
Jangan lupa di vote dan like ya.
Erik langsung meninggalkan mereka.
"Kak Erik kenapa gitu si kak. Kayak enggak suka sama gue sama sekali. Cuman masalah tadi pagi dia gitu banget sama gue." Tanya Nadin penasaran.
"Walaupun dia itu bersikap dingin. Tetapi hati dia itu baik kok. Mungkin karena kamu belum mengenal nya aja. Emang kalian punya masalah apa sih." Jawab Dewa sambil senyum ke arah Nadin sekaligus bertanya.
"Siapa juga yang mau kenal dengan nya kak. Bisa tua mendadak gue kak, karena enggak pernah senyum. Hanya gara-gara tadi pagi itu enggak sengaja jalan enggak lihat Kak Erik. Jadi Adin tabrak deh, ya jatuh memang sih kotor bajunya sedikit tapi Nadin udah minta maaf eh dia marah-marah." Nadin menjawab dengan malas sambil menjelaskan kepada Dewa.
"Sabar aja, nanti juga kamu tahu."
"Ia deh" Jawabnya singkat.
"Yauda kamu lanjut beresin ya kakak Kak mau keluar,dan hati hati bersikannya awas terpleset lagi." Sambil memberikan perhatian. "Kalau ada cowok yang kurang ajar kamu lari keluar, enggak usah diberesin nanti kakak tanggung jawab.
"Ia kak."
Setelah Dewa keluar Nadin merasa dihatinya tumbuh beribu ribu bunga yang segar.
"Ternyata kak Dewa itu baik ya, bukan kayak kak Erik tiap dateng mukak nya kayak rawa rawa butek,gak capek apa mukak nya di tekuk Mulu, tapi tadi Kak Erik nyamperi gue ada apa ya, mungkin dia itu mau ngasih tugas lagi sama gue tapi karena ada kak dewa dan melihat tadi gue jatuh nggak jadi deh, ah udahlah lanjut lagi ngapain mikirkan rawa rawa butek." Ia melanjutkan pekerjaannya.
Nadin membersikan toilet itu sampai bersi, dia langsung keluar dari toilet dan membersikan diri.
"Aku uda selesai, tapi yang lain kemana ya." Sambil mencari keberadaan sahabat nya. Apa jangan-jangan gue ditinggal." Nadin berjalan memutari kamar mandi. "Oh itu mereka." Langngsung nyamperin kedua sahabat nya.
"Uda, tinggal membereskan peralatan ini aja. kalau udah siap."Tanya Citra yang masi membereskan peralatan.
"Udah kan kamar mandi cowok itu kecil jadi gue bisa sendiri." Jawabnya.
"Tadi kayaknya kak Erik itu ke kamar mandi yang lo bersihin ya, apa kak Erik ngasih tugas lagi buat lo." Tanya Citra yang melihat Erik masuk kamar mandi yang Nadin bersihkan.
Nadin bingung harus ngomong apa, apa Nadin harus ngomong kalau tadi dia jatuh di tolong kak dewa, terus kak Erik masuk marah-marah langsung pergi.
"Din kok diam aja gue nanya nih." Memecahkan lamunan Nadin.
"Eh enggak," Jawab Nadin yang gugup "Tadi K
__ADS_1
kak Erik itu masuk kamar mandi dia cuma mau bilang kalau sudah bersih suruh nyamper kak Erik." Jawabnya menghilangkan rasa gugup.
Citra dan bunga tidak curiga atas perkataan Nadin.
"Udayuk kita samperin kak Erik. Gua uda laperni." Rengek bunga sambil memegang perut.
"Lo uda laper lagi, buset da, itu lambung muat brapa kilo uda laper aja." Ejek Nadin.
"Ih lambung aku itu kecil, cuman bercabang didalam jadi cepet laper." Jawabnya dengan santai.
"Hebat banget ya ada dua lambung, lambung siapa yang satunya lo ambil, lambung kerbau ya makanya muat nya banyak." Ledek Citra ke Bunga.
"Udahlah ayo cepat, jangan bahas lambung ku, kalau kalian gak mau aku duluan by." Bunga langsung meninggalkan sahabat nya yang dari tadi ngeledek nya.
"Ngambek tu anak orang, samperin layok." Sambil gandeng tangan Nadin.
Mereka berjalan di kantin, karena hari ini pertama mereka sekolah jadi enggak belajar.
"Mana tu anak kok enggak ada di kantin ya, apa jangan jangan dia di begal di jalan." Tanya Nadin curiga.
"Mana ada begal di sekolah ngaco aja lo, yang ada itu dia di paling pojok sendirian dengan banyak pesanan yang di pesan dia." Citra menunjuk ke bangku paling pojok memang ada Bunga disana.
"Uda kita pesan dulu baru samperin dia."
Citra dan Bunga memesan makanan dan baru nyamperin si Bunga yang lahab dengan makanannya.
"Pesankan aku sekalian,aku mau nasi goreng"Kata Nadin.
"Oke, Mang aku bakso sama nasi goreng ya Mang. minum nya es kosong aja dua"
"Oke siap neng." Kata mang Dadang.
Nadin dan Citra nyamperin Bunga yang dari tadi masik asik dengan makanannya.
"Banyak banget makanan lo kayak orang kerja kuli bangunan lo makan nya.'' Citra.
"Ia,cowok yang ngeliat lo makan yang awalnya suka jadi enggak suka sama lo yang makanya gini." Ucap Nadin yang gelik liat porsi makan sahabat nya.
__ADS_1
"Ya ia lah siapa jugak yang mau sama dia,takut di kuras dompet nya karna porsi makan nya." Citra pun ikut meledeknya.
"Buli terus buli." Kata bunga yang marah liat sahabat nya ngeledek nya terus.
Lama kami bercerita mang Dadang nganter pesanan yang kami pesan.
"Neng ini pesanan nya." Mang Dadang meletak kan makanan nya di meja.
Asik mereka makan ternyata ada geng Erik yang uda sampai kantin.
"Ga pesan makanan ya, sekalian gua sama Erik jugak." Dewa memberikan uang kepada Rangga.
"Kok gua lu aja la. Kayak pelayan gua Lo suru mesan makanan." Ucap Rangga nolak.
"Yakin enggak mau, tadi si niatnya mau gua traktir tapi Lo nolak, gua seruh orang aja lah." Imingan yang di berikan dewa kepada Rangga.
Karna denger kata kata traktir Rangga pun bersemangat." Eh iya iya gua aja yang mesen, lumayan biar uang jajan enggak berkurang." Langsung merampas uang yang di pegan Dewa.
"Soal traktir aja cepet lo, kalau disuru neraktiri gantian enggak mau lo." Sambil geleng geleng Liat temennya.
"Udalah kalian mau pesan apa." Tanya Rangga.
"Gua es tea sama migoreng aja." Jawab Erik.
"Gua bakso sama air puti aja." Kata dewa kepada rangga.
"Oke ditunggu lesanan nya." Kata Rangga menitukan gaya cirihas pelayan.
"Kita mau duduk mana ni,disini penuh semua." Sambil melihat apa kak ada bangku yang kosong. Ternyata bangku yang di tempat Nadin dan temannya masih muat untuk 4/5 orang Lagi." Kita makan di situ aja, disini uda penu semua." Sambil nunjuk kearah bangku Nadin.
Erik melihat bangku yang di tunjuk Dewa yang ternyata ada Nadin dan temannya. "Alah bilang aja lo sukak sama Nadin makanya mau duduk disitu." Ucap Erik menyinggung kejadian di kamar mandi.
"Siapa yang suka sama Nadin,coba lo liat apa ada bangku yang kosong lagi." Ucap Dewa kepada Rangga.
"Yauda lah terserah lu aja." Ucap Erik karena memang enggak ada bangku yang kosong lagi.
"Hay apa kami boleh gabung disini."
__ADS_1
Hay gays kalau kalian suka dengan cerita ku tolong di vote dan like ny ya agar aku semangat bikin nya oke.