
Hay gays jangan lupa like dan vote nya ya
✓
✓
✓
Jam Masi menunjukan pukul 11 siang,tetapi Nadin nan Erik sudah pulang karena sudah izin dengan guru,dan memperbolehkan mereka untuk pulang
"lo istirahat aja dulu,gue bikinkan minum hangat buat Lo" kata Erik yang
Erik mengambil minum untuk Nadin,ia membuatkan air jahe kepada Nadin yang sedang sakit
"Ini minumnya diminum ya" kata Erik memberikan
"Thanks ya,lo mandi sana,Uda siang ini soalnya" Kata Nadin dan diangguki oleh Erik
Erik mengambil handuk dan berjalan ke kamar mandi
"Ternyata Lo perhatian juga sama gue,gue kira Lo itu cuek liat gue kayak gini" kata Nadin yang terharu liat Erik yang nyebelin bisa perhatian
Setelah 15 menit Erik selesai mandi dan melihat Nadin yang Uda tidur pulas,Erik menghampiri Nadin
"Tidur yang nyenyak ya tuan putri" sambil mencium keningnya
Nadin yang bener bener belum tidur ia pun membiarkan Erik berbicara sendiri,tapi tak disangka Nadin kalau Erik menciumnya
Nadin yang terkejut,takut membuka mata karna pasti ia akan berhedapan dengan muka Erik
"Ahhhhhh gue kok di cium si,Erik main nyosor aja tau gak,kalau gue gak pura pura tidur gue gablek Lo" kata Nadin dalam hati yang masi memicing matanya
Erik berjalan meninggalkan Nadin yang sedang tertidur,ia menuju ruang tv
"Hu untung saja bekal yang di bawakan Nadin itu di ambil sama Rangga,kalau enggak bisa cuci perut lagi gue" kata Erik di ruang tamu
#Flasback on#
"Ngga,lo mau makan gratis gak" kata Erik pada Rangga
"Yamau dong,rezeki mana mungkin gue tolak "Rangga dengan semangatnya
"Ini makan gratisnya " sambil mengeluarkan tempat bekal nya "Tapi ada syarat nya"
"Apapun syaratnya gue lakuin jangan takut la Lo,apa itu syaratnya" katanya semangat
"Gampangkok,Lo harus ngabisin ini jangan sampai sisa dan gak boleh ngelu sama sekali"Kata Rangga yang mau hampir ketawa
"Ya Ela,ya pasti gue abisin la,sini bekal Lo,apa lagi Nadin yang buat,pasti enak ni" kata Rangga semangt 45 nya keluar kalau suda soal makanan
Erik memberikan tempat bekal nya pada Rangga,Rangga langsung menggambil tempat bekal nya
"Mules mules da perut Lo,gue aja bayangannya aja ngeri" kata Erik dalam hati
"Huuuek,Rik kok gini rasanya,kok gak enak gini" kelu Rangga
"Gue bilng apa,gak boleh ngelu kan,lanjutin makannya" kata Erik yang mengancam Rangga
"Harimau yang garang dikasi makan ini pun mati dia Rik" kata Rangga yang gak kuat
"He harimau mana makan nasi,gila Lo"
"oh ia lupa,buat ngebleng bah makanan yang Lo bawa" kata Rangga memegang kepalanya
__ADS_1
"gue bilang kan gak boleh ngelu kan,lanjutin makannya jangan ada sisah ya"
"Engak enggk,enak aja makanan beginian Lo kasi gue,siapa si yang masak,kayaknya masakan Mamalo bikin gue tambah terus,ini kok buat gue mual" kata Rangga curiga,karna ia sering makan di rumah nya Erik tapi rasanya enak
"ya Lo tau kan gue serumah sama siapa,sama Nadin kan jadi ini Masakan Nadin lah" kata nya enteng
"Sabar ya bro,ini kabar yang berat buat Lo Lo harus kuat ngadepin makanan monster ini bro gue jadi kasian" kata Rangga mengelus punggung Erik
"Gak osa drama,abisin itu makanya gue Masi disini" kata Erik yang kembali mengingat makanan di depannya itu
"yaelah bro,Lo gitu amat si bro,Lo gak kasian liat gue mukanya Uda kayak gak di gosok gini nahankan beranekah ragam yang timbul dari telur mata sapi ini bro,bingung gue"
"Uda abisin nanti gue kasi 💯 deh Lo,kalau Lo abisin"
"betul ya bro,mana dulu duitnya baru gue abisin"
Erik mengeluarkan uang 💯 nya
"ini dia,jadi Lo habiskan ini ya"
"siap gak siap lah gue habisin" demi uang 💯 ribu"Kata Rangga yang terpaksa
Rangga memakan bekal itu dengan muka kecut,masam,pait,itu semua ada di muka Rangga
"jadi lucu gue liatnya,Bererti gue tadi dirumah begini mukanya,ya Allah jelek nya" membayangkan muka Erik waktu makan tadi
Rangga berhasil menghabiskan semua,Erik yang bahagia karna bekalnya habis pun membelikan uang pada Rangga
"ini uang nya,makasi ya bro,jadi kalau gue di bekali kayak gini lagi gue tau harus kemana" kata Erik melirik Rangga
"enggak enggak gue lebih baik utang di kantin dari pada makan bekallo,bisa mati dadakan gue,gumuminya kan gak enak juga, TELAH MENINGGAL RANGGA DI KARENAKAN MAKAN TELUR MATA SAPI BERBAGAI RASA, gak mau gue,elu aja yang ngabisi,kan kalau Lo yang ngabisi bunyi pengumuman nya lain "TELAH MENINGGAL ERIK KARNA MAKAN TELUR MATASAPI BUATAN BINI SENDIRI" kata rangga yang mengejek
"Enak aja lo makanan Nadin buat meninggal,bukan meninggal tapi bisa buat cuci berut dadakan "
"ia efeksamping dari masakan ini adalah ke kamar mandi dadakan" kata Erik yang langsung di tatap Rangga
"Lo kok gak ngomong Rik,tau gitu gue gak mau Rik"
"kalau gue ngomong mana Lo makan ini,lebih baik gue diem,bekal habis tinggal pulang deh" kata Erik langsung menyusun bekalnya yang dimakan rangga,ia izin pulang karna mengantarkan Nadin,pihak sekolah sudah tau kalau mereka di jodohkan jadi aman aman aja
"Dah gue mau ke UKS mau nganter Nadin pulang" Erik berjalan seperti tidak terjadi apa apa
"Jahat Lo Rik,Lo kasi gue 💯 pun buat gue berobat" kata Erik yang megang perutnya yang mulai sakit
#Flas back of#
Erik bosen melihat siaran tv itu itu aja,jadi ia menguruskan tidur siang bersama Nadin
ia berjalan menuju kamar,melihat Nadin yang tidur dengan polosnya
"Lo kalau lagi tidur cantik Lo nambah,kayak anak bayi tau gak" sambil mengelus kepala Nadin
Erik kiut berbaring bersama Nadin,Nadin yang awal membelakangi Erik ia berbalik badan berhadapan dengan Erik yang sepontan memeluk Erik
Erik yang kaget pun bingung harus ngapain,ia memutuskan membiarkan Nadin memeluknya
"Nyaman" itulah yang dirasakan keduanya
mereka berdua masuk ke alam mimpi mereka masing masing
#Disekolah#
Citra dan bunga yang masi ada di sekolah
__ADS_1
"Cit,kita nanti jenguk Nadin yuk,kasian gue sama Nadin" kata bunga
"emang Lo tau apartemen Erik dimana" kata citra
Merekapun memikirkan gimana cara menemukan apartemen Erik
"Kita minta bantuan sama kak Rangga dan kak dewa aja" kata bunga memberi usul
"Malu tau gak,masak kita minta tolong sama mereka"
"Ya jadi mau minta tolong sama siapa lagi cobak,sama jin,kita kan gak tau dimana apartemen nya Erik"
"Yauda deh terserah Lo aja" kata citra pasrah
"lebih baik kita samperin kak Rangga di kelas yok" aja bunga
"Malu lah,nanti dikira cabe caben sama kak rannga kak dewa" tolak citra
"Mentingi apa omongan orang lu,Uda yok ikut gue aja"menarik tarik citra
Mereka menuju kelas nya Rangga,tapi belum sampai kelas mereka menemukan Rangga dan dewa
"Kak Rangga" panggil bunga dari jauh
orang yang dipanggil pun berhenti
"Eh ada neng bunga,ada apa neng" kata Rangga yang membuat pipi bunga merah
"Kakak tau apartemen kak Erik gak" kata citra pada Dewa karna bunga lagi kesemsem pada Rangga
"Tau emang kenapa nanyain apartemen nya kak Erik " kata dewa bingung
"Kita mau menjenguk Nadin kak,kan Nadin tinggal di apartemennya kak Erik,jadi kami gak tau apartemen nya kak Erik,jadi kami nanyak KK aja " jelas citra
"lo pulang sama siapa" kata dewa
"Di jemput sama supir kak,kenapa ya"
"yauda Lo pulang sama gue aja,supirlo gak usa di suru jemput biar kakk yang nganter Lo pulang " tawar Rangga
"Gak ngerepotin kak" citra yang merasa tidak enak
"enggak,santai aja"kata dewa
" Lo berdua mau ikut gak,dari tadi gak siap tatap tatapan nya,kesanbet kalian" kata citra ngegas
"Yaikut la,tapi gue sama siapa"Kat bunga
"Ganang neng kan ada abng yang bisa anter Eneng" kata Rangga
"Yauda pulang sekolah nanti ya,kalian masuk pasti Guru kalian Uda masuk" kata Rangga dan di angguki oleh mereka
✓
✓
✓
✓
✓
"Hay gays,segini dulu ya,doakan semoga aku bisa sukses dari sini amin
__ADS_1
jangan lupa like dan vote nya ya