Dijodohkan Dengan Musuh

Dijodohkan Dengan Musuh
Episode 5


__ADS_3

Hay gays,jangan lupa vote dan like nya ya


karena suda mendapatkan intruksi pulang,Bunga,citra dan Nadin langsung menunggu jemputan mereka


"Gays,Jemputan gue Uda dateng,kalian GK mau bareng aja"kata aku kepada mereka


"Enggk lah,nanti papa kami jemput kami,kami gak ada kan kasian"kata mereka yang mau menunggu saja


oh yauda,gua duluan ya"kata Nadin karna jemputan ya suda datang


"Oke" kata mereka berdua,takberapa lama jemputan ya bunga suda datang


"Cit jemputan gue Uda datang,lu gak mau bareng gue aja"Kata citra menawarkan


"Enggk la,gue nunggu aja"kata citra tetap ingin menunggu


"Gua duluan ya"sambil melambaikan tangan


lama citra menunggu tapi jemputan nya tak kunjung datang.


hp citra bergetar,ternyta yang menelpon supir nya citra


"Halo mang,dimana kok belum sampai" kataku kepada supir jemputan ku


"Maaf neng,mobilnya mogok neng,saya lagi di bengkel"Kata nya di sebrang sana


"Yaudah la mang saya mesan ojek aja" kata citra sambil mematikan handphone nya


"Tau gini aku ikut Nadin sama bunga" kata citra ngedumel


Tiba tiba ada motor yang berhenti di depan citra


"Mau ikut bareng gak" kata si pengen dara itu

__ADS_1


"Siapa Lo,main ajak gua"kata citra waspada


"aku Erik" kata Erik sambil membuka helem,maau ikut enggk" Kalau enggk aku duluan" kata Erik langsung memakai helemnya lagi


"Kalau aku nunggu nunggu ojek ia kalau ada,apa aku terima aja tumpangan nya" kata citra dalam hati


"Mau ikut GK" suara Erik membuat citra kaget


"I..ii..iya deh ikut" kata citra yang terkejut


motor Erik berjalan menebas jalanan yang padat dan ramai.hingga membuat citra ketakutan,karna takut jatuh


"Apa aku pegang pinggang dia aja ya" kata nya dalam hati "Tapi apa dia GK marah,tapi yaudalah dari pada jatoh" citra langsung memegang pinggang Erik


"Modus apa takut Lo" kata Erik samar samar yang di dengar citra


"Ya takutla,loh bawa motor kayak pembalab,nyawa gue satu bukan sembilan kayak kucing" kata citra membela


"Dimana rumah Lo" kata Erik


Motor Erik sampai di depan rumah citra


"Thanks ya,Uda mau anterin aku"kata citra berterima kasi


"Oke,aku pulang" Erik langsung mengendarain motornya dengan kencang


Citra yang merasa bahagia pun senyum senyum sendiri


"Bahagia banget gue,kirain kak Erik itu galak,eh ternyata hanya di sekolah aja galak nya toh" kata citra ngomel sendri"Ah udalah aku masuk dulu"


#Rumah NADIN#


Nadin yang Uda sampai rumah langsung masuk

__ADS_1


"Assalammualaikum. ayah,bunda nadin pulang" kata Nadin berteriak di dalam rumah


Bunda yang mendengar triakan nya Nadin pun memarahi Nadin


"waalaikumsalam,jangan triak triak nak,ini ruamah bukan hutan" kata bunda nadin memarahi Nadin


"Ia Bun,Nadin minta maaf" kata Nadin


"Gimana sekolah nya nak,apakan apakah kamu suka"tanya ibu tentang sekolah nya Nadin


"Sekolah nya suka Bu,tapi Nadin baru masuk sekolah Uda dapet musuh Bu,byebelen lagi,laki laki pulak itu" kata Nadin cerita smabil memberi gaya tidak suka


"Emang kenapa,kok dia bisa menjadi musuh mu nak,kalau kamu tidak berbuat salah kan dia enggk mungkin marah" Kata bunda penasaran


"Tadi Nadin lagi jalan mau nyari citra sama bunga,eh Nadin gak liat ada orang depan Nadin,Nadin tabrak,dia jatoh Bu,cuman bajunya aja yang kotor tapi dia nya marah,Uda gitu karna dia ketua OSIS dia memberi arahan untuk kami, Nadin citra dan bunga berbicara di barisan paling belakang,eh masak dia liat Nadin bercerita di barisan paling belakang " Nadin bercerita membuat gaya tidak suka" Jadi Nadin dihukum suru bersiin toilet Bun" kata Nadin yang melas


"Karna kamu salah,dia menghukum kamu,kalau kamu tidak salah GK mungkin menghukum kamu kan,siapa si namanya yang membuat anak bunda ini cemberut sampai rumah"Nasehat bunda pada Nadin dan ingin tahu siapa orangnya


"Namanya itu kalau enggk salah siapa ya" kata nadin. berpikir "oh ia, ERIK PRADIKA SANJAYA" katanya karna sudah ingat


Bunda yang terkejut mendengar nama Erik yang di sebut merasa senang dan senyum senyum sendiri


"Bunda kenapa si kok senyum senyum gitu,apa jangan jangan bunda GK dengerkan Nadin derita panjang lebar" kata Nadin memastikan


"Uda kamu mandi sana,nanti malam kita mau makan di luar,kamu harus ikut dan memakai pakaian yang bunda siapkan di Temari" kata bunda antusias


"Kenapa makan diluar di Bun kan dirumah aja bisa" kata Nadin malas "Pun harus pakai gaun lagi,males banget" kata Nadin malas


"Kita mau makan bareng sahabat ayah nak,jadi kita suru pakai pakaian yang sopan" kata bunda menasehati


" Yauda ia bunda,Nadin pakai nanti gaunnya" langsung menuju atas kamar Nadin


Hay gays segini dulu ya,aku mengucapkan trima kasi karna kalian sudah mau membaca ceritaku,semoga kalian yang membaca ceritaku menjadi orang sukses AMIN

__ADS_1


oh ya jangan lupa vote dan like nya ya biar aku semangat


__ADS_2