
Hay gays jangan lupa vote dan like ya
✓
✓
✓
✓
"ini adil kok,jodoh dan maut ada di tahan tuhan"
"eh ada kak dewa,ngapain KK disini" citra janget kedatangan dewa
"Lo suka sama Erik" langsung di tembak langsung sama Erik
"kakak ngomong apa,aku gak ngerti deh" kata citra mengelak
"ngangan ngelak deh,gue Uda dengar semua,dan dari expresilo menjawab semua"
tiba tiba citra langsung nangis
"huaaaaaaaa,Kak apa sih kurangnya aku,semalam dia perhatian sama ku,sekarang dia cuek sama ku,apa kurangnya aku kak" kata citra yang sedih
"Jangan nangis,Lo gak harus nya bagus orang yang belum pasti suka sama Lo,jangan gampang menaruh hati,dari sikap Lo,Lo membuat orang lain curiga,apa lagi sahabat Lo,harusnya Lo gak harus langsung kayak gitu" nasehat dewa pada citra
"tapi aku sakit hati kak"
"mending Lo hapus mata air matalo,dan balik ke teman teman Lo,Lo gak mau kan karna seorang pria Lo bermusuhan dengan sahabat lo yang Uda bertahun tahun Samalo"
Citra pun menghapus air matanya dan kembali kepada teman temannya
"Uda enakan perut Lo cit" tana Nadin pada citra
"uda NAD,tadi kurasa karna makan pedas"
tapi ada yang ku herankan,kenapa kalian bisa sama sama,apa kalian satu kamar mandi" kata Rengga polosnya
"ENGGAK" kata mereka bersama
"ehem kayak nya kemakan omongan ni" Rengga menyindir
Lama mereka berbincang,akhirnya bel pun berbunyi
"Uda yok pada masuk kelas" kata dewa
"neng abng belajar dulu ya,biar bisa membimbing Eneng " Rayu Rangga pada bunga
"alah Lo guru masuk Lo masuk juga ke alam mimpi sok sok an" ejek dewa
Uda yok nanti kita di hukum
"Kalian duluan aku ada urusan dengan Nadin"
dewa yang merasa curiga pun berpikir dalam hati "sepertinya ada sesuatu yang di sembunyikan mereka,nanti harus gue tanya sama Erik"
"Uda yok pada masuk yok,mungkin mereka ada urusan"
mereka pun pada jalan menuju kelas,tapi tidak dengan Erik dan Nadin
"Kata mama Lo keruma gue"
"ngapain" tanya Nadin bingung
"gak tau gue,paling acara nikah nya di majuin besok,gue mah ayok aja"
"enak aja lo ngomomong awas Lo ya" sambil mencubit erik
__ADS_1
Dilain sisi ada yang tidak suka dengan mereka berdua yaitu Clara,Lalita,dan Naura
"calara liat tu,ada yang ngambil Erik dari Lo" memanasi Clara
"Ia,Lo gak cemburu liat gebetan Lo sama cewek lainblo kok diem aja" Lalita ikut memanasi
"kata siapa gue diem aja,nanti gue akan memberi perhitungan ke dia,kita tunggu tanggal mainnya beraninya dia rebut Erik dari gue"
Mereka semua pun masuk kelas dan belajar seperti sekolah pada umumnya
#skip pulang sekolah#
"Din Lo gak bareng gue" bunga memberi tumpangan
"enggk osa gue ada janji sama orang" Nadin menolak
"oh yauda,gue duluan ya,bay" bunga sambil melambai tangan
"Lo sama siapa pulangnya cit" tanya Nadin pada citra
" gak tau gue nad,Lo pulang sama siapa" tanya citra yang dari tadi Nadin pun belum ada yang jemput
"gue ada janji sama orang,itu dia,gue duluan ya" sambil pamit pada citra
"Itu kan mobil Erik,tapi apa memang Erik dalam nya atau gimana sih,gue kok merasa curiga pada mereka berdua ya" citra merasa curiga pada Nadin
"itu nanti aja deh gue pikiri,yang sekarang gue pikirkan supir gue mana,kok kebiasaan banget si,minta di pecat atau gimana si" citra sambil gomel sendiri
tiba tiba motor Rangga lewat dari depan citra dan Rangga pun berhenti memberi boncengan kepada citra"
"gak ngerepotin kak,kita beda arah Lo" rumah Dewa dan citra memang beda arah
"Uda ayok,masa ia gue tega liat cewek berdiri sendiri di sini nanti ada perampok atau apa sejenis nya"
Nadin berpikir sejenak "ia si nanti gue dirampok di perkosa gimana,tapi aku takut ngerepotin kan beda arah"
"Lo mikir apa,Uda ayok,jangan berpikir kalau Lo ngerepotin gue,santai aja" sambil memberi helem nya
mereka pun melesat di pasar untuk pulang
disisi lain
#mobil#
"kita jadi cari cincinya"
"ya jadi dong,ini alamatnya Uda di kasi sama mama ke aku"
"Wah langsung maju ke depan ya mama mertua ku ya soal pernikahan anak nya"
"gak tau tu,suka kali sama kamu,makanya langsung maju kedepan soal beginian"
"ya suka dong,makanya kita di jodoh kan kalau gak suka masa ia kita Uda tunangan"
"ia juga si"
akhirnya mereka sampai di toko perhiasan yang di pesan oleh mamanya
"MBK aku ambil pesanan atas nama Erik yang di pesan oleh mamaku tadi pagi" kata Erik peda MBK nya
"ia dek,tunggu sebentar ya"langsung mengambil pesanan kami "oh ia dek mana yang mau nika,biar kami cobakan ke pemakai " kata MBK nya tidak tau
"kami MBK yang mau nika" kata Nadin yang gak suka karna MBK nya melirik ke Erik
"Lo kalian kan Masi SMA masak Uda mau nika aja,apa jangan jangan kalian" belum sempat melanjutkan kata katanya Nadin menapar si penjaga toko
"jangan asal bicara ya mbk kalau tidak tau permasalahan nya" kata Nadin tidak suka
__ADS_1
"Hei kamu tidak boleh berbicara seperti itu,kamu tidak tau berhadapan dengan siapa,karna kamu anak baru disini,jangan membuat ula" kata temannya memperingati
"kan memang bener,masa Masi SMA Uda mau nika kalau bukan makbun duluan
"jaga ucapan kamu ya" sekarang Erik yang berbicara
karna ada keributan di luar,si oemilik toko pun keluar dari dalam ruangan
"ulan ada apa itu ko ada keributan di luar" tanya si pemilik toko kepada pekerjanya
"itu buk,anak baru itu berbicara yang tidak tidak kepada anak sahabat ibuk"
si pemilik toko langsung berjalan menuju tempat keributan
"ada apa ini ribut ribut,eh ada nak Erik" tanya Tante Zila sambg pemilik toko pura pura tidak tau "ada apa nak,kok kalian ribut gini"
Erik menceritakan kejadiannya
"kamu penjaga baru di sini,kamu belum tau siapa dia kamu saya pecat,kamu tau tidak kalau dia ini anak sahabat saya,mereka nikah karna di jodoh kan,Karana tidak mau terjadi zina tau kamu"
seketika penjaga toko itu ciut mendengar penjelasan Dali Tante Zila
"maaf buk jangan pecat saya,saya tidak akan mengulanginya lagi buk" katanya dengan memohon
"kamu sudah beberapa kali kamu seperti ini,pelanggan saya kecewa terhadap kamu yang tidak melayani dengan baik,saya berpikir karna kamu anak baru ternyata memang watak kamu seperti itu" jelas Zila pada anggotanya
"saya minta tolong buk,saya tidak akan mengulanginya lagi saya janji" lebih memohon
"saya tidak akan merubah pendapat saya,mulai hari ini kamu saya pecat,dan kamu boleh pulang" Zila mempersilahkan pintu keluar
"makanya MBK mulut di jaga,jangan asal nyerocos aja,ketauan banget ombak nya suka menggosipi orang lain" sindir Nadin pada cewek tersebut
karna merasa malau ia langsung pergi jinggali toko
Zila yang tidak enak pada Erik yang mendapatkan pelayanan buruk pada anggotanya itupun minta maaf
"maaf kan Tante ya Erik,kamu jadi tidak nyaman belanja disini" katanya tidak enak
"gak papa Tante,bukan salah Tante"
"ia nak,untung kamu yang di gituin kalau orang lain Tante rasa toko Tante akan di buat bangkrut olehnya" kelu Tante Zila
" kamu mempelai wanita nya ya,cantik banget sayang,cocok de dengan Erik" puji Tante Zila pada Nadin
"terimakasi Tante,Tante juga cantik kok,kayak Masi umur 17 tahun tau gak' puji nadin
"ah bisa aja kamu,nama kamu siapa sayang"
"nama aku Nadin Tante"
"wah bagus nama nya seperti orangnya"
Nadin yang merasa di pujipun merasa senang
"pegang telinga awas lepas" sindir Erik pada Nadin
"sirik aja Lo"
✓
✓
✓
✓
✓
__ADS_1
✓
"Hay gays,jangan lupa like dan vote nya ya,maaf aku baru ada paket jadi baru bisa update