
ngos..ngos..
Terdengar suara nafas keduanya ngos-ngosan karena terus berlari dari preman itu dan sekarang sudah di dekat gang kecil. Preman itu juga tak jauh dari keduanya mereka juga ngos-ngosan seperti Nara dan Revan.
"udah.. Capek banget gue,ni nafas bisa putus kalau di paksain lari lagi" keluh Nara
" lagian kamu sih,gile aje nimpuk kepala orang pake kaleng kan jadinya susah sendiri" jawab Revan
" mana gue tahu tu kaleng pas sasaran,niat hati kan awalnya cuma iseng tendang tu kaleng" bela Nara
"tu mereka kayaknya juga capek.. Mending kita kompromi istirahat dulu deh nanti kalau udah gak capek baru kita lanjut lari" saran sari Revan dan si anggukin oleh Nara..
"heh,, kalian berhenti dong kita capek ngejar kalian" protes sang preman
"sama om,kita juga capek lari terus,, om sih ngejarnya kecepeten jadinya kan kita capek semua" gerutu Nara
"habisnya kalian berdua larinya juga kenceng jadi saya ngejarnya juga kenceng" kata preman satunya
"yaudah om mending kita istirahat dulu ya,saya gak kuat kalau di suruh lari terus bisa-bisa nafas saya putus di jalan" kata nara
__ADS_1
"ya sudah kita istirahat dulu saya juga capek nanti kalau capeknya sudah hilang kita lanjut lagi" kata preman botak itu dan di balas acungan jempol oleh Nara sedang kan Revan tak habis pikir dengan tingkah Nara dan si preman yang di luar nalar.
'buset dah nih cewek ajaib banget bisa nego kaya gitu sama si preman,padahal ceritanya kan ini si preman mau balas nara karena nimpuk kaleng lha ini mah udah kaya jadi cs aja,tadi aku yang dagdigdug mikir jika ngelawan nih preman eh ternyata ceritanya di luar nalar hahahaaaa,syukur deh bisa istirahat gak mikir lari terburu-buru' batin Revan
"kak kalau nanti kalau aku bilang lari kita lari ya,aku ada ide" kata Nara setengah berbisik ditelinga Revan
"Rencana apa Ra?" tanya Revan yang penasaran
"tuh,, rumah samping kakak kan punya anjing galak biasanya gak di tali anjingnya nanti kita mundur dikit biar gak kelihatan anjingnya dan anjingnya nanti aku timpuk krikil ini biar ngejar tu preman" kata Nara seperti mendapat ide yang brilian sedangkan revan hanya manggut-manggut. Setelah di rasa capeknya sudah berkurang Nara memberi kode kepada Revan.
"lari!!"
Guk..guk..guk**..
Nara berhasil dan ketiga preman itu di kejar anjing galak itu,tapi siapa sangka jika Revan yang sedang berjalan mundur menginjak ekor anjing jalanan dan alhasil keduanya juga di kejar anjing.
"anjir.. Sial bener nasib gua,niat hati biar lolos ini mah sama aja senjata makan tuan,lagian kak Revan kenapa harus injak tu ekor" batin Nara menggerutu
"apes-apes,,bukannya jalan romantis sama cewek cantik malah berujung kejar-kejaran sama preman dan anjing,mimpi apa gua semalam kok bernasib begini" batin Revan sambil terus berlari.
__ADS_1
Syut.. Brug..
"aduh..." kata Nara sambil mengelus pantat yang mencium lantai jalan. Karena sibuk lari mereka tidak memperhatikan jalan yang licin sehingga Nara terpeleset dan menyleding Revan yang ada di depannya alhasil mereka berdua jatuh semua dan baju mereka basah dan kotor terkena air yang menggenang dijalan itu.
"aduh.. Kenapa kamu nyleding kakak Ra,kamu kira kita sedang main sepak bola" gerutu Revan sambil mengelus pantatnya yang sakit.
"enak aja kalau ngomong.. Nara kan tidak sengaja salahin aja tuh jalannya kenapa harus licin jadinyakan Nara kepleset" kata Nara memberengut sebal.
Guk..guk..guk..
Suara anjing semakin mendekat,keduanya pun menoleh bersamaan ingin segera lari tapi badan rasanya sakit semua. Nara yang ingat di dalam tasnya ada Roti pun segera mengambilnya dan melempar roti itu ke arah samping,dan syukurnya si anjing memilih roti ketimbang mengejar Revan dan Nara. Revan segera berdiri dan membantu Nara.
"aduh baju kita kotor kaya gini nanti kalau kita di kira orang gila gimana?" kata Nara sambil tengak tengok melihat sekitar
"yaudah ayo kita cari butik terdekat buat ganti baju" kata Revan
"tu ada mall di pertigaan jalan itu" kata Nara berbinar
"khusus baju ada di lantai dua,,kamu mau kita jadi pusat perhatian dari awal masuk mall sampai atas? Kalau kamu mau aku sih ok aja" kata Revan santai sedangkan Nara berfikir.
__ADS_1
'ya juga ya,, kalau gue ke mall trus jadi pusat perhatian bukan cuma baju yang kotor kaya gembel tapi gue juga bareng cowok lagi nanti ki kira aneh-aneh trus kalau ada yang kenal gua apa lagi mak lampir itu bisa-bisa ancur reputasi gua,,yaudah deh ngikut saran kak Revan aja itu yang terbaik' batin Nara. Setelah Nara mengiyakan kemudian mereka mencari butik terdekat situ dan tak jauh dari sana ada butik langganan mama Nara,mereka segera kesana dan membeli baju ganti untuk keduanya,Revan segera membayar dan keduanya segera ke toilet untuk ganti baju.