Dijodohkan Dengan Musuh

Dijodohkan Dengan Musuh
Episode 17


__ADS_3

Hay gays jangan lupa like dan vote nya ya






Kami selesai makan dan membersikan dan mencuci piring yang habis kami gunakan


"Lo tadi kesini naik apa" tanya Nadin pada citra


"Gue di bonceng kak dewa katanya suru bareng aja,dan bunga sama Rangga ayang beb yang gak di tembak tembak"


"Lo ini,kalau ngomong suka bener 😭"


citra dan Nadin pun tertawa


"buli terus Buli,orangnya lagi belanja buli aja gak papa" amben bunga


"Alah gitu aja ngambek" Rayu Nadin


"Eh ngomong ngomong Lo suka ya sama kak dewa" tanya Nadin pada citra" soalnya kalian kemana mana itu selalu sama Mulu" dengan expresi penasaran


"gue gak tau,kalau gue si suka suka aja,tapi kalau dia gak tau gue,entah pun Uda punya cewek dia Tampa kita ketahui" jelas kecurigaan Nadin pada dewa dan citra


" kalau dia jomblo loh mau gak" kata Nadin penasaran


"Yamaulah,eh apa si,ya gue gak tau si,udalah lupain ceper beres beres biar cepat istirahat bareng mereka di depan" citra menyudahi pertanyaan Nadin karena dia gak mau terlalu berharanp kayak waktu dia suka sama erik


selesai bersi bersi kamipun gabung sama anak cowok di depan


"kita main apa ni biar seruh" kata bunga gabut


karenabsehabis makan kami gak ada ngelakukan apa apa,cuman duduk diam seperti mau ulangan semester


"Gimana kalau kita mau TOD gimana" usul Nadin


"oke deh gue gak masalah si"


"Yang lain gimana,mau ikut gak" dan di angguki oleh mereka


" oke aku ambil botol kosong nya dulu,tadi aku liat ada di meja makan" Nadin mengambil botolnya


Botol suda di putar dan berhenti tepat di depan Erik


"Trut or dere


"Trut" jawab Erik


"Apayah pertanyaan nya,oh ya,ada berapa banyak mantan kamu" tana Nadin


Rangga dan dewa tertawa atas pertanyaan Nadin


"Kenapa,gue apa salah ya" Nadin berkata lugu


"enggak si,Uda lanjut aja"


"gue gak perna pacaran,jangan kan pacaran Deket ama cewek aja gue gak perna,Sampek di bilang orang gue itu homo,puas lu,jadi jawaban gue gak punya mantan" jawab Erik sedetail detailnya karena karena gak mau di tanya tanya lagi

__ADS_1


"what HOMO" Nadin kaget dan dapet tatapan memangsa dari Erik


"Oke Rik,tenang ,jangan dibawa emosi kali,becanda sekaligus kaget gue" Kata Nadin minta maaf


oke lanjut


botol berhenti tepat di depan dewa,


"trut or dere"


"karna gue jantan gue pilih dere" dengan gaya sok jantannya


"tebak orang yang Lo sayang sekarang,kalau orangnya gak di sini sebutkan dimana dan tembak depan kita,kalau orangny disini tembak sekarang" tantangan dewa yang di berikan Nadin


dewa berkata"Gak bisa,orang nya gak disini"


jawaban dewa pun membuat harapan citra pun sirna,dan ia ingin cepat cepat segera pergi sebelum jawaban dewa tentang cewek yang disukainya


Belum sempat citra pergi dewa langsung menyambung perkataan nya


"Karna orangnya ada di hadapan gue bukan di samping gue"


seketika citrapun terhenti dan membalikkan badannya menghadap dewa


Dewa langsung mendatangi citra dan mengungkapkan perasaan nya itu


Gue suka samalo,gue sayang samalo,apa Lo mau jadi pacar gue,maaf gak romantis karna gue bukan orang yang suka merangkai kata kata,apa kamu terima


soarakan dari teman teman sekaligus sahabat nya itu pun terdengar di telinga citra


dengan semangatnya mereka mengucapkan"Terima,terima,terima,terima"


karna dukungan temannya itu citra menjawab " ya aku terima" sepontan tepuk tangan pun meriah seperti ada yang mensponsori mereka


" Enak ia yang Uda punya pacar ini awak ma apakah" kata bunga sedih


Mereka yang merasa pun langsung terdiam karena memang Rangga belum mengungkapkan perasaannya pada bunga


"Lah kan bebeb Uda punya abng ,kok Masi bilang gak punya pasangan" kata Rangga heran


"Tapi kan abng belum menyatakan perasaannya pada Eneng bang"


"Tapi yang abng ngungkapkan perasaan abng dari handphone pertama kali kita kenal Uda neng yang neng bilang ia aku terima"


Bunga mengulang memori pemikirannya itu, memikirkan kapan dia ngungkapi perasaan nya


"Oh my God,apa waktu gue lagi enak Drakor terus gue gak konsen kalau dia ngungkapi perasaannya terus dia bilang di terim enggak neng terus aku jawab ia diterim bng,terus aku berpikir diterima apa,langsung aku biarkan"


bunga yang sedang berpikir tidak mendengar panggilan temannya itu


"Heh bunga tu kenapa" kata Nadin


"Ia tau ni anak,memang dia Uda ngucapin belom" kata citra geram


"hehehehe,Uda waktu gue nonton Drakor,terus dia bilang diterima enggak terus gue bilang di terima,tapi gue gak tau gue Nerima apaan" mengucapkan dengan polosny


"Ya ternyata salah di elo,kampret Lo" kata citra emosi


"jangan banyak emosi sayang,nanti cepet tua"


ucapan Rangga langsung mendapatkan cibiran

__ADS_1


"baru la 15 menit pacaran Uda sayang sayangan aja Lo" cibir Erik


"Suka gue la,mulut mulut gue kok"dengan gaya yang gak terima


"Citra ama dewa,bunga Ama Rangga,gue jomblo huaaaa" langsung di tipuk sama citra


"Jomblo dari Hongkong Lo,Minggu depan Lo Uda nikahan kita aja baru mulai Lo Uda mau buat anak" kata bunga yang ikut sewot


"Enak lambe ngomong buat anak,nikah aja belum,itu pun kalau bertahan" kata Nadin pelan


di tengah tenga keasikan mereka sumua berbicara ternyata waktulah yang memisakan Mereka karna sudah sore mereka berpamitan pulang


#skip#


Hari demi hari di lalui kedua nya,tak terasa mereka akan menikah besok


Nadin Uda di antarkan pualng Erik lebih dahulu karna sebelum hari H kami di pisah dulu baru besok bisa ketemu setiap hari


"Kalian untuk sehari ini di pisah dulu ya,besok waktu hari H akan bersatu lagi,bahkan Uda bisa wik wik" goda mama Erik yang sebentar lagi akan jadi mama ku juga


"Ia tante,bawa pulang aja anak nya,pening saya Tante di buat anak Tante yang super manja" kata Nadin mengusir


"Hahaha kamu ada aja Nadin,kamu sudah bisa merubah anak Tante,yauda Tante pamit pulang dulu ya,salam buat bunda kamu ya Tante gak pamit karna Tante Uda buru buru buat persiapan kalian


"ia Tante gak papa" jawab Nadin sopan


"Jangan kangen lo ya,karna gak ada yang meluk Lo kalau mau tidur" goda Erik pada calon istrinya itu "Cup" Erik mencium kening Nadin sekolas langsung pergi menghampiri orang tuanya


"Aaaaaaaaaaaa Erik Lo itu rese banget tau gak,siapa yang kangen sama Lo," jerit Nadia atas kepergian mobil Erik dari hadapan nya


bunda yang melihat Nadin pun berlari menghampirinya


"Kenapa pipi anak bunda ini merah,diapain kamu nak sama mantu bunda itu" goda bunda Nadin


Ah bunda mah sama aja aku mau cari kak Kevin aja deh,males Nadin sama bunda resenya sama sama Erik


Nadin mencari kaka nya di kamar kakak nya tapi tidak menemukannya,ia mencari di semua kamar tetapi tidak ada


"Kemana si kak Kevin gak tau akau kangen apa ya,apa di kamar ku ya kak Kevin" sambil berlari menuju kamar Nadin


"Kan betul di kamar ku,kak Kevin aku kangen" langsung berlari minta gendong pada kakak nya


"aku mencari kakak dri tadi eh ternyata disini"ucap Nadin yang masi di gendong kakak nya


"kak turuni Nadin kak,Nadin berat"


"Enggak kok adik kakak gak berat sama sekali,kakak ingin gini dulu,karna selama kamu tinggal sama Erik KK selalu kesepian gak ada kamu,kakak selalu tidur di kamar kamu,jadi kakak mau gini dulu,rasa rindu kakak belum hilang sama sekalih" mengatakan dengan perkataan sedih


"Kak,aku kangen juga sama kakak,kakak kenapa waktu aku oinda ke apartemen kakak gak ikut" perotes Nadin


"kakak belum siap jauh dari kamu dek,kakak tidur sekamar sama kamu,boleh gak" kata Kevin yang takut adiknya marah


"Ya boleh dong,kalau gitu gendong aku Sampek tempat tidur abis itu kita tidur siang" kata Nadin yang gak mau liat kakak nya sedih


Kevin yang menggendong Nadin sampai tempat tidur,dan iabtidur bersama dengan kakak nya,Nadin dan Kevin bukan kali ini aja tidur se kamar mereka juga sering melakukannya dan orang tuanya mengizinkan ,jadi tidak ada yang di khawatirkan




__ADS_1



Hay gays segini duluya,jangan lupa like dan vote nya karna dukungan kalian yang berharga buat ku


__ADS_2