Di Khianati Suami Kere Di Nikahi Konglomerat

Di Khianati Suami Kere Di Nikahi Konglomerat
Bab 59 ~ Kesibukan ~


__ADS_3

Jane tampa rasa takut sedikit pun mengikuti mobil Adam saat pagar di buka oleh mereka,dan pada saat itu mobil yang membawa Amira dan mertuanya juga sudah sampai di luar dan hampir masuk ke dalam rumah.Adam keluar dari dalam mobil dengan wajah yang penuh amarah.


Jane lansung menghampirinya dan memeluk Adam dengan sangat erat,Adam sangat kaget hinga dia salah tingkah dan untuk sesaat lupa untuk melepaskan pelukan Jane.


Amira yang ada di dalam mobil melihat semua kejadian itu tentu saja dia cemburu dan hatinya memanas melihat pemandangan yang menyedihkan itu dan Adam tidak melihat kalau Amira sudah disana.


"Apa yang kamu lakukan lepaskan tangan kotor mu itu dari tubuhku,menyesal aku pernah kenal dengan wanita yang tidak tau malu seperti mu." Ucap Adam lalu melepaskan tangan Jane dari tubuhnya dan menghempaskan tubuh Jane menjauh darinya.


Jane kembali mendekati Adam,dia berulang kali minta maaf kepada Adam dan meminta untuk mereka kembali rujuk,Jane menagis seperti anak kecil yang tidak diberikan permen.


"Hahaha....Kamu sedang bermimpi ya atau otak mu sudah mulai bermasalah,sekalipun aku belum punya pasangan aku tidak sudi kembali ke pada wanita seperti mu,lebih baik sekarang kamu pergi dari tempat ini aku tidak ingin ada sampai yang bertebaran di sekitar rumah ku."


"Adam....Aaron buruk keluarga yang lengkap dia ingin papa dan ibu yang lengkap jika kamu menikah belom tentu wanita itu mau menciantai Aaron seperti aku mencintainya.Tolong lah Adam terima aku untuk kali ini,aku tidak akan mengulangi semua kesalahan ku di masa lalu." Ucap Jane dengan wajah yang memelas.


"Kamu tidak lebih baik dari Amira,security seret wanita ini keluar dari rumah ini,dan jangan sesekali kamu memberi dia masuk jika kamu masih ingin bekerja." Ancam Adam lalu dia pergi dari tempat itu.Jane masih berusaha untuk menghalanginya pergi bahkan dia memegangi kaki Adam berharap Adan iba dengan semua kata-katanya.


Dua security menahan Jane lalu menyeretnya keluar dari tempat itu,pada saat mereka membalikkan badan Elisabet dan Amira sudah berdiri persis di hadapan mereka.

__ADS_1


"Nyonya maaf karena sudah lalai,wanita ini masuk saat mobil tuan Adam juga masuk barusan." Ucap salah satu security.


"Mama....Aku minta maaf untuk semua kesalahan ku ma,tolong suruh Adam memaafkan aku ma,Aaron butuh keluarga yang lengkap."


"Plak...Dasar wanita bermuka tebal,beraninya kamu datang dan meminta ampun kepada keluarga ini,kamu pikir sehebat apa kamu hingga keluargaku harus menerima mu kembali,melihatmu menjadi sampah di rumah ini membuatku puas,aku sangat puas melihat ke hancuran keluarga mu,dan kabarnya Tomi sudah mengambil alih semua aset Keluarga mu termasuk perusahaan yang kalian bangun memakai harta keluargaku....Pergi kamu atau aku akan menghajar mu." Ucap Elisabet.Jane semakin merasa hidupnya tidak berharga lagi kedua security itu mendorong tubuhnya keluar dari gerbang lalu menutup gerbang dengan kasar.


Air mata yang sudah lama dia tahan akhirnya jatuh juga,dia menangis sesenggukan,hidupnya sudah benar-benar hancur,dari wanita terhormat,yang bisa melakukan apa pun sekarang berubah menjadi sampah yang tidak berharga lagi.


Jam masih menunjukkan pukul dua siang,tapi matahari sudah tidak terlihat dari jam sepuluh tadi pagi bahkan sekarang sudah mendung dan bahkan kilat sudah mulai menyambar.


Tidak lama kemudian hujan turun dengan sangat deras, di tambah angin yang sangat kencang membuat suasana semakin dingin.


Sementara itu Elisabet,Adam dan juga Amira sedang membicarakan rencana pernikahan mereka,Amira menulis semua hal penting yang harus dia ingat dalam acara pernikahannya nanti.


"Mama...Kapan undangan di antar bukan kah kita harus menulis semua orang yang akan kita undang,dan untuk tamu-tamu kehormatan seperti presiden dan juga para petinggi di negara ini biarkan aku yang turun tangan.


"Sepertinya hari ini semua undangan sudah selesai dan seharunya kita yang menjemputnya dari sana,dan masalah hotel,sampai semuanya ibu harus mengurus yang terbaik,ingat ma, souvernir pernikahan kami itu harus yang benar-benar mahal dan bagus agar bisa menjadi kenangan untuk semua tamu undangan." Ucap Adam.

__ADS_1


"Hmm...Kemarin mama sudah pesan kan kepada orang hotel agar membuatnya dari emas sebanyak dua gram per orangnya,apa itu kurang cukup?" Amira yang mendengar itu langsung kaget dia tidak bisa membayangkan berapa miliar yang mereka habiskan hannya untuk pesta pernikahannya.


Dia mencoba membayangkan undangan seribu orang dan souvernir nya emas di kali dua gram perorang dia hannya diam karena tidak tau harus berbicara apa disana dan mungkin dia juga tidak di butuhkan kalau hannya untuk memberi komentar yang tidak berguna untuk mereka.


"Bagus lah ma berarti semuanya sudah beres,tinggal menunggu harinya saja." Ucap Adam setelah itu dia mengajak Amira untuk melihat Aaron di kamarnya.


Amira membuka pintu kamar Aaron yang terbuka sedikit anak laki-laki itu sedang menonton sambil menikmati kacang kesukaannya,Amira duduk di pinggiran ranjang lalu menyentuh kening Aaron.


"Bagaimana keadaan mu,apa kamu merasa lebih baik,maafkan Tante karena tidak bisa menemani mu hari ini." Ucap Amira sambil mengelus rambut Aaron penuh cinta.Aaron memeluk Amira dengan erat.


"Terima kasih Tante karena sudah mencintaiku,terima kasih sudah mencintaiku."Ucap Aaron polos.Setelah puas puas bertemu Aaron Amira keluar dari dalam kamar diikuti oleh Adam yang sedari tadi hannya diam tidak berbicara tapi melihat Amira yang begitu mencintai Aaron hatinya sangat tersentuh.


Hari sudah mulai sore,irawan duduk di warung kopi yang tidak jauh dari lingkungan rumah Adam Sanjaya,sejak kepergian Jane tiga hari yang lalu Irawan memutuskan untuk mencari Jane di rumah Adam tapi security selalu menolak kehadirannya bahkan mengusirnya dari sana,dia sama sekali tidak pernah bertemu dengan Jane.


"Kalian tau tidak Adam pemilik rumah mewah yang ada di taman belakang ternyata sebentar lagi akan menikah,kita semua di undang Lo di acaranya,yang aku dengar semua undangan mendapat souvernir emas aku akan kesana nanti."


"Benarkah....Beruntung sekali wanita yang dinikahinya itu dan yang aku dengar wanita itu dulu hanya pembantunya,dan sekarang berubah menjadi nyonya,hebat sekali dia,mungkin saja dia memiliki susuk hingga pria sedingin Adam bisa dia dapatkan."obrolan panjang di warung itu membuat telinga dan hati Irawan memanas.

__ADS_1


"Dia menolak anakku hannya demi babu itu..."


πŸ’—πŸ’—πŸ’—bersambung πŸ’—πŸ’—πŸ’—


__ADS_2