Dikejar Cinta ABG Tengil

Dikejar Cinta ABG Tengil
Bahagianya Bunda sedihnya Keysha


__ADS_3

Kegiatan sarapan pagi Akhirnya selesai meskipun di sertai drama...


Keysha kembali menuju kamarnya, hari ini Keysha ingin bermalas-malasan. Nasib jomblo menyibukkan diri saat weekend atau hanya sekedar nonton drama Korea kesukaannya.


Trink


Baru saja mencari link drama kesukaan nya Keysha harus di kejutkan dengan muncul pesan dari Daniel, membaca pesan itu membuat Keysha membulatkan matanya kaget, takut , binggung bercampur jadi satu.


Daniel


"Mbak jalan yuk, aku sudah ganteng rapi dan wangi siap lahir batin gandeng tangan mbak ke penghulu(emot kedipan mata),"


Melihat isi pesan Daniel ingin rasanya Keysha berduel dengan bocah remaja itu yang sudah membuat hari-hari nya tentram damai menjadi nano-nano.


Keysha memilih mengabaikan pesan tersebut tak berniat membalasnya.


Tok tok tok tok


"Key boleh tidak bunda masuk?" tanya bunda di depan pintu kamar Keysha.


"Iya Bunda masuk saja, pintu tidak di kunci kok," jawab Keysha dari dalam kamar, dengan terburu-buru Keysha merapikan kamarnya yang seperti terkena angin topan.


Ceklek


Pintu terbuka menampilkan sosok bunda yang tersenyum cerah membuat Keysha penasaran.


"Pokoknya Bunda senang banget, aduh bunda tidak menyangka," kata bunda merasa senang sambil memegang wajahnya membayangkan anaknya sudah mempunyai kekasih.


"Bunda kenapa? abis dapat durian runtuh ya," tanya Keysha dengan tatapan menyelidik.


"Bukan tetapi ini lebih dari itu, ayo sini nak duduk dulu," pinta Bunda menarik Keysha yang masih kebingungan untuk duduk di ranjang.


"Aduh pinter banget sih anak Bunda nyarinya, bening, imut pokoknya Bunda dukung deh," kata bunda sumringah semakin membuat Keysha dilanda kebingungan.


"Bentar Bun, maksud Bunda apa sih? jangan buat Keysha binggung," tanya Keysha yang masih belum mengerti arah pembicaraan sang Bunda.


"Tuh di depan ada pacar kamu nungguin kamu, cepat ganti baju dandan yang cantik kasihan dari tadi tunggu kamu," perintah Bunda mendorong sang anak buat berganti baju.


"Bu...." ucap Keysha terpotong karena sang bunda yang berbalik pergi.


"Aduh bunda senang, akhirnya anak bunda laku juga mana brondong ganteng lagi," ucap sang Bunda dengan senang sambil berjalan meninggalkan kamar Keysha membuat Keysha melongo melihat tingkah Bunda nya.

__ADS_1


Bunda tahu kalau Daniel masih remaja karena tadi sempat bertanya sedikit tentang Daniel saat berada di ruang tamu.


Bunda meninggalkan Keysha yang masih kaget.


"Bunda salah paham tuh orang bukan pacarku, kenal saja tidak," lirih Keysha saat sang bunda sudah pergi menjauh.


"Kenapa tuh orang bisa nyangkut ke sini," grutu Keysha yang kesal menutup pintu lemari pakaian karena Keysha tidak berniat berganti pakaian. Keysha cuma merapikan rambutnya yang acak-acakan.


Dengan muka kesal Keysha turun ke bawah dan benar saja di ruang tamu sudah ada Daniel. Bocah remaja itu duduk manis dengan pakaian kasual yang terlihat tampan. Untuk sesaat Keysha tertegun melihatnya tetapi dengan cepat Keysha menormalkan mukanya.


"Ayo sayang duduk sini," ajak sang bunda menepuk sofa di sampingnya. Daniel melihat Keysha menghampirinya pun mengembangkan senyumnya, penampilan Keysha dengan pakaian rumahnya tidak mengurangi kecantikan nya.


"Hai sayang," sapa Daniel membuat Keysha melotot tak percaya.


"Aduh so sweet jadi inget dulu saat masih pacaran sama Ayah, ya sudah Bunda kedalam dulu ya nak Daniel silahkan diminum nak jangan malu-malu anggap saja rumah sendiri," kata bunda meninggalkan dua orang itu di ruang tamu.


"Iya Tante Terimakasih," jawab Daniel.


Keysha membuang nafas kasar memandang remaja menyebalkan di depannya.


"Hai bocah tahu dari mana alamat rumahku?" tanya Keysha menatap Daniel.


"Rahasia, mbak jalan yuk," ajak Daniel.


"Mbak cantik-cantik galak ya, ayo mbak jalan kalau tidak mau besok ku ajak orang tua saya kesini buat melamar mbak cantik. Bagaimana?" ancam Daniel tersenyum licik.


"Dasar tukang paksa,"sewot Keysha pada Daniel tetapi Daniel cuma diam enggan menanggapi.


"Kamu itu sebenarnya siapa sih tiba-tiba buat hidupku yang damai jadi berantakan," ucap Keysha kesal mengeluarkan semua uneg-uneg yang dia pendam selama bertemu dengan Daniel.


"Mbak lupa ya kalau aku calon suami mbak," balas Daniel tak mau kalah.


Mereka berdua berdebat tidak ada hentinya sampai akhirnya mereka diam karena kelelahan.


Bunda menghampiri keduanya yang diam saling menatap, karena heran sang bunda pun angkat bicara.


"Lho kok diam," tanya bunda penasaran.


"Sebenarnya Daniel mau ajak Keysha jalan Tante tetapi Keysha menolak katanya kasihan bunda sendirian di rumah," jawab Daniel merangkai alasan agar sang bunda menyuruh anaknya pergi bersamanya.


Mendengar jawaban Daniel ingin rasanya Keysha menangis kencang, bagaimana tidak remaja di depannya sungguh banyak akal.

__ADS_1


'Tuh bocah pintar banget ngelesnya,' batin Keysha.


"Lho kamu pergi saja sayang, Bunda tidak apa-apa di rumah sendirian nanti siang juga Ayah sama Kean pulang dari memancing," kata Bunda.


"Ayo cepat Key ganti baju dandan cantik, kasihan nak Daniel dari tadi lelah menunggu," bujuk sang Bunda mendorong Keysha beranjak dari sofa.


Mendengar penuturan Bunda Keysha yang menyuruh nya bersiap-siap membuat Daniel tersenyum, ternyata tak sia-sia dia datang membawa kue saat bertamu ke sini.


'Ah besok kalau ke sini bawa bingkisan apa lagi ya....,'batin Daniel memikirkan cara mengambil hati bunda Keysha.


Setelah menunggu sepuluh menit akhirnya Keysha turun ke bawah, Keysha mengenakan baju yang sama dengan Daniel karena Keysha ingat pesan Daniel tadi yang mengajaknya pergi naik motor.


Daniel terpanah akan penampilan Keysha, siapa yang menyangka Keysha sudah berumur dua puluh lima tahun karena muka Keysha masih terlihat imut.


"Tante saya pamit dulu ya, mau ajak Keysha jalan," pamit Daniel mencium tangan sang Bunda.


"Iya nak, titip anak Tante dan jangan ngebut hati-hati di jalan," pesan sang bunda.


"Bun pamit ya," ucap Keysha dengan tatapan memelas berat untuk mengikuti langkah Daniel.


"Nak Daniel sudah ganteng sopan lagi, cocok juga jadi calon mantu. Sudah tidak sabar nunggu Ayahnya pulang kasih tahu kabar bahagia ini,"


Sampai di depan teras Daniel menarik tangan Keysha.


"Bisa tidak tangannya," kesal Keysha.


"Maaf mbak saking senangnya bisa jalan-jalan sama calon istri," jawab Daniel membuat Keysha malas.


"Ayo naik atau..." ajak Daniel. Tetapi sebelum Keysha naik motor, Daniel lebih dulu memasang helm sambil merapikan rambut Keysha.


Deg deg deg.....


Jantung Keysha berdetak kencang, sesaat saat melihat wajah Daniel lebih dekat tatapan mata Keysha tak berkedip memandang Daniel.


"Ehem aku tau mbak kalau aku ganteng tetapi lihatnya biasa saja toh nanti tiap hari bisa mbak pandang sepuasnya," ucap Daniel membuyarkan lamunan Keysha.


"Gr ....." elak Keysha.


Daniel tersenyum tipis melambaikan tangan pada bunda Keysha."Pegangan nanti jatuh," perintah Daniel pada Keysha.


Daniel melajukan motornya menuju tempat yang telah dia siapkan untuk kekasih hatinya.

__ADS_1


Bersambung.......


__ADS_2