
Setelah makan mereka semua sepakat untuk berpisah masing-masing, berbeda dengan Daniel lebih memilih pergi ke rumah Keysha, dirinya tak sabar ingin bertemu dengan pujaan hatinya dan kebetulan hari ini adalah hari Minggu.
Hari ini Keysha sedang libur dan bersantai di rumah.
Daniel melajukan motor kesayangannya dengan kecepatan tinggi.
Setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih satu jam akhirnya Daniel pun sampai di kediaman Keysha.
Daniel turun dengan percaya diri.
"Eh siapa tuh yang pagi-pagi bertamu ke rumah Pak Rahmat," kata ibu-ibu tetangga Keysha.
"Halah mungkin temannya Kean tetapi kok lebih tua, kalau temannya Keysha sih tidak mungkin," jawab salah satu ibu-ibu.
"Ganteng banget ya, emmm kalau begitu ku panggil Lisa dulu siapa tahu pemuda itu naksir anakku," kata Bu RT dengan riang dan berjalan menuju rumahnya memanggil salah satu anaknya yang masih SMA.
"Aku juga Bu, mau suruh anakku dandan yang cantik terus nongkrong di sini, sepertinya pemuda itu tajir. Tuh lihat motornya bagus banget," kata Bu Maya dengan riang menuju rumahnya.
Seperti biasa setiap pagi ibu-ibu suka berkumpul di depan rumah Keysha untuk menunggu penjual sayur langganan mereka.
Daniel yang merasa di perhatikan itu pun memberi sapaan kepada ibu-ibu tadi.
"Mari Bu," kata Daniel menyapa ibu-ibu yang tengah berkumpul.
"Iya nak," jawab mereka serempak.
Dengan cepat Daniel menuju pintu rumah Keysha tak menghiraukan ucapan ibu-ibu tadi, dia mengetuk dengan cepat karena tak ingin jadi gunjingan ibu-ibu tadi, dia begitu ingin cepat masuk ke dalam rumah Keysha.
Tok tok tok tok tok tok..... Daniel mengetuk dengan cepat.
"Iya sebentar, sabar dong lagi jalan," teriak Kean kesal karena tidurnya terganggu.
Tok tok tok tok tok....
"Siapa sih gak sabaran banget," grutu Kean sambil berjalan dengan cepat.
Ceklek.....
Muncullah Kean dengan baju tidurnya, jangan lupakan muka bantal dan saat ini Kean sedang mengucek kedua matanya sambil menguap.
"Kak Daniel, kirain siapa, maaf kak tadi malam bergadang biasa nonton. Kenapa sih kak gak sabaran banget ketuk pintunya," kata Kean sedikit cemberut.
"Tuh ibu-ibu di depan tatapan mereka ngeri banget," jawab Daniel sambil menunjuk ke arah deretan ibu-ibu yang sedang menatap Daniel.
"Ha ha ha ha mereka pasti terpesona dengan wajah kak Daniel, cuek saja kak. Ayo kak masuk," ajak Kean.
Kean berkali-kali menguap, dan jangan lupakan wajah bantal nya.
"Pasti belum mandi, cepat sana mandi," perintah Daniel tegas karena melihat Kean berkali-kali menguap.
"He he he he kak Daniel tahu saja," jawab Kean cengengesan khas anak SMP.
"Tuh kelihatan," tunjuk Daniel pada muka Kean.
"He he he he," Kean terkekeh tak tahu harus berbicara apa karena malu ketahuan belum mandi.
__ADS_1
"Malah cengengesan, oh ya mana kak Keysha?" tanya Daniel sebab dari tadi tak melihat pujaan hatinya.
''Jangan-jangan kak kamu juga masih tidur," tuduh Daniel.
"Enak saja, kak Keysha noh lagi bantu bunda masak katanya biar nanti kalau sudah menikah bisa masakin suami tiap hari," ceplos Kean langsung menutup mulutnya dengan tangan.
"Memang calon istri idaman," celetuk Daniel tersenyum cerah secerah sinar matahari pagi ini.
"Silahkan masuk, duduk dulu kak anggap saja sebagai rumah sendiri," kata Kean berlalu menuju ke kamarnya lagi. Tetapi tak lupa dirinya memberitahu
"Kak di cariin kak Daniel," teriak Kean dari arah kamar.
Sedangkan di dapur....
"Eh key lihat dulu di depan ada siapa? kok sepertinya ada tamu," pinta bunda.
"Paling juga Kean Bun, siapa lagi biang rusuh di rumah ini selain Kean," jawab Keysha yang tengah asyik memotong bawang.
"Masa sih," kata bunda masih belum percaya.
"Kak di cariin kak Daniel," suara Kean dari arah kamar berteriak keras ke arah dapur.
"Eh Bun tadi Kean bilang apa?" tanya Keysha penasaran.
"Tuh nak Daniel nyariin," jelas bunda.
"Masa sih Bun," tanya Keysha masih belum percaya.
"Cepat ke sana, tinggalkan saja biar bunda yang terusin masaknya," perintah dari Bunda.
"Masih pagi sudah bertamu," kata Keysha.
"Ini sudah jam delapan bukan pagi," jawab Daniel tak mau kalah.
"Eh ada nak Daniel," kata Bunda yang datang dari arah dapur.
"He he he he maaf bunda tadi saya lupa bilang dulu kalau mau main ke sini," kata Daniel merasa tak enak.
"Biasa Bun, pasti kangen kak Keysha," ledek Kean.
"Kean....." teriak Keysha.
Kean pun berlari menuju kamar mandi dengan cepat saat mendapatkan plototan dari sang kakak.
Sedangkan sang bunda hanya geleng-geleng kepala melihat kedua anaknya.
"Key cepat ambilkan nak Daniel minum," perintah sang Bunda.
Keysha pun menurut dia menuju ke arah dapur untuk membuatkan minuman untuk Daniel.
Di dapur.....
"Kenapa sih tuh bocah pagi-pagi sudah setor wajah ke sini," sungut Keysha.
Setelah selesai membuatkan minuman, Keysha pun menuju ke arah dapur membawa teh hangat. Sengaja Keysha tak membuatkan Daniel kopi karena Keysha pikir Daniel masih remaja tak mungkin dia menyukai kopi.
__ADS_1
Di ruang tamu....
"Maaf ya nak bunda tinggal ke dapur dulu, belum selesai masak," pamit bunda.
"Iya Tante, silahkan," jawab Daniel.
Keysha pun menuju ruang tamu sambil membawa nampan berisi cemilan beserta minuman.
Keysha pun menaruh di meja tamu.
"Ada apa pagi-pagi ke sini," tanya Keysha.
"Kangen ....." jawab Daniel sambil mengedipkan mata nya dengan genit.
"Ha....." Keysha melonggo melihat gaya Daniel yang genit.
"Ih kok gitu sih jawabnya, harusnya tuh mbak cantik bilang, aku juga kangen banget sama kamu," kata Daniel memonyongkan bibirnya kesal.
"Oh....." jawab Keysha manggut-manggut.
"Kalau sudah jadi istri sudah ku makan mbak cantik," sungut Daniel kesal tetapi dengan suara kecil.
"Enak saja kalau ngomong, memang aku makanan," cebik Keysha.
"He he he he iya, habisnya mbak cantik manis banget sih," jawab Daniel.
"Ehemmmm ....... Yang bucin serasa dunia milik berdua," sindir Kean yang baru saja selesai mandi.
Keysha melotot, kesal Kean selalu saja mengganggu atau menggoda dirinya.
Dengan cepat Kean langsung masuk ke dalam kamar karena takut melihat tatapan horor dari Keysha.
"Ehemmm......." Daniel berdehem menormalkan ke rasa canggung nya.
"Sebenarnya saya kesini mau menanyakan teman mbak cantik, yang namanya Rea," jelas Daniel.
Keysha melotot saat Daniel dengan lancar menyebut nama Rea, entah kenapa rasanya Keysha tak rela Daniel menyebutkan nama wanita lain.
"Kenapa? suka dengan Rea," tanya Keysha sinis.
Daniel mendengar itu pun mengerti kalau wanita di depannya itu sedang cemburu.
"Ada yang cemburu nih," goda Kean yang sedang lewat.
Daniel mengulum senyum mendengar perkataan Kean.
"Keaaaaan ......." teriak Keysha kesal.
Bersambung......
Bulan depan update full day asal rating naik ya😅
JANGAN LUPA LIKE, RATE BINTANG, KOMEN.
KALAU ADA VOTE MAUPUN GIFT BIAR SEMANGAT UPDATE.
__ADS_1
TERIMAKASIH ATAS DUKUNGAN KALIAN SEMUA 🙏