
Setelah Daniel maupun Keysha sudah selesai mandi, keduanya pun bersiap.
Daniel menunggu Keysha selesai merias wajahnya, dia mengutak-atik ponsel mahalnya.
Daniel mengecek semua pekerjaan bawahan nya melalui ponsel itu, meskipun dia tidak sempat ke sana tetapi setiap hari Daniel selalu memantau pekerjaan karyawannya.
Tok tok tok tok tok....
"Ya..." Sahut Keysha dari dalam ruangan.
"Sepertinya Kean?" kata Daniel kepada Keysha.
"Kenapa?" tanya Keysha.
"Entahlah, kita dengar saja dulu," jawab Keysha.
Tok tok tok tok tok tok...
Seperti biasa Kean selalu mengetuk pintu kamar Keysha dengan keras.
"Kak Keysha di suruh bunda cepat ke meja makan untuk sarapan atau kakak minta di makanan di antar ke kamar," suruh Kean.
"Iya," setelah menjawab demikian Keysha pun hendak duduk di meja rias untuk saat ini.
Keysha mengabaikan Daniel, Dia memilih baju untuk dia pakai saat ini dan memoles sedikit wajahnya agar terlihat lebih segar.
"Ayo cepat di tunggu bunda makan," ajak Daniel.
Tap tap tap tap tap tap tap tap.... langkah kaki Keysha maupun Daniel beriringan menuju meja makan.
"Maaf ya Bun, tadi aku tidak bantuin bunda masak," lirih Keysha menunduk merasa bersalah.
"Kami mengerti kok, kita kan pernah muda iya kan Bun," saut sang ayah yang baru saja datang bergabung membuat pipi Keysha bersemu merah karena malu.
"Nak cepat ambilkan makanan untuk suami kamu," perintah sang bunda, dengan senang hati Keysha mengambilkannya.
Keysha mengisi piring Daniel dengan nasi.
"Mau lauk apa nih?" tanya Keysha dengan Daniel.
"Em .... ini saja," tunjuk Daniel kepada daging ayam yang di masak dengan bumbu pedas asam manis.
Keysha pun mengambilkan nya untuk Daniel setelah itu dia mengambil nasi berserta lauk untuk dirinya.
"Cie cie cie kakak sekarang ada yang di ambilin makan," ledek Kean membuat Keysha melotot menatap Kean dengan horor.
Tetapi nama nya Kean pastilah tak akan takut dengan tatapan Keysha.
__ADS_1
"Anak kecil diam," jawab Keysha.
"Bagaimana kak Daniel betah gak selalu di dekat kak Keysha? karena kak Keysha itu bawel minta ampun, suka nyuruh-nyuruh orang terus," ceplos Kean.
"Ehemmm.... Kean cepat habiskan makanan kamu, jangan berbicara terus," kata ayah dengan tegas.
Semua pun menikmati makanan dengan diam, yang ada hanya suara sendok saling bersautan.
Setelah makan mereka semua melakukan pekerjaan nya masing-masing. Karena Daniel dan Keysha masih cuti keduanya pun menghabiskan waktu di belakang menemani bunda menanam bunga.
Siang hari.....
"Kak... Kak Keysha ada kak Aldo," teriak Kean dari arah depan teras.
"Mau ngapain dia kemari?" Tanya Daniel dengan muka jutek saat mendengar Kean menyebutkan nama Aldo.
"Mungkin dia mengucapkan selamat atas pernikahan kita," jawab Keysha santai, dia masih memoles wajah cantik nya di depan cermin.
Daniel memeluk Keysha dari belakang.
"Sayang jangan lama-lama ketemu dengan dia, aku tak rela dia melihat wajah cantik mu ini," pinta Daniel yang tak rela Keysha menemui Aldo.
"Cuma bertemu saja kok," jawab Keysha.
"Tetapi aku tak rela kamu bertemu dengan Aldo, kamu tahu tidak kalau dia itu suka sama kamu sayang, lihatlah cara dia memandang mu dengan tatapan mendamba," jelas Daniel karena cemburu.
"Kamu jangan aneh-aneh deh, mana ada kita kan hanya teman tidak lebih," kata Keysha menjelaskan kepada sang suami.
"Ayo kita buktikan," ajak Keysha.
Setelah itu mereka menemui Aldo yang tengah duduk di temani ayah Keysha.
"Nak... Ayah tinggal dulu ke dalam rumah," pamit ayah karena tak ingin ikut campur atau pembicaraan para anak muda.
"Makasih om," kata Aldo.
"Hai do, sudah lama?" Tanya Keysha berbasa-basi.
"Tidak kok baru sebentar," jawab Aldo mencoba tersenyum.
"Hai..." Kata Daniel mencoba untuk untuk biasa saja.
"Hai apa kabar," tanya Aldo.
"Emm.... Baik," jawab Daniel.
Setelah itu hanya ada kecanggungan di antara ke dua pria tanpa berbeda usia itu.
__ADS_1
"Sayang.... " Daniel tiba-tiba merapatkan tempat duduk nya ke arah Keysha.
Aldo mengepal kan tangan nya.
'Aku yang selalu ada di sampingmu selama beberapa tahun ini, tetapi kamu tak pernah sekali pun memandangku. Sakiiiitttt.... Melihat kamu yang tiba-tiba memilih pemuda yang pantas kau sebut adik daripada aku yang selama ini setia menantimu. Ah.... Aku tak sanggup melihat semua ini, cinta ku akan selalu ada untuk mu dan semoga kamu bahagia dengan dia,' guman Aldo di dalam hati dengan lirih.
Melihat Aldo yang melamun entah kenapa, Keysha pun menghela nafas panjang.
'Apa benar yang di katakan oleh Daniel kalau Aldo mencintai ku?' batin Keysha bertanya-tanya di dalam hati.
"Do... Do... Aldo..." Keysha mencoba memanggil Aldo tetapi beberapa kali tak di tanggapi.
"Eh iya apa?" Tanya Aldo sedikit tersentak kaget karena ketahuan melamun.
"Ada masalah bro, kenapa melamun," tanya Daniel pura-pura tak tahu padahal dia tahu kalau Aldo tengah sedih melihat nya tadi.
"Em tidak. Oh ya aku ke sini cuma mau mengucapkan selamat ya kepada kalian. Semoga jadi keluarga samawa dan langgeng terus, maaf kemarin aku tidak bisa hadir," kata Aldo penuh ketulusan.
Karena cinta bagi Aldo adalah melihat orang yang kita cintai tersenyum bahagia meskipun tidak bersama dengan kita. Cinta tak harus memiliki tetapi cinta itu melihat dia bahagia.
"Terimakasih ya do," jawab Keysha tersenyum.
Senyum yang membuat Aldo menangis dalam hati karena senyum itu untuknya meskipun tak bisa di lihatnya setiap jam, setiap detik tetapi Aldo cukup bahagia.
"Oh ya aku pamit karena ada urusan," Alfi beranjak dari tempat duduknya dan menyalami Keysha dan Daniel.
"Titip teman saya, jangan buat dia menangis kalau tidak kamu akan berhadapan dengan saya," kata aldo saat menjabat tangan Daniel.
"Tentu...." Jawab Daniel mantap, dia segera memeluk Aldo.
Aldo menurut Daniel adalah orang yang gentle tidak seperti Rico yang mencoba menghalalkan segala cara, Aldo terkesan menerima dengan ikhlas.
"Hati-hati ya do," kata Keysha melambaikan tangan ke arah Aldo.
Aldo membalas dengan anggukkan kepala.
Setelah Aldo tak terlihat lagi.
"Cie di lihatin sampai segitu nya," ledek Daniel.
"Ish apaan sih," cebik Keysha kesal meninggalkan Daniel sendirian di teras.
"Sayang tunggu...." Kata Daniel berteriak.
"Wleeeek...." Keysha menjulurkan lidahnya meledek sang suami. Keysha pun berlari ke dalam dengan cepat.
"Awas kamu ya," kata Daniel segera bangkit dan mengejar Keysha yang sudah berlari masuk ke dalam rumah.
__ADS_1
B E R S A M B U N G.......
LIKE, KOMEN, FAVORIT 🙏