
Setelah bersih-bersih Nara pergi ke dapur dan melihat tumpukan piring kotor. Dia mulai berfikir bagaimana membersihkannya,setelah mempunyai ide, Nara segera mempraktek kannya dengan mengambil embel,kemudian di beri air dan sabun, trus piring kotor itu di masukkan ke dalam ember tersebut.
"heh.. Loe ngapain?" tanya Bara yang baru turun
"loe gak lihat,gue sedangngrendem piring" kata Nara tanpa menoleh,sedangkan Bara menepuk jidat melihat itu.
"astaga.. Loe gak bisa cuci piring? " tanya Bara
"bisa,siapa bilang gue gak bisa?" balik tanya Nara
"trus ngapain tu piring di rendem segala? Biar apa?" tanya Bara yang tidak habis fikir melihat Nara merendam piring di dalam ember.
"ish.. nih orang bodoh atau gimana sih masa liat orang rendem piring aja heran,gini nih kalau gak bisa cuci piring jadi hal sekecil ini kagak tahu" kata Nara dengan gaya sok nya.
"iya,gue baru pertama lihat orang cuci piring kaya loe? Loe dapat teori dari mana?" tanya Bara
"ya ini teori gua, loe lihat orang cuci baju di rendem dulu kan baru di kucek biar nodanya gampang ilang,nah ini gue juga terapin di piring,gue rendem dulu biar nodanya ilang baru gue kucek" kata Nara dengan entengnya sedang kan Bara yang mendengar penjelasan Nara hanya melongo.
'buset deh,nih orang bodoh atau bego' masa ada orang nyuci piring di samain kaya nyuci baju,gaje banget..fix ini orang gak pernah cuci piring cuma gayanya aja kaya bisa gue mau lihat dia nyucinya gimana' batin Bara
" ngapain loe syock gitu? Kaget gue bisa segala jal,,pasti loe kira gue anak manja yang gak tau apa-apa,sekarang loe kagetkan gue suhunya hahahaa" kata Nara dengan sombongnya
'gue yakin pasti dia kaget karena gue ternyata serba bisa hahahaa.. Tapi setelah ini nih piring di apain ya,apa gue uber-uber trus gue bilas atau gue ganti air lagi atau apa ya kalau baju di kucek kalau ini di apain?' batin Nara yang mulai bingung.
"udah lama rendemnya,trus di apain lagi biar bersih,gue beneran pengen tahu" terang Bara
"sabar donk.. Nih gue juga gi mikir" kata Nara tanpa aba-aba Nara mengambil semua piring dan membilasnya,Bara yang melihat itu semakin melongo
"eh..loe itu ngawur tau gak,yang namanya cuci piring itu gak kaya gitu,coba loe lihat itu noda di piring masih ada asal bilas aja loe" protes Bara
__ADS_1
"brisik loe,emang loe bisa?" tanya balik Nara
" bisa!, makanya kalau gak bisa tu ngomong gak usah sok bisa gitu" kata Bara sambil mengambil alih semua piring,Bara mulai mbersihkan piring dan membilasnya satu persatu sedangkan Nara hanya memperhatikan apa yang di lakuin Bara.
'ternyata dia beneran bisa di banding gue,aduh gue malu rasanya,tapi kalau ngaku gengsi donk' batin Nara
Saat semua sudah selesai Bara tersenyum mengejek kepada Nara,dia puas membuat Nara tak berkutik melihat aksinya.
'gak bisa bergaya kaya tadi kan loe,karena pada dasarnya gue lebih bisa timbang loe' batin Bara
"nyuci piring yang mudah aja gak bisa,gimana mau jadi istri yang baik" gumam Bara yang masih dapat di dengar Nara
"gak usah gitu juga kali,gue tu sebenarnya bisa cuma mungkin ilmunya aja yang beda" kilah Nara
"alah alesan,kaya bajai pinter ngelesnya"kata Bara sedangkan Nara hanya bisa diam dengan memasang wajah malas karena faktanya dia memang belum berpengalaman.
"udah selesaikan gue mau ke atas dulu"kata Nara dan segera berlalu meninggalkan Bara yang masih membilas piring terakhir.
Tring..tring..
Bunyi ponsel mengalihkan perhatian Nara,Nara pun segera mengambil ponsel di atas nakas nya dan dia lihat siapa yang menghubunginya.
"kak Revan? Ngapain hubungin gue ya?" tanya Nara pada dirinya sendiri
Klik..
"hallo kak"
"hallo Ra,kamu dimana?"
__ADS_1
"dirumah kak,ada apa?"
"ini kakak di depan rumah kamu seperti biasa,tapi dari tadi gak lihat kamu"
"owh.. Em.. Gini kak Nara pindah rumah jadi gak serumah sama papa dan mama"
"pindah rumah? Kenapa? Trus pindah kemana? Biar kakak samperin kesana?" kata Rewan memberondong pertanyaan
'kasih tahu gak ya,aduh kalau gimana nih kalau gak nanti bakal tanya terus kalau kasih tahu takutnya mah jadi masalah' batin Nara
"ra,kamu masih di situ kan? Kok diam?"
"em.. besok aja aku kasih tahunya kak, besok kita ketemuan di caffe pelangi gimana" tanya Nara
"ok deh kalau kamu belum mau kasih tahu,yaudah kakak mau lanjut kerja lagi ya,bye nara"
"bye kak"
Panggilanpun berakhir,bersamaan dengan Bara masuk kamar.
"loe siap-siap gih,kita pergi sekarang" kata Bara
"pergi kemana?" tanya Nara
"pergi ke mall sebentar buat beli kebutuhan yang kurang" kata Bara,tanpa menjawab Nara langsung masuk kamar mandi dan segera berganti pakaian. Bara juga berganti pakaian di kamar sebelah.
"ayo!"
"ha,kok kosong,si Bara mana?" kata Nara yang keluar kamar tidak mendapati keberadaan Bara.
__ADS_1
"mungkin udah di bawah" gumam Nara, Narapun segera turun kebawah dan benar saja di bawah sudah ada Bara. Mereka segera pergi ke mall untuk membeli kebutuhan yang di butuhkan. Hingga sampailahereka pada tempat yang di tuju,Nara yang sudah mencatat apa saja yang akan di beli segera mendatangi toko yang di mau sedangkan Bara mengekor di belakangnya.