Dijodohkan Dengan Musuh

Dijodohkan Dengan Musuh
pindah


__ADS_3

Setelah kejadian tadi pagi Nara marah dengan Bara,dia tidak mau bertegur sapa bahkan saat berpapasan Nara pura-pura tak lihat. Dan tadi pagi saat sarapan bersama mereka juga sama-sama diam seperti perang dingin.


"sayang.. Kamu sedang marahan?" tanya sang mama yang sedang membantu bibi di dapur


"gak ma,cuma gi males ngomong aja" jawab Nara


"kenapa? Gak baik lhoo diam-diaman lama,apalagi sama suami sendiri,jika ada masalah bicarakan baik-baik, jika ada apa-apa kalian saling diam kapan selesainya apa lagi nanti setelah kalian pindah rumah kan kalian tidak ada papa dan mama yang mengingatkan" kata sang mama menasehati anaknya


"maka dari itu Nara gak ingin pindah,kanapa sih mama dan papa mengizinkan Nara pindah?" kata nara sambil memberengut kesal


"ya masa mama larang kamu buat ikut suami kamu sih sayang.. Nanti di kira mama mertua egois lagi" kata sang mama memberi pengertian kepada sang putri,Narapun hanya menghela nafas panjang,ya dia tahu kalau ini sudah keputusan suaminya jadi dia sebagai istri harus menuruti ajakan suami.


'gak papa kali aku coba,nanti aku malah bisa balas Bara sesuka ku tanpa ada yang ngebela dia hahhahaa' batin Nara tersenyum licik


"sayang..tadi mama sudah suruh Bibi buat bantu kamu berkemas,nanti siang Bara sudah ngajak kamu buat pindah" terang sang mama dan di balas dengan anggukan,sedangkan Nara memilih untuk menghabiskan waktu dengan mamanya karena sebentar lagi dia akan pindah rumah.


"non Nara,semua sudah siap,sudah bibi masukan kedalam koper tadi bibi di suruh aden buat manggil non Nara ke atas" kata sang bibi yang baru turun dari atas


" oh ya bi,terimakasih"


"ma,Nara ke atas dulu ya" pamit Nara dan mendapat balasan anggukan dari sang mama. Sesampainya di kamar Nara sudah melihat semua keperluannya sudah tertata rapi di koper tinggal angkut dan melihat Bara sedang sibuk dengan ponselnya di dekat jendela.


" kenapa loe manggil gue? Gak tahu apa gue sedang sibuk sama mama" kata Nara dengan nada juteknya


"gue cuma mau bilang sama loe kita gak jadi siang pindahnya.."

__ADS_1


"serius"


"iya karena_"


"yes!,gue turun dulu mau bilang sama mama" potong Nara yang kegirangan sedangkan Bara yang ingin menjelaskan mengurungkan niatnya karena Nara sudah berlari keluar kamar.


"ish.. Anak itu yang dia pikirin apa sih?" gumam Bara yangbtidak habis fikir dengan Nara


'yes.. Gue gak nyangka ternyata Bara ngerti gue belum mau pindah hari ini jadi dia undur besok,,asik gue masih bisa manja-manja sama mama sebelum gue pindah' batin Nara dengan senang


"sayang.. Kamu seneng banget kenapa? Kok kamu turun lagi,kopernya mana kok gak di bawa sekalian jadi nanti tinggal angkut" kata sang mama yang melihat anaknya turun dengan senyum mengembang dan dengan tangan kosong padahal jelas-jelas sebentar lagi mereka akan pindah.


"seneng donk ma,tadi Bara bilang katanya siang nanti gak jadi pindah" kata Nara dengan senangnya sedangkan sang mama mengerutkan keningnya.


"trus" tanya sang mama


"Bara,kamu kenapa bawa sendiri kopernya,seharusnya biarin bibi bantu kamu kalau Nara tidak mau" kata sang mama yang memotong kata-kata Nara,sedangkan Nara yang heran dengan kata-kata sang mama menoleh ke arah belakang.


"lho.. Itu kenapa loe bawa koper? Bukannya tadi kata loe kita gak jadi pindah siang nanti?" tanya Nara yang bingung


"iya gue emang bilang gak jadi pindah siang nanti tapi kita pindahnya sekarang" jelas Bara yang membuat Nara syock.


"what!! Kenapa loe gak bilang dari tadi! Ya tuhan gue baru aja lega sekarang udah syok lagi" kata Nara yang membuat sang mama geleng-geleng dengan tingkat anaknya.


"tadi gue mau jelasin loe keburu pergi sih" balas bara dengan entengnya.

__ADS_1


"makanya nak biasain dengerin penjelasan orang sampai selesai jangan asal nylonong pergi aja,lagian pindah nanti atau sekarang buat mama gak masalah,nanti kalau udah di rumah sendiri jadi kalian gak akan canggung lagi buat apa-apanya" kata sang mama


"apa-apa,maksudnya?" tanya Nara yang gak faham dengan kata ambigu mamanya


"em.. Ya itu pokoknya,udahah sana berangkat biar cepet mama dapat cucu" kata sang mama


"ih..mama mah gutu jahat sama anak masa di usir sih,lagian apa hubungan pindah sama cucu gak nyambung" kata Nara sewot sambil berjalan ke depan Bara yang sudah lebih dulu pergi sambil membawa koper ke mobil memilih untuk pamit lebih dulu pada sang ayah dan di susul Nara,setelah pamit dengan keluarga mereka segera pergi ke rumah baru Bara.


Tak butuh waktu lama mereka sampai di rumah yang besar dan megah meski tak sebesar rumah utama keluarga Mahendra dan Wijaya.


"ayo turun,kita sudah sampai" kata Bara sambil membawa kopernya sedangkan Nara mengekor di belakangnya.


"ini gak ada pembantu di rumah loe" tanya Nara yang sedari tadi tidak melihat adanya pelayan di sana


" belum ada,jadi sementara waktu loe yang kerjain pekerjaan rumah" kata Bara


"gila! Ogah gue gak mau,loe nikahin gue buat jadi istri loe bukan pembantu loe" kata Nara dengan wajah sebalnya


"ya kan cuma sementara,nanti kalau sudah ada pembantu loe juga sudah gak perlu repot-repot kerjain pekerjaan rumah kok,ini kamar kita,tu lemari pink khusus perlengkapan loe dan yang ini khusus perlengkapan gue " kata Bara menjelaskan.


"jadi kita tidur satu kamar dan satu ranjang?" tanya Nara memastikan


"ya soalnya nanti katanya mama mau kesini,ya kali kita terlihat beda kamar kamu mau kita di ceramahin gak berhenti-berhenti?" tanya Bara balik sedangkan Nara hanya manggut-manggut tanda paham. Dia mulai membongkar koper dan menata baju dan perlengkapan lainnya ke dalam lemari. Setelah selesai mereka berdua segera kebawah.


"laper gue,kita makan apa?" tanya Nara yang merasa lapar

__ADS_1


"sono loe masak di kulkas banyak bahan makanan udah gue sediain" kata Bara


" aduh.. pesen aja deh dulu gue capek banget nih" kata Nara memberi alasan,Bara yang memakluminya karena mereka baru pindahan pun segera memesan makanan. Tak bituh waktu lama makanan pun datang Nara segera menyiapkan di atas meja,mereka segera makan siang bersama. Setelah selesai Nara membereskan meja makan dan membawa piring kotor ke dapur.


__ADS_2