Dikejar Cinta ABG Tengil

Dikejar Cinta ABG Tengil
Ungkapan Cinta


__ADS_3

Rico meronta-ronta karena anak buah Daniel sudah memegangi Rico, ya Rico mencoba menyusul Keysha dan Daniel.


" Keysha.... Keysha," teriaknya tetapi Keysha tak menoleh ke arah Rico membuat Rico sakit hati.


Rico tak rela melihat Keysha pergi meninggalkan dia, terbesit dalam pikirannya untuk kabur dari sana.


"Keysha..... Keysha... Keysha... Jangan pergi tinggalkan aku Keysha, aku sangat mencintaimu," Teriak Rico tanpa henti memanggil Keysha.


Keysha maupun Daniel juga mendengar ucapan Rico itu tetapi Daniel semakin merapatkan pelukannya.


Keysha pun tak tega melihat kondisi Rico, tetapi Keysha tak bisa memaafkan kesalahan Rico. Keysha tak menyangka Rico ternyata senekat ini.


"Ayo sayang," ajak Daniel saat melihat Keysha berhenti sejenak.


Keysha pun memandang ke arah Daniel, dengan patuh dia mengikuti langkah Daniel.


Bugggg ..... Bugh.... Aaahhh


Rico melayangkan tendangan kakinya ke arah perut anak buah daniel yang lengah, melihat salah satu temannya berteriak dan tersungkur mereka pun mengepung Rico.


"Cuiih kalian beraninya keroyokan," umpat Rico sambil meludah di lantai.


Yudha yang mendengar itu pun ikut geram.


"Kamu mau kita duel satu lawan satu, boleh aku siap melayani mu," ucap Yudha tersenyum miring.


Sedangkan para sahabatnya yang mendengar itu pun merasa kasihan, tetapi bukan kepada Yudha melainkan Rico karena mereka tahu seperti apa Yudha kalau sudah berkelahi.


"Hei bocah ingusan jangan sombong," teriak Rico tak terima di anggap remeh oleh bocah di depannya.


Bugh bugh.... Tendang bahkan pukulan Yudha layangkan membabi buta ke arah Rico.


Rico benar-benar kuwalahan menghindari serangan Yudha.


Yudha tersenyum miring. "Masih sanggup lawan gue," ucap Yudha meremehkan Rico.


"Diam kau anak kecil," teriak Rico dengan tatapan penuh ke marahan.


"Kreeeekkkk..... Yudha memplintir tangan Rico ke belakang membuat Rico kesakitan.


"Aaaaahhhhh......" Teriak Rico.


Semua orang yang ada di sana cuma melihat keduanya, tanpa ada yang berani membantu Yudha sesuai keinginan sang bos.


Rico tersungkur di lantai, sudut bibirnya berdarah dan jangan tanyakan kondisi saat ini. Baju putih yang di pakainya nampak kusut di penuhi dengan darah.

__ADS_1


'Keysha kenapa kamu tega pergi meninggalkan aku, apa kurangnya aku dengan bocah ingusan seperti itu,' batin Rico sebelum akhirnya dia pingsan tak sadarkan diri.


Yudha meninggalkan Rico dengan tersenyum sinis.


"Ha ha ha ha, Yudha sang penghancur di lawan. Om itu tidak ada apa-apa nya sama Yudha, sok lawan Yudha. Ckckck kasihan banget," ejek Bimo kepada Rico yang sudah terbaring lemah di lantai.


Setelah itu dia ikut menyusul Yudha dan Jefri yang sudah berada di luar rumah.


Anak buah Daniel dengan cepat melumpuhkan Rico. Mereka mengikat tangan Rico dan membawanya ke tempat yang Daniel perintahkan.


*****


Di mobil Daniel.....


Daniel dan Keysha berada di dalam mobil, di dalam mobil hanya ada tiga orang tak lain adalah Daniel, Keysha dan seorang supir.


Untung saja ada pembatas antara supir dan penumpang sehingga mereka berdua tak canggung berbicara.


"Sayang kamu cantik banget sih, aku suka saat kamu panggil aku sayang," ucap Daniel memeluk lengan Keysha.


Keysha diam tersipu malu, Keysha mengucapkan kata itu secara refleks karena begitu ingin bertemu dengan Keysha.


"Kamu tuh imut banget sih kalau lagi tersipu gini, jadi pengen gigit kamu," tak henti-hentinya Daniel mengutarakan isi hatinya.


Ya Daniel sudah bucin ke pada mbak cantiknya, sejak pertemuan pertamanya sampai saat ini rasa itupun masih setia di hatinya.


'Nasib jadi jomblo, telingaku bisa tuli mendengar gombalan receh tuan muda,' batin supir meronta-ronta.


Di usia yang sudah tiga puluh tahun sang supir masih jomblo, tiap kali mau menikah selalu gagal karena calon nya selingkuh.


Daniel menyandarkan kepalanya di bahu sang kekasih nya. Daniel menerawang jauh tentang kejadian saat ini.


"Untung aku datang tepat waktu, aku tak bisa bayangkan kalau kamu menikah dengan orang lain. Aku tak sanggup melihat nya, aku sangat mencintai mbak Keysha," lirih Daniel.


Keysha baru kali ini melihat Daniel yang marah dan rapuh. Keysha ingin melihat Daniel yang dulu tersenyum manis tanpa beban dengan rayuan mautnya.


"Saat kedua pelayan itu membantuku merias, aku sangat sedih hatiku tak rela kalau harus menikah dengan pak Rico, yang ku fikiran adalah aku ingin kamu yang berada di sampingku bukannya pak Rico," jawab Keysha mengutarakan isi hatinya saat ini tak terasa air matanya menetes.


Daniel yang melihat itu pun menghapus air mata di pipi sang pujaan hati nya.


"Aku berusaha mencari mu, aku bagaikan orang gila yang tanpa henti melacak keberadaannya, untung saja aku mempunyai para sahabat yang setia membantuku. Aku tak sanggup kehilangan mu," kata Daniel.


"Aku juga tak sanggup kehilangan mu, aku mencintaimu," Jawab lirih Keysha dengan suara kecilnya.


Deg .....

__ADS_1


Deg ....


Daniel tak percaya apa yang dia dengar. Daniel memastikan lagi dengan bertanya kepada Keysha.


"Jadi kamu sudah sepenuhnya mencintaiku?" tanya Daniel masih tak percaya.


Keysha mengangguk sebagai tanda setuju, karena Keysha masih malu mengungkapkan perasaannya, tetapi setelah kejadian itu Keysha pun menyadari dirinya juga telah mencintai Daniel dari dalam lubuk hatinya.


"Sayang katakan kalau kamu benar-benar mencintaiku," pinta Daniel dengan wajah berbinar.


"Aku mencintaimu," lirih Keysha setelah itu dia menutupi wajahnya dengan kedua tangannya karena malu.


Hari ini Daniel benar-benar bahagia bisa bertemu dengan Keysha dan mendengar ucapan cinta yang keluar dari mulut Keysha.


Daniel menatap mata Keysha mencari kejujuran di mata indah itu, yang Daniel temukan hanyalah tatapan cinta nan tulus.


"Terimakasih sayang," ucap Daniel langsung memeluk Keysha dengan erat.


"I Love you mbak," bisik Daniel di telinga Keysha.


"I Love you too brondong tengil ku," jawab Keysha.


Keduanya pun tertawa bersama.


"Besok kita menikah ya mbak," ceplos Daniel membuat Keysha menganga tak percaya.


"Tetapi...." Belum sempat Keysha berbicara, Daniel menaruh telunjuknya di mulut Keysha.


"Aku tak sanggup harus kehilangan mu lagi untuk ke dua kalinya," lirih Daniel.


Keduanya kembali berpelukan.


'Nasib jadi supir jomblo,' batin sang supir.


Inilah akhir perjuangan Daniel dalam meluluhkan hati sang pujaannya, cinta yang tulus tanpa memandang usia.


Daniel maupun Keysha berharap keduanya akan bersatu tanpa ada rintangan yang menghalangi.


Umur tak menjadikan patokan untuk kedewasaan seseorang, jangan pernah memandang sesuatu dari sampul nya tetapi lihatlah isi di dalam nya.


Cinta datang tanpa pernah kita sadari, cinta tumbuh tanpa kita sirami ataupun inginkan dan berlabuh di mana pun tanpa kita ketahui. Tetapi yang pasti cinta itu membuat hari kita berwarna.


Bersambung......


Kuy jangan lupa like komen rate, hari ini 3 bab ya.

__ADS_1


Terimakasih...


__ADS_2