bukan mimpiku ini nyata kan sayang katakan kepada ku?" Ucap Amira dengan wajah penuh kelembutan.
"Hahaha tidak sayang kamu tidak bermimpi,ini semua nyata sayang sekarang kamu sudah menjadi nyonya seorang Sanjaya,kamu harus siap menerima semua kejutan yang akan aku berikan kepada mu." Jawab Adam dengan senyuman yang membuat hati Amira semakin bahagia.
"Aaron bisa ikut ya mas." Tiba-tiba Amira mengagetkan Adam dengan permintaan konyol itu.
"Sayang...Kita kesana untuk bulan madu,supaya kita bisa pokus agar cepat punya anak masak Aaron harus di bawa yang ada kita malah di ganggu." Ucap Adam tidak setuju.
"Terus siapa nanti temannya di rumah aku yakin dia sakit lagi atau demam lagi,kamu kan tau dia hannya dekat dengan ku mas.Kita bisa membuatnya beda kamar dengan kita." Pinta Amira.
Akhirnya Amira terpaksa mengalah dia juga tidak enak harus memaksa Adam untuk sesuatu yang tidak dia inginkan.Malam ini mereka lewati dengannya dengan sangat bahagia sebagai pasangan suami istri yang baru.
__ADS_1
Hari yang tunggu pun akhirnya tiba Adam dan Amira segera berangkat ke bandara,Tomi sang asisten mengantar mereka ke bandara untuk penerbangan hari ini,jantung Amira terus berdetak karena ini adalah hari pertamanya naik pesawat.
"Nyonya ini tas milik anda." Ucap Tomi saat Amira keluar dari dalam mobil ada rasa enggan di hatinya saat Tomi memanggilnya dengan kata nyonya.
"Jangan panggil aku nyonya,aku merasa tidak enak."
"Tidak boleh kamu memang nyonya Sanjaya jangan pernah menolak panggilan itu,ini perintah." Ucap Adam membuat Amira tidak berkutik.
Mereka naik ke dalam pesawat,Adam menuntun Amira yang terlihat janggal dan ada sedikit ketakutan di hatinya.
Amira menatap keindahan kota ini saat pesawat lepas landas,dia tidak tau kebaikan apa yang pernah dia lakukan di masa lalu hingga Tuhan memberikan mahkota kehormatan yang begitu besar kepadanya dan dia hannya cukup bersyukur untuk itu semua.
__ADS_1
πππTamat πππ
Terima kasih untuk semua pembaca yang baik hati yang sudah mengikuti karya ini dari awal sampai akhir semoga kalian bahagia dan sehat selalu.Kehidupan akan terasa indah jika kita bersyukur untuk semua yang Tuhan berikan Love you semuanya.ππππ