
Hay gays,jangan lupa like dan vote ya,karna dukungan dari kalian yang membuatku maju
✓
✓
✓
Jam sudah menunjukkan pukul 6 Soren,mereka terbangun karena ketukan pintu dari ibunya
ya,mereka mempunyai alaram maut yang gak mungkin bisa dielakkan untuk tidur lagi,kalau sudah ibunya membangunkan mereka harus segera bangun kalau enggak mereka akan mendapatkan kultum dadakan
"Nadin bangunan Uda sore,mandi dulu terus kebawa ya buat makan malam"
tetepi orang yang di dalam kamar itu Masi setia dengan mimpinya itu
ibu Nadin Masi setia mengetuk pintu kamar anak nya,tapi Uda 5 menit ibu Nadin mengetuk pintu kamar Nadin tidak ada jawaban jugak
Ibu Nadin masuk ke kamar dan ya taulah apa yang terjadi mereka mendapatkan kultum dadakan
"Nadin kenapa kamu gak bangun jugak,apa seperti ini jugak kamu sama Erik,anak orang apa enggak kamu kasi makan nak,bangun Nadin bangun,ibu hitung sampai 5 kalau kamu gak bangun ibu akan mengambil air
"1"
ibu suda bersiap siap
"2"
suda akan meledak
"3"
Ibu yang Uda emosi ingin langsung menyiram anak nya tapi belum sempat Nadin disiram ibunya dia Uda bangun
"Apa si Rik,ganggu aja tau gak,kalau mau makan delivery aja aku ngantuk banget,kalau gak mau delivery Uda tidur aja yok" sambil menarik tangan Erik
bunda Nadin yang kaget di tarik anak nya langsung ikut tiduran jugak
"Kok agak aneh ya,kok badannya gak ada roti sobek nya,kok kayak badan bunda ya,apa jangan jangan"
Nadin yang langsung bangun cengengesan
"Eh bunda" kata nya Tampa dosa
Nadin langsung membangunkan kakaknya
"Kak bangun kak,ada dosen kiler" bisik Nadin pada Kevin
Kevin yang paham langsung bangun
"Eh ibu dosen" kata Kevin langsung di plototi bundanya
"Apa ibu dosen " kata bunda bingung
"enggak bun,maksutku ada bunda,gitu Bun"
dan kalian taulah mereka kenapa,kena kultum dadakan maksutnya
#Skip pagi#
pagi menyapa Kevin dan Nadin yang sedang tidur pulas,ibu yang datang sebagai alaram maut langsung mengetuk pintu kamar Nadin
"Tok tok tok Nadin bangun nak suda pagi"
Nadin yang terganggu pun membuka matanya
"Ia Bun,ada apa si Bun pagi pagi Uda ngetuk pintu kamar Nadin,gaktau apa hari ini hari Minggu" Nadin yang jalan sempoyongan membuka pintu
bunda yang heran kepada anak nya itu ada apa hari ini "Kamu kok belum bangun si nak,ayok kita siap siap,apa kamu lupa"
"Ada apa si Bun,aku lupa apa,gak ada deh kayaknya" bunda yang mendengar penjelasan Nadin pun menggelengkan kepalanya
__ADS_1
"Nak hari ini kamu nikah apa kamu lupa" bunda Nadin yang mengingatkan putrinya itu yang masi setenga tidur
1
2
3
Nadin yang terdiam sejenak pun mengagetkan bundanya"Ha nikah,aku nikah Bun"
"Ia nak,masak kamu lupa si,kamu itu hari ini nika sama Erik,Uda ayok siap siap" ajak bunda
Nadin
Nadin yang kecewa yang pikirnya hanya bunga tudurnya saja "Emang nya jadi yabun hari ini aku nikah,kirain cuman mimpi Bun"
Kevin yang mendengar mereka berbicara pun terbangun dari mimpinya
"Ada apasi" Kevin berjalan menuju orang yang sedang berbicara itu
"Ada apa si Bun,kok pagi pagi Uda disini,pun Sampek keganggu ni aku" kata Kevin Tampa dosa
Tiba tiba telinga Kevin mendapatkan jurusan maut dari bundanya itu
"Ini lagi,gak kakak gak adek sama aja,kamu itu kenapa gak ngingetin Nadin kalau hari ini dia nikah,kamu pun juga bangun siang,tadi malam kalian tidur jam berapa,jangan bilang kalian itu begadang
"Hehe bunda tau aja deh kayak dukun"
Uda kamu cepat mandi,kita mau ke aula ini jangan Sampek kita keduluan pengantin pria malu kita nanti
"Ia ia Bun,Nadin mandi dulu" sambil berjalan ke kamar mandi
"kamu, cepat siap siap,kamu harus nya jadi contoh bukannya ngajari yang gak bagus"
"ia Bun ia"
bunda langsung meninggalkan Kevin
"Masik pagi Uda dapet sarapan permanen dari bunda" kata Erik yang sebel
"yauda nak kita langsung berangkat aja"
#Dilain sisi#
Erik yang masi tidur langsung mendapatkan jeweran dari ibunya
"ERIK BANGGGUUNNNN" erik yang terkejut langsung terduduk seperti orang linglung
"Kamu bangun,hari ini hari penting kamu Erik,jangan buat mama malu deh,cepat bangun keluarga Nadin pasti Uda pada nunggu tu" Omel mama Erik pada anak satu satunya itu
"Ia Ma ia,yang mau Erik nikah jugak mama bukan Erik Ma"
"Oh gak iklas,yauda mama suru aja batalin,biar Nadin sama orang lain" ancam mamanya Erik
"Eh jangan de ma,Erik cuman becanda doang,Uda sensi aja ni mamaku" bujuk Erik
"Cepat 15 menit Uda siap,kita Uda terlambat,kamu gak biasanya bangun ke siangan,mau nikah bangun by siang,cepet mandi mama tunggu dibawah"
Erik langsung bersiap siap memakai jas dan sepatu
keluarga Erik suda berangkat menuju aula
Keluarga Nadin sudah sampai dari tadi,Nadin yang risi memakai baju kebaya ngomol ngomel gak jelas
"Lama amat si,jadi gak si Uda gerah banget gue"
sambil menunggu Erik,Nadin bermain handphone nya itu
"Nadin sahabat gue nikah Lo hari ini,seneng banget gue" bunga yang baru datang Uda rempong sepanjang masa pun mendapatkan tempolan dari citra
"Bisik *****,pekak telinga gue Lo buat"
__ADS_1
"Ya maaf namanya gue senang,ya maklumla"
"Lo pada bedua aja,ayang beb lo pada mana" karna heran mereka kok cuman berdua
"Oh,mereka ikut di keluarga Erik,jadi datengnya bareng Erik"
"Oh,jadi nyo gue nikah,kirain enggak"
"Hus,gak boleh ngomong kayak gitu,nika itu ibadah tau gak,apa lagi wik wik nya itu bonus nya"
Nadin yang mendengar kata kata wik wik merinding sendiri
"Gak enak aja,dia berani nyentu gue,gue potong punya dia,gue kasi ke bebek tau gak"
"Ih jahat Lo,di penjara baru tau Lo dengan kasus baru nikah istri enggak mau wik wik potong kepunyaan suami di kasi bebek, kan gak kali kayak gitu" Jelas citra yang pusing liat sahabat nya itu
"Gue kalau Uda nikah sama bebeb Rangga,gue duluan yang nyosor kelamaan gak enak" Polosnya bonga
"Lo ganas banget dah,harga diri coy"
citra yang geleng geleng Liat sahabat yang satu ini langsung mendapat Omelan "Lo mau nyosor,nanti dia kejang kejang gak liat punyalo yang kayak hutan belantara bisa mati dadakan dia "
Gantian Nadin yang membulinya "Kalau kasusnya bunga lain lagi,suami meninggal karna melihat mepunyaan istri yang rimbun seperti hutan belantara dan mati mendadak "
"Jahat banget Lo pada,gue sebulan sekali itu perawatan tau,mandi susu,Spa, jadi gak mungkin gak ke urus" Bunga yang gak mau diejek teman nya
"Uda uda,Erik sama robongan Uda Dateng tu" citra memberi tahu
Mendengar kata kata robongan Nadin langsung merasa gugub karna sebentar lagi akan menikah
"Gue kok jadi gugub gini ya" Nadin memegang dadanya
"Kenapa Lo gugub,kan Lo Uda pernah serumah dengan Erik" jelas citra
"Bukan masalah serumah enggak nya,gue ini nikah,kalau putus seratus jomblo,kalau cerai seratus janda muda gays,Masi SMA lagi,nika seumur hidup" jelas cita atas ke gugupan nya
"jangan mikirin yang engak enggak,karna Lo tau nika itu sekali seumur hidup,Lo itu harus bisa mempertahankan rumah tangga Lo dari serangan hama hama,jangan Sampek goyang,ibarat pohon makin tinggi pohon makan kencang angin meniup" citra memberi semangat pada Nadin
"Ia,Lo harus semangat,jangan takut deh,kita ada buat Lo kok" bunga langsung memeluk Nadin dan di ikuti oleh citra
Izab kabul suda di ucap kan,Nadin dan Erik harus di pisah sebelum menjadi sah suami istri,Nadin yang mendengar kata SAH pun ia menangis karen ia suda menyandang sebagai suami istri
"Gays gue Uda nikah gays,gue gugub banget" jelas Nadin yang gugub membuat tangannya dingin seperti es
"Positiv aja,jangan yang mikirin macem macem,kita selalu ada buat Lo" perkataan bunga membuat Nadin menangis
bunda yang masuk melihat anaknya yang Uda menjadi tanggung jawab orang pun menangis
"Nak,kamu Uda menjadi seorang istri,bimbingla keluarga kalian nak,jangan sampai kalian cerai karena masalah sepele,bunda Uda gak berhak ngatur kamu lagi,bunda Uda menyerahkan semua tanggung jawab bunda oleh Erik,jadi dengar perkataann suami jangan membantah ya nak" sambil merangkul putri nya itu
Ayah yang melihat putrinya itu seperti tidak tega melepas kan putri nya,tetepi ia harus melakukan ny
"Ayah,Nadin minta maaf ya yah karna Nadin belum bisa jadi anak yang berbakti pada ayah,Nadin belum bisa membuat ayah dan bunda bangga,Nadin minta maaf ya yah" sambil menangis di pelukan ayah nya
"Nadin Uda membuat ayah sama bunda itu bangga dengan Nadin menerima perjodohan dan pernikahan yang kami buat nak,ayah sama bunda bangga banget sama Nadin,jangan merasa bersalah nak" jelas Nadin dan memberi semangat pada Nadin
"Kakak gak di ajak pelukan ni"
"Kakak" Nadin langsung memeluk kakanya yang ia sayangi itu
"Nadin gak mau ikut Erik kak,Nadin mau sama Kakak aja,Nadin gak mau ninggalin kakak" Nadin yang nagis sesenggu kan
"Gak boleh gitu dek,kalau adek gak ikut Erik kakak lebih sedih lagi melihat adek kakak ini,kakak merasa kakak bukan kakak yang baik untuk adek,jadi mulai sekarang terbiasa lah Dengan Erik ya dek,kakak doakan semoga menjadi keluarga sakinah mawadah warohma ,inget jangan kecewahin kakak,ayah bunda dan sahabat kamu" nasehat yang diberikan kakak nya membuat hati Nadin tenang
"Uda yok,Nadin Uda di tunggu oleh keluarga erik," ajak bunda untuk menemui musuh sekaligus suaminya itu
✓
✓
✓
__ADS_1
✓
"Hay gays,makasi ya Uda baca cerita ku,oh ia aku mohon ya,kalian yang baca mohon di like ya karna like kalian berarti buat ku makasi