
Setelah kepergian Daniel maupun Keysha.
"Mbak temani aku jalan yuk," pinta Yudha.
"Aku lagi malas.." jawab Rea, wajahnya sedikit mendung. Siapa yang tidak akan sedih bila kekasih yang di cintai nya tega menduakan apalagi hubungan mereka sudah berlanjut ke tahap yang lebih serius yaitu tunangan.
"Ayolah mbak, tempatnya asyik buat lupain mantan, apalagi mantan seperti dia itu tempatnya di tempat sampah," kata Yudha sedikit keras melirik ke arah mantan Rea itu berdiri.
Sedangkan mantan tunangan Rea itu pun mengepalkan tangannya, dia sedikit kesal langsung pergi meninggalkan tempat itu.
'Cih tunggu saja pembalasan dari ku, dasar bocah si*lan,' batin mantan Rea penuh amarah.
Rea pun berfikir, akhirnya dia pun mengangguk setuju. Melihat itu Yudha tersenyum cerah.
Yudha menarik tangan Rea menuju motornya .
"Tetapi bagaimana dengan mobilku," kata Rea menunjukkan di mana mobilnya berada.
"Tenang saja, mana kuncinya biar nanti teman aku antar ke rumah dengan selamat tanpa lecet sedikit pun," jawab Yudha.
Setelah itu dia merogoh saku celananya mencari ponselnya.
Yudha mengetik pesan kepada seseorang dan benar saja lima menit muncullah 2 orang seumuran dengan Yudha, berboncengan membawa motor menuju ke arah mereka.
"Maaf ya bro, merepotkan," kata Yudha menjabat tangan kedua orang itu dengan tos ala mereka.
"Santai saja, ada apa?" Tanya salah satu dari mereka.
"Tolong antarkan mobil milik pacarku ini ke rumah nya dan ini alamatnya," kata Yudha menyodorkan alamat dan kunci kepada temannya.
Rea melotot kala Yudha mengatakan kalau dia adalah pacarnya untuk kedua kalinya, ingin rasanya Rea menjitak kepala bocah di hadapannya, tetapi dia mengurungkan niatnya kala melihat luka yang ada di wajah Yudha.
Rea sedikit merasa bersalah karena membelanya sehingga wajah Yudha sedikit lebam. Rea memilih terdiam menyimak obrolan mereka.
"Sipp.... Aman sampai tujuan," Jawab teman nya terkekeh.
"Cie bening banget tuh cewek kamu, Nemu di mana," kata teman yang satunya.
"Si**lan Lo," kesal Yudha melotot ke arah mereka.
Kedua temannya pun ciut nyalinya, mereka saling berpandangan dan bersenggolan tangan memberi kode untuk cepat pergi dari sini.
"Kita cabut dulu ya, having fun ya," setelah itu keduanya pun meninggalkan Rea maupun Yudha.
Yudha masih memandang mobil itu menjauh.
__ADS_1
"Ehemmmm....." Deheman rea membuat Yudha menoleh, tatapan Rea mendadak menakutkan.
"Eh mbak Rea sayang," kata Daniel cengengesan.
Rea melotot mendengar Yudha memanggil dirinya dengan sebutan sayang, apalagi tadi Yudha juga sempat memperkenalkan dirinya dengan sebutan pacar.
"Sayang... Sayang...." Cebik Rea kesal.
"He he he he he.... Kan mbak Rea jomblo, jomblo ketemu jomblo jadi sayang dong," goda Yudha.
"Ayo, keburu siang," Yudha menarik tangan Rea menuju motornya.
Rea pun pasrah tangannya di tarik menuju motor, dengan cepat Yudha memakaikan helm ke kepala Rea. Rea tertegun melihat perlakuan Yudha.
"Aduh manis banget sih calon istriku ini," goda Yudha mencubit gemas pipi Rea.
Mendengar perkataan Yudha lagi membuat bola mata rea membulat sempurna.
'Nih bocah seenak nya saja berbicara, tetapi kalau di lihat-lihat nih bocah manis juga,' batin Rea.
Tiba-tiba Rea mengeleng tanda menolak, Rea menepis pemikiran aneh yang muncul di kepalanya.
"Ayo naik jangan bengong, aku tahu kalau wajahku ini tampan," kata Yudha penuh percaya diri.
"Dih siapa bilang," elak Rea. Dia pun segera naik ke atas motor milik Yudha.
Brum... Bruuuummmm....
Motor meninggalkan restoran itu dengan kencang, Rea yang belum siap pun secara refleks memeluk Yudha.
"Mbak empuk-empuk ini apa ya," goda Yudha membuat Rea mencubit gemas bocah di depannya.
'Nih bocah mesum banget, sengaja nih bocah bawa motornya kencang banget,' batin Rea kesal.
"Aduh.... Sakit sayang," Yudha mengaduh kesakitan karena cubitan dari Rea. Yudha mengeliat karena tangan Rea masih jahil mencubit.
"Ampun mbak... Jangan cubit terus, saya lagi bawa motor," pinta Yudha memelas.
"Ck maka nya jangan nakal, sengaja kan lajuin motornya kencang, dasar modus," cebik Rea kesal.
"He he he he he... Dikit mbak modusnya," jawab Yudha.
Setelah itu keduanya terdiam, hening sesaat yang ada cuma suara bising laju kendaraan.
Menempuh perjalanan setengah jam akhirnya mereka pun sampai di pantai. Jujur perjalanan itu membuat punggung Rea sedikit pegal. Tetapi semua terbayar dengan keindahan yang ada di depannya.
__ADS_1
Yudha memarkirkan motornya, setelah itu keduanya pun turun, tak lupa Yudha melepas helm milik Rea.
"Ayo..." Yudha menarik tangan Rea menuju pantai.
"Sebentar ya tunggu di sini, jangan ke mana-mana," pinta Yudha kepada Rea.
Rea pun mengangguk patuh mendengar permintaan Yudha. Yudha pergi meninggalkan Rea sendirian.
Tak lama muncullah Yudha dengan membawa sesuatu. Yudha memakaikan topi pantai untuk Rea.
Perlakuan itu membuat hati Rea berbunga-bunga, tetapi Rea menepis jauh perasaan itu.
"Terimakasih...." Kata Rea.
"Sama-sama, ayo kita ke sana," kata Yudha sambil menunjukkan ke arah pantai dengan pasir putih itu.
Sesampainya di sana....
"Teriak lah, ungkapkan semua keluh kesah mu. Ini adalah tempat yang bagus untuk membuang jauh-jauh mantan mu itu ," kata Rea kepada Yudha.
Rea mendongak menatap ke arah Yudha, kadang terlihat konyol kadang juga terlihat dewasa.
Rea memandang ke arah Yudha, bagaimana dia bisa berteriak ke arah laut. Rea takut menganggu waktu ber llibur mereka, aku eneg menyebut namanya.
"Mbak Rea cuek saja, toh kita tidak kenal dengan mereka dan santai saja mbak," kata Yudha.
Rea pun melepaskan sepatunya, dia berjalan menyusuri pantai, menikmati semua keindahan alam yang ada di depannya, melupakan semua kenangan pahit itu.
"Aaaaa...." tanpa di duga Yudha berteriak ke arah laut.
"Coba lah, pasti hati mu terasa lega," bujuk Yudha.
"Aahhh... Dasar cowok bre**ek, tukang selingkuh," teriak Rea membuat Yudha menoleh ke arah Rea, Yudha tak mengira kata itu muncul dari bibir mungil itu.
"Buang semua kenangan dia, karena mantan harusnya di buang ke laut... He he he he biar di makan ikan," kata Yudha di selingi candaan.
"Terimakasih..." kata Rea.
Yudha membalas nya dengan senyuman.
.
.
B E R S A M B U N G.....
__ADS_1
Sudah Senin nih 🤗 maaf karena sibuk kemarin gak update.