
" jika kau pingsan siapa yang akan membawamu pulang? jika kau menghabiskan makananmu aku akan menemanimu! ujar Kim
adinda pun terdiam sejenak dan mencerna kata kata kim dikejutkan oleh kim yang sedari tadi memaksanya makan
"ayoo dinda!"
"Baiklah kim"
mereka pun menghabiskan makanannya dan kekasir untul membayar lalu masuk kemobil dam melajukan kendaraannya menuju pusat perbelanjaan sesampainya disana Kim pun memarkirkan mobilnya dan masuk ke dalam sana bersama Adinda Mereka pun mencoba masing masing baju yang dipegangnya dan berjalan keluar Ganti
" Adinda aku tidak jadi ambil aku kan berbeda denganmu!" ujar kim
" sudah tau seperti itu ngapain di coba, baiklah aku akan mencobanya dulu ujar Adinda"
" Baik aku akan menunggu sambil memilih yang pantas ku pakai besok ke pesantren itu! ujarnya
Adinda pun masuk ke rung ganti memasang setiap lembar pakaian yang ia bawa tadi ia pun terkesima dengan dirinya sendiri
"Ummi benar aku cantik mengenakannya" Gumamnya dengan menarik kedua ujung bibirnya membentuk lengkung senyuman yang cantik
" Adinda kau cantik sekali ,aku akan mengambil nya juga ujar kim"
"Baiklah " aku akan menunggu diMobil
" oke"
Adinda berjalan ke kasir membayar belanjaannya dan masuk ke dalam mobil Kim sambil menunggu Kim ia pun tertidur mungkin karena kelelahan sebab beberapa hari kebelakang ia terus berduka
>>>>
Adinda putri malindo mengenakan hijab
Kim pun Masuk ke mobilnya dan melajukan mobil tanpa menghiraukan adinda yang tertidur, lalu mengantarkan Adinda pulang kerumahnya
"Dinda ayo bangun apa kau mau tidur terus dimobilku" ujar kim membangunkan Adinda yang tertidur
" apa kita sudah sampai?" ujarnya
" Sudah ayo turun dan beristirahatlah dikamarmu"
" baiklah , apa kau tidak mampir?"
" tidak aku harus ke menemui mami katany ada yang penting"
" oh baiklah hati hati"
" oke dah "
Kimberly melambaikan tangannya pada dinda dan dinda pun sudah tidak melihat mobil sport yang dipakai Kimberly dan ia pun masuk kerumah dan beristirahat dikamarnya tanpa menemui abi karna ia tak mau menggangu pekerjaan abinya yang biasa sikerjakan jam segini .
>>>>
tok tok tok
" sebentar"
tok tok tok
suara gedoran semakin keras dan berulang ulang membuat bu maureen kesal dan bergerutu
cleck
"Waalaikumsalam, Dasar anak nakal kenapa mengetuk pintu terus terusan? ujar bu maureen kesal
" heehe,,, maaf bu Hamzah sengaja agar ibu yang membukakan" Hamzah terkekeh
" tanpa kau mengedor pun ibu akan membukakan pintu karma bi minah pulng kampung"
Belum sempat Hamzah menjawab ayahnya sudah menyela
"Ada apa ini ribut ribut"
" assalamualaikum ayah anak mu yang tampan ini sudah pulang" ujarnya
" waalaikumsalam,apa kau tidak membawa seseorang"
" Tidak ayah ,siapa memangnya?"
__ADS_1
" Calon istrimu " ujar ayah dan ibu Hamzah terkekeh bersamaan
" Akh ibu dan ayah ini si telvon kan sudah Hamzah setujui kalo Hamzah menurut di jodohkan"
" baguslah , ayo kita masuk dan beristirahatlah ibu akan memasak makanan kesukaan kalian"
mereka pun berjalan masuk ke dalam rumah Hamzah menuju kamarnya sedangkan Ayah Hamzah menuju ruang keluarga untuk Santai sambil menonton Tv dan menghubungi
pak Malindo untuk membahas perjodohan Hamzah dan Adinda setelah mereka berbincang bincang mereka pun mengakhiri telvonnya karna azan magrib.
>>>>>
Tak terasa matahari sudah tenggelam saja Adinda pun membersihkan dirinya sambil berwudu' dan melaksanakan sholat isya kemudian setelah selesai ia pun turun kebawah untuk makan malam yang sudah disiapkan bi mona
" Abi mau lauk apa?" ujar Adinda yang sedang menyiapkan makanan Abinya
" Yang itu saja Adinda" sambil menunjuk makanannya
" Oh ya nak bagaimana dengan pesantrennya apakah sudah menemukannya nak?"
ujar abi bertanya kembali
" Sudah bi ,tapi Adinda dilarang masuk"
" loh kenapa nak ?"
" Adinda berpakaian seperti kekantor bi"
" oh kau ini ada ada saja kepesantren kok pakai baju kurang bahan untung bukan ke tempat om putra malu maluin abi saja kata goda abi
" maaf abi"
" sudah sudah"
mereka pun menghabiskan makananya lalu Adinda pun membersihkan meja dan melwtakkan piring kotor ke wastafelnya
" Adinda kemari sebentar ada yang ingin abi bicarakan "ujar abi
" ya abi ada apa? "
" Begini Asinda masih ingat teman kecil Adinda Hamzahkan yang suka usil sama Dinda"
" Abikan sudah sakit sakitan dan tua, Abi mau Adinda menikah dengan lelaki pilihan Abi dan agar dia bisa membimbing Adinda memperbaiki diri setelah abi tiada ,Apa adinda mau dijodohkan sama Hamzah?" ujar abi
Adinda pun terkejut membulatkan matanya
"Tapi adinda belum siap abi lagi pula Adinda sudah tak pernh ketemu lagi dengannya semenjak Adinda kuliah di oxford "
" walaupun tak pernah ketemu lagi dia kan pilihan abi nak ,dia lelaki yang tampan dan sholeh" ujar abi meyakinkan
" Abi Adinda butuh waktu untuk menjawabnya , Adinda pun berlalu ke kamar untuk beristirahat"
dert dert dert telpon bergetar
"Hallo dinda maaf aku tak bisa menemanimu ke pesantren"
" kenapa?"
" Aku harus ke Bali menemui Teman kakekku "
"ooh baiklah,aku akan pergi sendiri"
" oke dah"
mereka pun mengakhiri panggilannya
>>>
Azan sudah berkumandang seperti biasa Hamzah sudah bangun dan pergi meninggalkan rumah menuju masjid komplek perumahannya sementara adinda juga sudah bangun bersiap sholat subuh di rumahnya
setelah selesai dengan aktifitas subuh mereka masing masing mereka memutuskan untuk melanjutkan kegiatannya
" Mau kemana nak apa tidak sarapan dulu" ujar ayah Hamzah
" tidak yah aku sarapan dikantor saja"
"baiklah hati hati"
Hamzah pun masuk ke mobilnya dan melajukan mobilnya sesampainya dikantor dia pun disambut hangat para pegawainya termasuk sian dan david
__ADS_1
" selamat pagi tuan" ujar mereka berdua
" ya pagi, bagaimana jadwalku hari ini David" ujarnya
" ada rapat 30 menit lagi tuan dengan perusahaan Grup Malindo " ujar David
"kenapa mendadak dan tidak memberitahuku"
"saya sudah sampaikan pada Sian tuan"
Hamzah yang menatap pada sian membuat sian bicara tanpa ditanya
" Maaf tuan aku sudah menghubungimu namun nomormu tidak aktif tuan lalu aku menelpon kerumah Nyonya besar bilang dia yang akan mengatakan" ujar Sian terbata bata sambil menunduk
David pun kembali keruangannya dan Hamzah pun juga kembali keruangan diikuti oleh Sian
"Anak abi mau kemana pagi pagi sudah cantik sekali" ujar abi yang melihat Adinda mengenakan Hijab lagi sejak pulang dari oxford
" akh abi bisa saja Adinda mau ke perusahaan putra untuk meeting dan ke pesantren bi"
"ohh... baiklah nak hati hati" ujar abinya sumringah karna ini ialah ulah dia dan karibnya yang sudah dipersiapkan
Adinda pun berpamitan pada Abinya dan berlalu meninggalkan abinya menuju perusahaan putra. Sesampainya disana semua mata tertuju pada Adinda yang nampak cantik dengan baju syar'i yang senada dengan hijabnya
" Selamat datang diperusahaan kami nona Adinda mari saya antar nona" ujar david
mereka pun berjalan menuju ruangan rapat namun kaki Adinda pun terhenti karna telvonnya berdering
"Hallo"
" Apa abi jatuh di kamar mandi! baik tunggu ya bi aku akan mengirimkan ambulance dan langsung kerumah sakit"
Adinda pun langsung menelpon rumah sakit keluarga malindo dan memerintahkan mengirimkan kealamatnya tanpa menghiraukan David yang masih kaget
" David rapatnya diundur saja, karna ada keperluan yang sangat mendesak yang penting buatku" Adinda pun pergi tanpa menunggu jawaban dari David , ia pun tak sengaja menabrak seorang pria karna terburu buru
" Maaf aku tidak sengaja dan berlalu pergi"
Namun hati Hamzha pun berdesir dan terpaku melihat Adinda sambil tersenyum
" tuan apa tuan baik baik saja ujar David"
"ya aku baik ,ayo rapat"
" Maaf tuan tadi Nona Adinda sudah pergi Karna ada keperluan mendesak "
" Baiklah!, sungguh tidak profesional sekali" gumamnya
Hamzah pun berlalu meninggalkan David yang masih mematung memikirkan apa yang barusan diucapkan bosnya sehingga dia capek sendiri memikirkannya dan ia pun kembali keruangannya
_
_
_
_
pasti reasder lagi mikir nih kapan sih ketemunya Adinda sama Hamzah ,apa Adinda akan nerima perjodohan mereka atau gimana!!!!
ciee penasaran๐๐๐
reader : Dih author sok tau tertarik juga enggk๐๐
author : lah kok gtt sih๐ญ๐ญ,, gpp deh kalo kalian gk suka tapi tetap baca ya guys๐๐๐
aku mau like sama komen aja deh thor !
Bolehh
aku cuma mau like, koment, and share thor
Boleh readerkuh
aku mau like komen and share abis itu aku fav sama aku kasih tip thor biar author semangat
aaaa... boleh bangett maksih yaa๐๐๐๐๐๐
love you readerkuhhhh๐๐
__ADS_1