
Hay jangan lupa vote dan like ya
"Hay apa kah kami bole gabung sisini"
Nadin dan teman teman nya melihat kearah yang berbicara
"Eh Lo ngapain kesini,mau ngukum kita lagi,Uda beres kali kami bersiin toilet nya kalau enggk percaya liat aja Kesana kami mau makan jangan ganggu"jawab Nadin tidak suka melihat Erik
"Siapa jugak yang mau menghukum kalian lagi,gua kesini karna leper mau makan gak ada lagi tempat duduk kosong yang ada di tempat elu ni yang kosong mau gak mau la gua kesini.kalau soal hukuman itu mah salah kalian sendiri yang cerita di belakang,gue kan adil orangnya"Kata Erik panjang lebar
"Eh bro tumben lu ngomong panjang amat biaasanya elu kalau ngomong cuman setenga setenga,ada kemajuan berarti Lo karna si Nadin " kata Dewa sedikit Menjahilinya
Citra dan bunga pun saling pandang "Bererti kalian jodoh " kata bunga dan citra secara bersamaan
Erik dan Nadin yang di bilang jodoh pun mengelak "ENGGAK" KATA NEREKA BERSAMAAAN
Bunga,Citra dan dewa pun menggoda "Cie cie yang kompakan" kata mereka menggoda
Rangga yang membawa pesanan pun datang
__ADS_1
"Permisi ini pesanan nya"kata Rangga menurukan suara pelayan
"Memang cocok lu jadi pelayan,tanya sana mang Dadang lagi cari pelayan enggk,kalau lagi Carikan lumayan biar dapet gratisan lu tiap hari" Keta dewa meledek Rangga
"Enak aja luh ngomong nya sekate Kate,tapi ia si mana tau mang Dadang buka lowongan,boleh jugak tu" dibalas sama Rangga bukannya marah yang ada dia membuat temanya bingung
"Berhubung pesanan kami Uda samapai kami boleh kan duduk sini" dewa bertanya kepada tiga gadis di depan nya
"Duduk aja kali kak,siapa yang ngelarang" kata Nadin mempersilakan
"Giliran dewa aja di persilah kan,kalau aku yang nanyak ngajak berantem"kata Erik menyindir
"Kesanbet apa lu bro tumben lu ngomong sampai satu dialok,ada yang gak beres ni,nanti kita panggilkan dukun yang di sebelah mana tau bisa kembalih lagi ruh nya"kata Rangga rempong
"Yauda duduk sini nanti makanan kalian keburu dingin" kata bunga mengingat kan
Rangga yang melihat bunga berbicara pun langsung duduk di sebelah bunga
"Kalau cewek langsung Nyamber loh ya Nga,kayak ikan neggak"Kata dewa heran dengan Rangga
__ADS_1
"Naksir kali"Kata Erik yang membuat orang yang berada di situ melihat nya
"Kenapa emang bener kan"Kata Erik polos
"Wah brarti bentar lagi makan enak ni"Nadin meledek bunga
"Eh enggk,kenal aja enggk kok main jodoh jodoh kan aja"Kata bunga yang malu
"Jangan mau sama bunga,dia makanya bahyak kayak kuli bangunan.lambungnya pun ada 2,gak sanggup nanti"Gantian citra meledek
"Ih kalian ini malu tau,bukan di semangati makin di jatuhkan"bunga yang berasal di godain pun malu
"Tenang neng,gunung ku daki laut pun kan kusebrangi,demi engeng apa yang enggk" kata Rangga membujuk bunga
"Gas terus" Kata Nadin dan citra
"DASAR CEWEK CEWEK ANEH" kata Erik pelan,tapi mampu di denger oleh Nadin
"Loh itu cowok aneh,muka kayak tembok,rata gak ada senyumnya,cowok aneh" omel Nadin yang gak terima di bilang cewek aneh
__ADS_1
Setelah perdebatan merekapun makan dengan tenang hingga mendapat kan instruksi kalau sehabis istirahat ini boleh pulang
Hay teman teman,mohon dukung karya aku ya,dan vote and like cerita aku