Dikejar Cinta ABG Tengil

Dikejar Cinta ABG Tengil
Ternyata Buaya


__ADS_3

Keesokan harinya....


Jam menunjukkan pukul 8 pagi tetapi meja makan terlihat sepi. Sang suami sedang olahraga berjalan kaki mengelilingi kompleks. Sedangkan Kean maupun Keysha tak kunjung menampakkan wajah nya.


Dengan langkah cepat bunda menuju kamar kedua anaknya.


Dor dor dor dor dor...


Dengan penuh kekesalan , bunda mengetuk pintu dengan kencang.


"Keysha cepat bangun, jangan karena hari ini kamu libur kerja jadi malas-malasan di kamar," teriak lantang sang bunda di depan pintu.


"Ish Bunda berisik, Keysha capek mau tidur," teriak Keysha dari dalam kamar.


"Bangun sudah jam 8, masa anak perempuan bangun nya siang. Inget bentar lagi kamu mau menikah," Bunda tak patah semangat membangunkan anak perempuan nya itu.


Karena tak ada sahutan, bunda pun berpindah ke kamar milik sang putra yang masih tertutup.


Dor dor dor.....


"Kean bangun, sudah siang," teriak bunda di depan pintu kamar Kean.


Hening .... Tidak ada sautan dari dalam.


"Punya anak dua-duanya susah sekali di suruh bangun pagi," grutu bunda berjalan meninggalkan kedua kamar itu.


Bunda pun kembali menata masakan yang sudah matang di atas meja.


Tok tok tok tok tok...


"Aduh siapa sih yang pagi-pagi bertamu," kata bunda.


Tok tok tok tok tok...


"Gak sabar banget sih," grutu bunda.


"Sebentar ya sabar lagi jalan," kesal bunda yang berjalan sambil mengomel tak jelas.


Dengan langkah cepat akhirnya bunda sampai di depan pintu.


"Eh nak Daniel, pintunya sudah terbuka kenapa dari tadi tidak langsung masuk saja," kata bunda.


"He he he he maaf bunda, kan kalau masuk tanpa permisi gak sopan," jawab Daniel.


"Ada apa nak, pagi-pagi sudah bertamu ke mari?" Tanya bunda memastikan.


"Ini Bun, di suruh mamah kasih ini," kata Daniel menyodorkan dua bungkusan.


"Apa ini nak?" Tanya bunda penasaran.


"Saya tidak tahu Bun," jawab Daniel sambil clingak-clinguk mencari keberadaan tuananga nya.


"Keysha masih tidur," kata bunda yang tahu kalau Daniel sedang mencari keberadaan Keysha.


"He he he he bunda tahu saja," jawab Daniel kikuk.


"Ya sudah kamu duduk dulu," kata bunda.


Dengan berbinar, bunda segera membawa 2 bingkisan itu, dan menaruhnya di meja makan.


Dengan gerakan cepat bunda membukanya, bunda tersenyum semakin lebar saat tahu isi bingkisan itu.


Satu berisi kue brownies dan ayam bakar, satu lagi berisi 2 baju dan 2 tas mewah.


'Begini nih kalau punya calon besan kaya, pagi-pagi sudah dapat kiriman barang-barang mahal,' batin bunda merasa kaget bercampur senang.

__ADS_1


Dengan cepat bunda menyimpan baju dan tas itu, sedangkan kue dan ayam sudah berpindah ke piring dan ikut menghiasi meja makan.


Bunda berjalan menuju kamar Keysha.


Tok tok tok tok tok...


"Keysha bangun, cepat..... Ada nak Daniel,"kata bunda di balik pintu.


"Uhhh bunda masih ngantuk," grutu Keysha membuka pintu kamarnya dengan rambut yang berantakan.


"Cepat mandi, dandan yang cantik ada nak Daniel di luar," kata bunda.


Keysha kaget...


"Apa Bun, Daniel..." Keysha melotot, dia segera meraih handuk dan berlari menuju kamar mandi.


Bunda mengeleng kepala, melihat anaknya yang sedang kebingungan.


"Maka nya kalau di suruh bangu pagi tuh nurut," kesal bunda.


Setelah itu bunda meninggalkan kamar menuju ruang tamu tak lupa membawa, potongan kue berserta teh hangat untuk calon menantunya.


"Di minum nak," kata bunda.


Bunda pun duduk menemani Daniel sambil menunggu anaknya bersiap.


"Terimakasih nak, aduh repot-repot. Ayam pangang enak dan baju sama tas nya bunda suka, bagus...." Kata bunda begitu senang.


"Iya Bun, tas sama baju itu hadiah buat bunda dari Tante sebagai permintaan maaf kemarin tidak bisa datang," jawab Daniel.


'Emang keluarga Sultan gak kaleng-kaleng kalau ngasih hadiah,' batin bunda kagum.


"Eh ada calon mantu," kata ayah Keysha yang baru pulang dari olahraga.


"Pagi.... Dari mana yah?" Tanya Daniel.


Plak.... Bunda memukul tangan sang suami.


"Kenapa sih Bun," tanya ayah.


"Ayah lupa, dilarang makan manis-manis," kata bunda mengingatkan.


"Sedikit saja Bun," elak ayah.


"Kebiasaan, mandi sama bau keringat," suruh bunda.


Ayah pun pergi meninggalkan mereka, menuju kamar bersiap untuk mandi.


Tap tap tap tap tap...


Keysha sudah cantik dengan pakaian kasual, dia segera menghampiri sang kekasih.


"Ada apa pagi-pagi bertamu?'" tanya Keysha.


"Mau ajak jalan sekalian antar baju dari Tante," jawab Daniel.


"Aku ambil jaket sama tas dulu," pamit Keysha.


"Tidak sarapan dulu nak?" Ajak bunda.


"Nanti saja Bun, kita sarapan di restoran terdekat saja," tolaknya.


"Ayo...." Ajak Keysha.


"Bunda pamit dulu," kata Daniel mencium tangan bunda.

__ADS_1


"Lho tidak menunggu ayah," kata bunda.


"Ayah masih mandi nanti keburu siang," jawab Keysha.


Setelah berpamitan keduanya pun keluar menuju motor, Daniel seperti biasa memakaikan helm kepada Keysha.


Keysha pun naik dan melambaikan tangan kepada bunda.


Motor melaju cukup kencang menuju restoran.


"Kita mau kemana?" Tanya Keysha kepada Daniel.


"Jalan, pacaran gitu mbak biar seperti anak muda pada umumnya, tetapi kita makan dulu," jawab Daniel.


Motor pun berbelok menuju restauran yang cukup mahal.


Kamu pun memasuki restoran itu, dan aku memilih duduk di pojokan dengan pemandangan yang menyejukkan mata.


"Sayang mau pesan apa?" Tanya Daniel.


"Terserah, apapun pilihan kamu pasti aku suka," jawab Keysha.


Dan benar saja Daniel memesan beberapa menu makanan kesukaan Keysha.


Restoran cukup ramai di pagi ini, mata Keysha menyapu seluruh penjuru restoran.


Deg deg deg deg deg...


'Apa aku tidak salah lihat,' batin Keysha.


Berkali-kali dia mengucek matanya, takut dia salah mengenali orang.


"Kenapa sih sayang, mata kamu perih?" Tanya Daniel saat melihat Keysha berkali-kali mengucek mata.


"Itu...." Tunjuk Keysha ke arah seorang wanita dan laki-laki yang sedang asyik suap-suapan.


"Apa sih," tanya Daniel penasaran.


Keysha mengapit wajah Daniel mengarahkan ke arah yang di tuju.


"Wah bere***k tuh cowok," kesal Daniel.


"Eh cepat foto biar nanti kita buat bukti ke Rea," pinta ku kepada Daniel.


Daniel pun menuruti semua kemauan Keysha.


"Harusnya tuh yang foto tuh cecunguk itu kamu sayang," protes Daniel.


"He he he he maaf kan binggung sayang, nanti kirim ke ponselku ya," pinta Keysha.


"Dasar laki-laki bre***k bisa-bisa nya dia selingkuhin sahabat ku," grutu Keysha yang masih tak terima.


"Jadi halal dong kalau Yudha tikung mbak Rea," kata Daniel menaik turunkan alisnya.


"Aku sih setuju daripada sama tuh playboy cak kutu," sungut Keysha kesal.


"Sudah jangan kesal, aku gak mau acara kita rusak gara-gara tuh buaya," bujuk Daniel.


BERSAMBUNG....


Jangan lupa LIKE KOMEN.


Mampir juga ke ceritaku lainnya.


~Benih Tuan Muda Kejam.

__ADS_1


~TURUN RANJANG.


__ADS_2