Dikejar Cinta ABG Tengil

Dikejar Cinta ABG Tengil
Misi penyelamatan


__ADS_3

"Ya sudah kalian cicipi makanan ini," perintah Keysha tegas.


Kedua pelayan itu pun mulai mengambil piring dan memindahkan sedikit makanan yang ada di piring Keysha, keduanya menyuapkan makanan itu ke dalam mulutnya tanpa ragu.


Keysha memperhatikan ekspresi mereka berdua, setelah beberapa menit mereka berdua tampak baik-baik saja.


"Sudah non, kita berdua baik-baik saja kan jadi non percayakan kita tidak menaruh racun maupun apapun di dalam makanan itu," ucap pelayan itu meyakinkan Keysha.


Keysha pun memakan makanannya, sedangkan kedua pelayan itu pun meninggalkan Keysha sendiri.


Tak berselang lama pelayanan itu pun datang lagi untuk mengambil piring bekas makan tadi pagi.


"Non setelah ini silahkan non Keysha mandi, ini baju ganti buat non," ucap pelayan itu dengan sopan menunjukkan kebaya cantik berwarna putih.


"Hei apa maksudnya ini, kenapa kalian membawakan aku kebaya," tanyanya dengan penasaran.


"Maaf non saya cuma di suruh membawa kebaya ini untuk non pakai, permisi," ucap pelayan itu meninggalkan Keysha sendirian.


Tap tap tap tap.... Bunyi langkah kaki mendekati pintu kamar Keysha.


Muncullah sosok yang begitu familiar di mata Keysha.


"Pak Rico," ucap Keysha karena kaget bisa bertemu dengan atasannya di tempat ini.


"Halo sayang," sapa Rico penuh percaya diri.


Keysha pun berfikir dan menarik kesimpulan kalau dalang semua ini adalah Rico.


" Apa maksud semua ini," tanya Keysha memandang ke arah Rico penuh tanda tanya.


"Cepat kamu pakai kebaya ini sayang, karena sebentar lagi kita akan menikah," ucapan Rico membuat Keysha terbelalak kaget.

__ADS_1


"Apa!" ucap Keysha spontan dengan nada tak percaya.


"Ha ha ha pasti pak Rico sedang ngeprank aku kan, mana nih kameranya," ucap Keysha clingak-clinguk mencari kamera.


"Ini semua nyata sayang, sebentar lagi kita akan menikah. Persiapkan dirimu secantik mungkin, karena hari ini adalah hari pernikahan kita. Tenang saja aku juga sudah menjemput kedua orang tua mu sayang, jangan berbuat macam-macam," ucap Rico penuh penekanan.


Setelah mengucapkan kata itu Rico pun pergi meninggalkan kamar Keysha.


Keysha terduduk di lantai tidak percaya dengan semua ini.


Tiba-tiba pikirannya tertuju kepada Daniel.


"Entah kenapa aku ingin bertemu dengan bocah tengil itu, tiba-tiba aku merasa kangen dengan bocah itu, aku juga begitu berat menikah dengan pak Rico. Ternyata inilah yang membuatku selalu tak nyaman berada di dekat pak Rico, sosok pak Rico penuh dengan misteri," guman Keysha dengan suara kecil.


Tok tok tok.... Ketukan pintu membuat Keysha tersadar dari lamunannya.


Keysha mencoba berdiri dan melihat pelayan itu sudah berdiri di depannya.


"Non ayo silahkan bersiap karena sebentar lagi non akan menikah," ucap pelayan itu menunduk.


Dua puluh menit kemudian....


Keysha duduk di depan cermin, pelayanan itu memoles wajah cantik Keysha.


"Wah non Keysha cantik sekali," puji kedua pelayan itu.


Keysha diam tak menangapi ocehan keduanya, dirinya sibuk dengan lamunannya sendiri.


Keysha nampak cantik dengan kebaya itu tak lupa riasan wajah nya terlihat begitu cantik meskipun sederhana tetapi tak mengurangi aura kecantikan Keysha.


Wajah Keysha nampak murung tak bersemangat.

__ADS_1


"Non tersenyum lah hari ini adalah hari pernikahan non Keysha," pinta salah satu pelayan itu.


"Tetapi ini bukan pernikahan yang ku impikan," lirih Keysha.


Entahlah, Keysha tiba-tiba mengharapkan Daniel sebagai pengantinnya. Keysha begitu membenci Daniel karena dia sering menganggu Keysha tetapi hari ini Keysha begitu mengharapkan kehadiran Daniel di sini.


Atau Keysha sudah benar-benar jatuh hati kepada bocah tengil itu.


****


Di sisi lain.....


Daniel sudah bersiap bersama teman-teman nya.


Mereka memandang kearah rumah berlantai dua di depan mereka dari kejauhan.


"Bos semua sudah siap," kata Bimo kepada Daniel.


"Kenapa di sana terlihat orang berlalu lalang seperti membawa dekorasi pernikahan," celetuk Yudha membuat Daniel melotot padanya.


Brak.... Tendangan Daniel mendarat tepat di kursi kayu membuat semua yang ada di sana bergidik ngeri.


Sedangkan Jefri memberi kode kepada Yudha untuk tutup mulut tak membuat suasana hati Daniel semakin panas.


"Cepat kalian menyebar kepung tempat itu dan lumpuhkan semua penjaga di sekitar rumah itu," titah Daniel penuh emosi.


Daniel sungguh tak rela kalau kekasih hatinya menikah dengan orang lain.


"Bos ternyata kedua orang tua Keysha juga di tangkap di sana bos, saya tadi tak sengaja melihat keduanya di kurung di dalam kamar," ucap salah satu anak buahnya melalui sambungan telepon.


"Kalian cepat amankan kedua orang tua itu, ingat jangan sampai menimbulkan kecurigaan," perintah Daniel.

__ADS_1


Bersambung.....


Jangan lupa like, komen ya biar semangat untuk melanjutkan cerita Daniel dan Keysha.


__ADS_2