Dijodohkan Dengan Musuh

Dijodohkan Dengan Musuh
Episode 19


__ADS_3

Hay gays jangan lupa like dan vote nya ya





Nadin dan keluarga berjalan menuju tempat izab kabul,Erik yang melihat Nadin ia sempat gagal fokus karna kecantikan Nadin


"Gila ni anak,bisa cantik juga rupanya" batin Erik yang memuji Nadin yang sekarang menjadi istrinya


penghulu memecakan lamunan Nadin


"Nadin Erik sekarang kalian resmi menjadi suami istri Dimata agama maupun hukum,sekarang Nadin cium tangan suami,suami cium kening istri"


Nadin dan erik membuat mengunjungnya heboh


Memang acara yang di adakan Nadin dan Erik hanya dihadiri keluarga dan sahabatnya saja,ia tidak mau kalau pernikahan mereka itu sampai ketelinang orang lain


"Selamat ya bro atas pernikahannya,Gak nyangka ada jugak yang nyangkut ama es kayak Lo,kayak nya Lo Uda gak es lagi deh,lebih bagus julukannya itu agar agar,kokoh diluar kalau Uda sama Nadin harga diri jatoh" ejek dewa sahabat nya itu


"Bro nanti malam jangan main keras,kasian Nadin dia Masi 17 tahun coy,Jangan lupa buka hadia dari gue itu manfaat nya banyak banget" oceh Rangga


"Ia ia,makasi buat dewa atas julukan baru nya,makasi buat Lo atas hadiahnya walau pun gue belum tau isinya apa"


Citra dan bunga ada di ruangan bersama Nadin


"Hwd ya buat Lo,seneng gue bisa hadir di pernikahan Lo yang dari dulu gue tunggu tunggu" bunga dengan kata kata lebaynya


"Din selamat ya,maaf gue perna naksir sama Erik,tapi sekarang Uda enggak kok tenang aja lah" citra memberi selamat dengan pengakuan


"Santai aja kalik,makasi buat kalian semua sahabat aku Uda suport aku"Nadin terharu pada sahabat ia the best nya itu


"Din Lo Uda siap" pertanyaan bunga membuat Nadin bingung


"Siap apanya,siap ganti,kan belum waktunya" jawab nadin yang gak maksut apa perkataan bunga


"Bukan itu,siap nanti malem tempur"


Nadin yang gak paham tetapi citra paham langsung mendapat pijakan kaki dari citra


"Apa di maksutnya gak paham gue" nadin yang masi bingung


"Jangan Lo dengeri perkataan bunga,jadi orang sesat nanti Lo" Citra langsung melototi bunga


Hari Uda mulai sore mereka pulang kerumah masing masing,Erik dan Nadin membali ke apartemen untuk istirahat


"Din sini deh" panggil Erik dari dalam kamar"


Nadin yang sudah selesai mandi karena di panggul Erik langsung duduk di tempat Erik duduk


"Ada apaan,tumben Lo manggil gue"


"Kita kan Uda nikah,jadi manggil nya itu jangan Lo gue,harus aku kamu" jelas Erik pada Nadin


"Harus ya,kayak nya gelik deh manggil gituan"


Erik yang memberi kertas pada Nadin,Nadin yang bingung mengambil kertasnya


"Ini kertas apa" tanya Nadin


"Ini kertas perjanjian yang kita buat waktu kita di jodohin,kalau Lo mau kita selama nya menjadi suami istri,tepat pada usia pernikahan kita ke 6 bulan harus Lo robek,tapi kalau Lo mau kita Pisa sebagai suami istri kertas itu harus Lo tanda tangani berarti Lo setuju buat kita Pisah" jelas Erik panjang lebar


Nadin yang medengar penjelasan Erik diantara senang atau sedih,kalau ia berpisa ia enggak mau buat keluarganya sedih,tapi kalau ia bersama apa ia bisa hidup layaknya suami istri


"gue bingung" jawab Nadin


"Lo gak harus ngasi jawaban sekarang kok,kita jalani aja dulu baru membuat keputusan"


"Oke deh,semoga yang kita ambil nanti memang pilihan yang tepat buat kita


"Ya semoga aja,Eh Din kan kita Uda sah jadi suami istri,boleh dong sekedar megang"

__ADS_1


perkataan Erik langsung mengingat pembahasan sahabatnya di ruangan tadi


"enggk enggk ,enak aja,tetap ada guling di antar kita,walau kalau pagi gulingnya entah kemana"jawab Nadin langsung menyulangkan tangan nya


"Boleh dong, cuman pegang aja deh gak yang lain" mohon Erik


"Gue bilng enggak ya enggk" Nadin langsung bangkit dari hadapann Erik


"Lo lucu banget si,gue cuman becanda doang,gue HARAB Lo mau bertahan sama gue Sampek ajal memisahkan" human erik yang berharap atas pernikahan yang ia jalani saat ini


Hari sudah malam jam menunjuk kan jam 9 malam,Erik yang sudah tidur terganggu karna terusik oleh Nadin yang tidak tenang


"Lo mau ngapain sama alat itu semua,ada palu,gergaji,samurai,mau bangun kandang ayam Lo" ejek erik yang heran liat kelakuan istri nya itu


"Ini pertahanan hidup gue,kalau Lo macem macem salah satu menda ini akan bertindak ke pengaman Lo abis itu gue kasi ke bebek"


Erik yang mendengar merasa ngilu atas pertahanan yang Nadin buat


"Gue suami Lo kalik,tega Lo motong punya gue"


"tega tega aja si,makanya jangan macem macem" ancam Nadin


"Jadi kalau Lo yang meluk gue gimana"


"Kalau itu gak papa,karena gue gak sadar jadi sah aja"


"Enak banget Lo,memang banyak dong lo,lagian ngapain si ini semua" sambil membereskan yang di bawa Nadin tadi " kita gak boleh tidur dengan senjata tajam,kalau kita ngelindur kita bisa membunuh diri kita sendiri,ngapain jugak takut gue sentuh,punya Lo tepos kalik gak selera gue" ejek Erik pada Nadin


"Tepos Lo bilang" Nadin marah di bilang tepos


"Uda lah,tidur aja,Uda malem jugak"sambil menarik Nadin "gue tau kalau Lo gak bisa tidur kalau gak di keloni" jelas erik


"sok tau Lo,tau dari mana kalau gue gak bisa tidur"


"Dari kK Kevin" jawabnya singkat Uda tidur Uda malam besok sekolah


"Besok tanggal merah" jawab Nadin


"Loh yang merain makanya merah,males banget suru sekolah"


"Lo itu ngeselin,tapi gue suka,selamat malam my wife"


mereka tidur dengan seratus baru yaitu pengantin baru yang ke ancam


jam 5 subuh Nadin bangun,ia bersiap siap untuk sholat subuh,ia membangun kan erik untuk sholat


"Rik bangun Uda subuh"


"Ia ia gue bangun,jangan sholat dulu barang gue sholat nya tunggu"


"Gue sholat sendri aja"


"shuut gak ada bantahan,dosa lawan suami" Erik langsung masuk kamar mandi


"Ancem terus,gue mah bisa apa"


Mereka melakukan sholat berjamaah dengan khusuk


#Berangkat sekolH#


Nadin dan Erik bersiap siap untuk berangkat kesekolah


Seperti biasa Nadin membuat sarapan untuk Erik,masakan Nadin suda tidak seperti yang awal,ia Uda banyak berubah karna belajar dengan citra


"Nanti gue turuni tempat biasaya"


"Gak gue anter Lo Sampek sekolah,gue gak mau istri gue lecet kayak waktu itu"


"itukan semalam " Nadin langsung diem Karan Erin menaruh jari telunjuknya di bibir Nadin


"Lo tau ngelawan suami"


"terserah Lo deh,mau Lo apa "

__ADS_1


"Bukan Lo tapi kamu,aku oke"


"Ia Erik"


"Gak sopan banget kakak dong"


"Lo lama lama ngeselin tau gak,Uda di kasi kepala kambing minta beruang"


"Uda yok berangkat,aku ada rapat OSIS nanti jadi kamu nunggu aku di mobil jangan pulang duluan" jelas Erik karna dia ketua OSIS


"Ia suami ku puas lo"


"Puas banget"


Mereka berangkat menuju sekolah,Erik mengantarkan Nadin samapai sekolah karna fans nya Erik banyak setiap melihat Erik dengan Nadin selalu menjadi bahan Bulian


"itu Nadin gatel banget si harus samA kak Erik pergi nya"


"Serasi banget deh"


"****** banget si harus di ikutin"


"Di pelet kalik sama si nadin"


Nadin yang mendengar perkataan siswi itu langsung mendapat genggaman oleh Erik


"Anggap aja mereka lagi berbicara dengan kaca"


Nadin langsung buru buru masuk kelas menemui sahabatnya itu


"Woy sekolah bukan tempat mejeng" jelas Nadin pada sahabatnya yang lagi berdua duaan sama bebeb nya


"Sibuk aja Lo,suka suka kita la" Kata bunga


"lukan jugak bisa si, kak Erik mana" tanya citra


"Gue tinggal,dia lagi di krumuni linta darat,eneg gue liat ny"


"Sabar aja,memang biasa dia tu" jawab Rangga


"Uda kalian buakar,kak Rangga sama kak dewa di caraiin Erik katanya mau bahas rapat gitu kata kak Erik" bohong nadin, rapat nya memang bener tapi bukan sekarang nanti siang


"Sekarang ya,buaknnya nanti siang" bingung dewa


"Ia setau gue siang la bukan sekarang" Rangga pun bingung


"Uda deh jangan banyak tanya,samperi sama" jawab Nadin


"Yauda deh kita keluar,nanti istiraht kita bareng bay" lambai Rangga


Citra yang melihat kebohongan Dimata Nadin pun bertanya


"Kayaknya lu bohong ya"


"Ia gue bohong,enek gue liat kalian berdua duaan gue jadi obat nyamuk,kan gak mau"


"Jahat Lo,Uda Hua hua jugk sama kak Erik masuk kurang" jawab bunga


"Hua hua apa,gue kasi alat pelindung diri dari bahaya,jadi dia gak berani nyentu gue"jelas nadin


"Parah Lo sama dia,gak depet kata deh"


"biar aja,gue ma bodi amat"


Jawaban Nadin membuat sahabat nya geleng geleng kepala





__ADS_1


Maaf ya gays, episode kali ini garing,karna aku Uda ngantuk besok hp di bawa Suami kerja jadi ngejer jadwal


jangan lupa like dan vote nya ya,agar aku lebih semangat lagi


__ADS_2