Dikejar Cinta ABG Tengil

Dikejar Cinta ABG Tengil
Kesal


__ADS_3

Keysha di tarik oleh Daniel menuju ke arah parkiran.


Dengan telaten Daniel memakaikan helm sambil merapikan rambut Keysha. Perlakuan Daniel yang manis membuat cewek-cewek yang berada di parkiran ikut meleleh di buatnya, sedangkan Keysha diam mematung mendapatkan perhatian tersebut.


Pikiran Keysha berkelana jauh....


Keysha masih belum percaya semua ini, dia masih heran kenapa hidupnya muncul bocah tengil seperti Daniel, berbagai cara Keysha lakukan untuk mengusir lelaki di depannya tetapi kali ini Keysha di buat tak berkutik menghadapi bocah remaja ini, seakan Daniel memiliki seribu cara untuk melawannya.


Tidak pernah sekalipun Keysha berfikir untuk memiliki kekasih seorang bocah apalagi berfikir untuk menikah dengan bocah tengil seperti Daniel.


Keysha menghela nafas panjang.


"Mbak mikirin apa?" tanya Daniel yang sedari tadi memperhatikan wanita cantik itu.


"Mikir kenapa aku bisa berurusan dengan bocah tengil seperti kamu," ceplos Keysha membuat Daniel mendelik.


Dengan cepat Keysha menutup mulutnya karena kelepasan berbicara.


"Eh helm sudah ya, ayo jalan," Keysha meraba helm yang ada di kepalanya dan dengan cepat menyuruh Daniel untuk menaiki motornya.


Meskipun kesal tetapi Daniel menuruti permintaan Keysha.


'Ku buat mbak Keysha bertekuk lutut tengelam dalam cinta seorang Daniel,'batin Daniel penuh tekad.


"Ayo pegangan," perintah Daniel.


Meskipun malas tetapi mau tidak mau Keysha menurut, Keysha tidak ingin kejadian tadi pagi terulang lagi.


Perjalanan terasa padat karena waktu sudah menunjukkan pukul tiga sore.


"Mbak diam saja, kenapa?" tanya Daniel.


"Tidak apa-apa, cuma takut kalau Ayah pulang pasti aku di marahin karena baru pulang," kata Keysha teringat watak keras sang Ayah.


"Waduh," ceplos Daniel yang baru teringat kalau dia belum membelikan oleh-oleh untuk calon Ayah mertuanya. Bisa-bisa restu untuk mendekati anaknya semakin di persulit.


"Kenapa?" tanya Keysha penasaran.


"Mbak jangan panggil kamu, panggil sayang ya," pinta Daniel pada Keysha tetapi Keysha hanya diam enggan menjawab.


"Panggil beb aja atau honey," saran Daniel pada Keysha.


Keysha membayangkan semua panggilan itu untuk Daniel membuat Keysha bergidik ngeri akan panggilan itu seperti ABG alay.


Keysha diam memikirkan apa kata teman-teman dia nanti saat tahu Keysha berpacaran dengan ABG, apalagi panggilan yang di sebutkan Daniel pasti akan membuat dia jadi bahan candaan temannya nanti.


Sungguh memikirkan saja Keysha sudah takut.


"Mbak mikirin apa sih, diam dari tadi. Pasti mbak sedang memikirkan panggilan yang cocok untukku ya, ah ternyata Mbak cantik romantis juga," kata Daniel membuat Keysha memukul helm Daniel.


"Sakit mbak nanti kena pasal kdrt loh," kata Daniel.


"Jangan bicara terus, fokus saja lihat jalan biar aman dan cepat sampai tujuan," omel Keysha karena kesal mendengar ucapan Daniel yang semakin asal.


"Mbak makanan kesukaan Om apa ya?" tanya Daniel.

__ADS_1


"Ayah sih suka sate kambing," jawab Keysha memikirkan kesuksesan Ayahnya.


Mendengar ucapan Keysha dengan cepat Daniel berfikir mencari tempat penjual sate kambing yang terdekat. Daniel tersenyum senang di balik helm nya, ternyata nasib baik berpihak padanya karena di sekitar jalan ini ada penjual sate yang terkenal karena rasanya yang enak.


Daniel membelokkan motornya menuju gang kecil, Daniel sengaja mencari jalan tikus untuk sampai lebih cepat.


"Kenapa lewat gang kecil-kecil sih, ini bukan arah jalan pulang," tanya Keysha merasa takut .


"Kamu jangan macam-macam ya, aku bisa taekwondo loh," ancam Keysha merasa ketakutan kalau Daniel berbuat macam-macam seperti yang sering dia baca di media online.


"Ah Mbak cantik keseringan nonton berita kriminal kan jadinya berfikiran negatif terus, memang ada ya penculik yang tampan sepertiku," protes Daniel karena Keysha berfikir jelek tentang dia.


"Ya kan kita harus waspada, Kenapa juga kamu bawa aku muter-muter dari gang satu ke gang yang lain," jawab Keysha.


"Cari sate buat calon mertua," ceplos Daniel.


"Ha siapa mertua kamu?" tanya Keysha belum konek.


"Mbak gemes banget sih, jadi mau cium nih," kata Daniel melihat muka Keysha yang terlihat lucu dari spion motor.


Plakkk


"Aduh sakit sayang," protes Daniel kesakitan karena punggung dia di pukul Keysha.


"Enak saja mau nyosor, halalin dulu," ceplos Keysha tanpa memikirkan kata-kata yang keluar dari mulutnya bisa membuat Daniel tersenyum.


"Oh jadi mbak cantik kasih kode aku nih," tanya Daniel merasa senang.


"Kode apaan?" tanya Keysha yang masih belum nyambung.


'Kenapa nih mulut lemes sih kalau dekat nih bocah,'batin Keysha menangis.


Ha....


Keysha kaget mendengar perkataan Daniel.


"Mana ada, aku tadi tidak bilang begitu," elak Keysha yang merutuki kebodohannya sehingga membuat bocah tengil di depannya senang luar biasa.


"Sekolah yang rajin." Keysha mencoba mengalihkan topik pembicaraan karena dia belum siap menikah dengan bocah di depannya ini.


"Iya mbak,"


"Eh pelan-pelan, tuh penjual satenya sudah kelihatan," tunjuk Keysha pada penjualan sate.


Daniel pun menghentikan motornya tepat di depan penjual sate. Daniel dan Keysha turun dari motor menghampiri penjual sate yang antriannya membuat Keysha geleng-geleng.


"Yakin kita mau nunggu antrian?" bisik Keysha pada Daniel.


"Iya mbak, wajar kalau rame karena sate ini enak mantap pokoknya pasti Ayah mertua minta nambah lagi," kata Daniel meyakinkan Keysha.


"Tapi tuh lihat antriannya panjang seperti antri sembako," kata Keysha di selingi candaan.


"Tenang saja mbak," jawab Daniel tersenyum penuh arti.


"Mbak tunggu di sini sebentar ya, duduk manis sambil bayangkan wajah tampan calon imammu ini," kata Daniel meninggalkan Keysha yang terlihat kesal.

__ADS_1


"Tuh bocah narsisnya minta ampun," grutu Keysha sambil mendudukkan diri di bangku panjang.


"Itu adiknya ya mbak?" tanya seorang pemuda seumuran Keysha.


"Ha...." Keysha kaget mendengar pertanyaan dari pemuda itu, akhirnya Keysha mengangguk dengan kikuk karena tidak mungkin dia mengatakan sebenarnya kalau Daniel adalah pacarnya.


"Oh aku kira kekasihnya tetapi maaf ya mbak," kaya orang itu merasa tidak enak.


"Dia adik saya,"Bohong Keysha.


'Haha adik baru bertemu saat dewasa,' batin Keysha tertawa lucu.


"Kenalin namaku Arya," kata pemuda tampan di depan Keysha sambil menyodorkan tangannya untuk menjabat tangan Keysha.


Merasa ragu dan takut Keysha celingak-celinguk mencari keberadaan daniel tetapi Keysha tidak melihatnya.


"Keysha," jawab Keysha menjabat tangan Arya dengan senyum ramahnya.


Keysha memegang lehernya karena tiba-tiba merinding.


'Aduh kenapa merinding ya, apa tempat ini berhantu,' batin Keysha.


Tanpa Keysha dari tadi ada seseorang yang memperhatikan dengan tatapan membunuh.


Keysha berbicara dan bercanda dengan Arya terlihat begitu akrab tanpa di duga Daniel menarik tangan Keysha membuat Keysha kaget.


Eh


"Ayo pulang," ajak Daniel tanpa melihat ke arah Keysha.


"Arya aku pamit dulu ya," kata Keysha di angguki Arya.


"Jangan lupa hubungi aku ya," kaya Arya membuat Daniel mendelik sebal.


Arya masih tersenyum melambaikan tangan ke arah Keysha.


Keysha tidak menjawab ucapan Arya karena tangan Keysha di tarik Daniel meninggalkan tempat itu menuju motornya.


Daniel memakaikan helm tanpa melihat Keysha, Daniel pun menyerahkan bungkusan sate pada keysha lalu menaiki motornya.


Dalam perjalanan Daniel diam membisu tanpa membuka mulutnya.


Keysha menarik jaket Daniel.


"Tumben diam," tanya Keysha tetapi tidak mendapatkan respon.


"Kamu marah?"


"Baru kenal sudah akrab di kasih nomor juga, sedangkan dengan aku," sindir Daniel membuat Keysha gelagapan seperti ketahuan selingkuh.


"Pokoknya besok aku mau lamar mbak cantik, biar tidak ada yang melirik mbak cantik lagi," ucap Daniel menggebu-gebu.


Keysha di buat semakin binggung harus berkata apa, sepanjang perjalanan tidak ada pembicaraan lagi.


Bersambung......

__ADS_1


__ADS_2