
Hay gays jangan lupa like dan vote nya ya
✓
✓
✓
bel pun berbunyi Kami suda masuk kelas untuk menunggu guru
"eh katanya ada murid baru ya hari ini"
"Ia ia,ganteng katanya Lo"
"Ih masak si,tapi dikelas ini gak"
"ia dikelas ini"
"Apa si yang mereka bicarakan,kok kayaknya serius banget gitu penasaran gue" nadin bingung pada temannya
"Oh mereka,katanya ada anak baru yang mau masuk sini,katanya ganteng si" kata citra menjelaskan
"Saatnya bunga bertindak teng teng teng" ejek mereka
"ya jelas dong,gw kan cantik,kenapa enggk" puji bunga pada diri sendiri
"Cantik dari lubang pipet konon" Kata citra menggodanya
"Kalian apa si,memang cantik gue kok" puji diri sendiri
"ia lah,gue ma B aja" kata Nadin
Suda 10 menit masuk kelas,akhirnya guru pun datang
"Selamat pagi murit murit,bapak akan memperkenalkan murit baru,masuk nak sini" Kata guru mempersilahkan
"perkenalkan dirimu"
"Hay perkenalkan nama gue ALVANDO,gue pindahan dari Singapura"
loh itukan yang mau nabrak gue tadi,dia sekelas dengan gue,Habis Lo gue buat" omel Nadin yang geram
"Ada yang mau kalian tanya" kata guru pada murid nya
"Uda punya pacar belum"
"Minta nomor wa dong"
"Uda punya pacar belum"
"Gak berbobot banget nanyak nya" kata Nadin pelan
"uda Uda,gak bermanfaat pertanyaan kalian semua,kamu Al duduk di sebelah Nadin ya" kata guru memerintah
"Ia pak,yang namanya Nadin mana ya pak,saya kan gak tau" kata Al yang bingung
"oh ia,karna kamu tampan,jadi gugub bapak nya" kata pak Muklis polos dan siswa yang melihatnya meresa jijik
"Nadin kamu angkat tangan" perinta pak Muklis
"Saya pak" Nadin angkat tangan
Al ber jalan dan duduk sebelah Muklis,Muklis ingin berjabat tangan pada Nadin
"ALVANDO" kata Al sambil mengulurkan tangan nya
"Nadin" kata Nadin cuek
"Boleh jugak cewek ni,bisa gue jadiin cadangan" batin Al
jam menunjukan waktu istirahat
"Yok gays kekantin lapaer gue,tangki gue Uda kosong ni, belum di isi" kata bunga
"Ya gak papa kali,biar agak kurusan Lo nya jugak" Kata citra yang meledek
"Lo itu banyak banget makannya,gak takut gemuk Lo"
"Enggak la,Ngapain jugak gue takut gemuk,yang penting hati gue kenyang perut gue senang" jawab dengan entengngnya
"Salah go****,yang bener itu perut kenyang hati sengang" perotes citra yang pintar
"Uda la,kekantin yok,kali ini citra yang pesan " kata Nadin karna jadwal citra mesan makanan
"Yauda Lo mau pesan apa," kata citra mencatat
" Samakan aja samalo" kata Nadin
__ADS_1
"gue biasa aja,gue Uda leper soalnya" kelun bunga
"Yauda gue pesan Lo cari tempat duduk ya
Nadin dan bungaencari tempat duduk yang biasa mereka pesan,tapi dari ke jauhkan Al melihat Nadin yang sedang duduk,kesempatan Al untuk mendatanginya
"Apa gue boleh duduk disini" kata Al
"gak,Lo gak liat,disini tempat kita," kata Nadia dingin
"Kan masi lebar kalik,kenapa gak boleh,kalian kan cuman bertiga,apa jangan jangan Lo itu gak mau gue deketi" kata Al yang menebak dengan wajah polos agar dapat duduk di sebelah Nadin
"Ia itu Lo tau,pandai juga ternyata,jadi kenapa Masi disini" kata Nadin ketus
"aku gak boleh kala gitu aja,Lo Uda nolak seorang Alviando" dalam hati Al yang marah
"Tapi apa salah gue,kenapa Lo marah Ama gue dari gue duduk sebangku sama lo" kata Al curiga
Dilain sisi geng Erik menuju kantin,mereka di tatap puluhan sisiwi yang berkomentar tentang gengnya itu karna tampan semua
"Eh itu Nadin,kenapa dia marah marah,samperin yuk" kata dewa yang melihat Nadin membentak Al
"LO ITU YANG TADI PAGI NABRAK GUE GAK MINTA MAAF MAKIN MAIN PERGI AJA TAMPA DOSA TAULO" Kata Nadin yang emosinya Uda di ubun ubun karna kelakuan Al
Erik yang mendengar bahwa Nadin di tabrak oleh Al pun mendaratkan tujuannya ke pipi Al
"Buggh,emang gak punya otak Lo,kenapa Lo tabrak dia" marah Erik pada Al
siswi yang melihat mereka berkelahi pun pada berkumpul
"Eh *******,apa hubungannya sama Lo,Lo itu dateng dateng nonjok gue,apa masalah nya samaloh" Al yang berdiri karna tersungkur tadi
"Jangan Lo ganggu dia,dia itu PACAR gue,sempet Lo senggol sedikit aja PACAR gue,abis Lo sama gue"
orang orang yang mendengar penjelasan Erik pun terkejut karna pengakuan dari Erik tantang Erik dan nadin
"Lo pacarnya,apa buktinya Lo pacar dia,atau hanya pahlawan kesiangan aja ha" Ejek Al apada Erik
Nadin yang kasihan liat Erik pun langsung maju di depan Al
"Dia PACAR gue,puas Lo,jangan ganggu gue lagi,karna kalau Lo ganggu gue Lo akan berhadapan dengan PACAR gue,ngerti Lo"
jawaban Nadin membuat syok yang mendengar,apa lagi fans nya Erik yang tidak suka dengan Nadin
"Di pelet kali
"Karna kasian doang bangga
"Hati para hati gays
Nadin yang mendengar perkataan Siswa siswi itu pun langsung melihat Nadin
Erik langsung merangkul Nadin karna Erik tau kalau Nadin lagi marah besar
"Udah Lo tenangi diri loh dulu,dan buat Lo,pergi Lo dari hadapan gue,dan buat kalian,apa kalian kira ini tontonan gratis bubar kalian semua" teriak Erik pada siswa siswi tersebut
"Dan satu lagi,jika kami menemukan Vidio tentang kejadian ini orang yang memasukkan Vidio itu akan di keluarkan dari sekolah,kalian akan di keluarkan dari sekolah,karna sekolah ini punya keluarga Erik,apa kalian paham,bubar kalian semua" kata dewa dengan panjang lebar
Nadin yang lemas karna melihat perkelahian dan aduh mulut itu pun lemas karena ia dari rumah belum sarapan karna bekal yang di bawa oleh Erik adalah sarapan nadin
Nadin yang lemas pun akhir nya pingsan
"Nadin, Din,bangun Lo,jangan nakuti gue deh" kata Erik panik
"bawa dia ke UKS karna Nadin gak bisa liat orang berkelahi atau marah marah,apa lagi kalau dia belum sarapan" jelas citra sahabat Nadin
Erik yang paham karna Nadin belum makan pun menggendong Nadin ke UKS untuk istirahat
sampai di UKS mereka berusaha membangunkan Nadin yang pingsan,Nadin pingsan hampir setenga jam,mereka pun senang akhirnya Nadin sadar
"Erik" kata Nadin yang mengigau
"ini gue Din,tolong sadar lah" kata Erik yang sudah lemas melihat kondisi Nadin
Nadin yang membuka mata bingung kenapa dirinya ada di sini
"Gue kok ada disini" kata Nadin bingung
"Lo pingsan,kata Erik Lo belum sarapan karna bekal buat Erik,apa lagi loh abis marah marah tadi" kata bunga yang menjaga Nadin
"Sekarang Lo makan ya,biar agak enakan" kata Erik yang pernatian,
"tumben Lo perhatian,kalau di rumah Lo jutek banget tau gak,jadi serem gue satu rumah sama Lo" Nadin yang keceplosan pun langsung tutup mulut
"APA KALIAN SATU RUMAH" kata sahabatnya yang lebih syok lagi
Nadin dan Erik saling pandang memandang
__ADS_1
"Coba kalian jelaskan sama gue,karna dari nadin masuk sekolah Sampai sekarang kalian tu aneh gitu,apa yang kalian sembunyikan dari kami" kata dew curiga
Nadin dan Erik bingung harus ngomong apa,karna Erik berpikir kalau mereka sahabat jadi Erik memberi tahu sahabat nya itu dan teman teman Nadin
"Seharusnya mereka tau,apa yang kita sembunyikan dari mereka,karna mereka sahabat kita"
Nadin mengangguk pelan
Karna dapat persetujuan dari Nadin pun,Erik langsung menceritakan
"Apa kalian bisa jaga rahasia kami" kata Erik memastikan
"Kita ini sahabat bro,masak ia kami mau menjatuhkan kalian" kata dewa yang dewasa
"Sebebarnya kami ini di jodohkan" Erik langsung buka suara
"APA DIJODOHKAN" teriak mereka
orang yang ada di UKS pun langsung memperhatikan mereka
"Ah kalian,gak bisa jaga rahasia banget si,uda Rik gak usa di ceritakan lagi" Kata Nadia yang marah karna sahabatnya itu
"eh ia plis,enggk lagi kok,janji deh" kata citra memberi tanda vis
Erik memulai ceritanya lagi
"kami Uda tunangan cincinyang di pakai Nadin itu adalah cincin tunangan dan yang gue pakai ini ada lah cincin tunangan punya gue " sambil menunjukkan kalungnya "Kami akan menika satu Minggu lagi"
seperti di sambar petir di siang bolong yang panas bagi sahabat nya dan teman teman Nadin pun tak kala heboh nya
"APA NIk peffgsbbs" Kata bunga yang mau berteriak langsung di tutup mulutnya dengan tangan Rangga
''lo itu,dibilng jangan berteriak,Lo makin mancing emosi" kata citra memarahi bunga
"ya maaf syok tau" kata bunga yang tidak terima dimarah
"Uda beb jangan marah lagi,nanti cantiknya ilang Lo" gombal Rangga
"HUUUUUUEK" Kata mereka yang disitu
"Uda lanjut cerita aja" kata citra penasaran
"ia,gue dan Erik di jodohin sama ayah bunda gue,gue gak bisa nolak karna gue sayang sama mereka,jadi mereka menjodohkan gue.
awalnya kami nika satu bulan lagi,karna kami Uda satuh atap satu rumah apartemen jadi pernikahan kami di majukan karna takut terjadi zina" jelas Nadia yang kelihatan sedih
Mereka yang menjadi sahabat Bun menguatkan Nadia
"Itu yang terbaik buat Lo dari orang tua lo,karna gak mau melihat anak nya terkena pergaulan bebas " jelas citra
"Makasi ya gays,ku harap kalian bisa nyimpen rahasia ini" kata Nadin yang masi sedih
" ia tenang aja,kita disini sahabat kok,masak ia kita mau jatuhkan sahabat sendiri" jelas bunga
"eh tumben Lo bijak,makan apa Lo tadi" goda citra pada bunga
"he Elih ma,gue bijak salah baik salah,apa si maunya,berby bingung tauk" dengan bahasa lebay nya
"Oh ia buat kalian berdua,selamat ya semoga lancar samapi hari H" kata dewa yang sedikit terluka karna dia menyimpan perasaan pada Nadia
"Makasi ya bro,Lo is the best" Kat Erik pada dewa
"Yauda sekarang Lo Din makan,gak tega gue liat nya" citra sambil mambawa bubur
"Gue gak mau makan bubur,gue mau makan bekal Erik yang gue buat,Masi ada kan" kata Nadia pada Erik
"seketika,perasaan yang dirumah pun terulang kembali karna masakan Nadin"
"Gak gak gak usa" kata Erik gugub "Uda gue abisin tadi di kelas,ia Uda gua abisin" kata Erik yang gak mau Nadin makan masakan pencuci perut itu
"oh yauda besok gue bekalkan lagi deh"
"Ia ia nanti Lo bekali lagi ya" dengan sedikit nggak nguk
"yauda sini bubur nya biar gue makan"
Nadin makan dengan lahap nya
"Ya Allah semoga hambamu gak di kasi makanan pencuci perut itu yaallah amin" kata Erik berdoa dalam hati
✓
✓
✓
✓
__ADS_1
"Hay gays,makasi ya Uda mau baca cerita aku,kalau ada yang kurang comen aja
jangan lupa vote dan like nya ya