Dikejar Cinta ABG Tengil

Dikejar Cinta ABG Tengil
Butik Tante Rere


__ADS_3

Keysha keluar dari rumah dengan wajah cemberut.


"Jangan cemberut loh sayang, apa mau minta nambah lagi tuh bibir," goda Daniel.


"Ish awas kalau nakal lagi, aku teriak panggil bunda," ancam Keysha.


"Bilang saja, aku tidak takut justru aku akan semakin senang," jawaban dari Daniel membuat Keysha semakin binggung.


"Kenapa??justru Keysha penasaran.


"Ya kalau bunda tahu, pasti hari ini juga kita di nikahkan. Siapa yang untung, aku dong," jawab Daniel menaik turunkan alisnya melek Keysha.


"Ish dasar...." Kesal Keysha menghentakkan kakinya.


Sungguh Keysha di buat tak berkutik oleh Daniel.


"Ayo naik, Tante Rere sudah menunggu," ajak Daniel.


Keysha pun naik ke atas motor Daniel. Dengan cepat Daniel melajukan motornya meninggalkan rumah Keysha.


Pemandangan antara Keysha dan Daniel tak luput dari tetangga sekitar.


"Mari Bu," pamit Daniel saat melewati gerombolan ibu-ibu.


"Itu ya Bu calon suami nak Keysha," tanya Bu RT memastikan.


"Iya...." jawab yang lainnya.


"Masih muda ya kelihatan nya," saut ibu RT.


Karena masih pagi jadi banyak ibu-ibu berkumpul belanja, karena seperti biasa tukang sayur suka berhenti di depan rumah Keysha.


"Eh Ibu-ibu mampir," sapa bunda saat baru muncul di dalam rumah.


Semua ibu-ibu yang tadi bergosip seketika terdiam.


Sedangkan Daniel dan Keysha......


"Mbak peluk dong biar enak gitu," pinta Daniel cengengesan.


"Gak mau...." Jawab Keysha.


"Jadi istri tuh nurut kata suami," kata Daniel.


"Belum jadi, masih calon," elak Keysha.


Brummm...... Daniel mempercepat kecepatan motornya.


"Aaaa..." Keysha kaget dengan cepat dia memeluk Daniel. Daniel tertawa dalam hati karena puas membuat Keysha menuruti perintahnya.


"Ish....." Kesal Keysha mencubit perut Daniel.


"Ampunnnn..... Mbak, sakit..." Pinta Daniel memelas.


"Aduh baru mau nikah sudah kdrt," kata Daniel meringis kesakitan.


"Salah sendiri nakal...." Saut Keysha.

__ADS_1


Perjalanan cukup macet membuat Keysha yang sedikit pegal.


Mengerti akan sang pujaan hatinya yang mulai tak nyaman, Daniel pun menyalip kendaraan.


Akhirnya setelah dua jam kepanasan, kena debu dan polusi.... Daniel dan Keysha sampai di butik milik tanya Daniel.


"Ayo sayang turun," ajak Daniel.


"Apa kita tidak salah tempat," tanya Keysha memastikan.


"Tidak, kenapa?"


"Butik ini terlalu mewah, biasanya butik ini langganan artis-artis," kata Keysha begitu takjub.


"Ini memang butik yang kita tuju," jawab Daniel mengandeng tangan Keysha untuk masuk.


"Pasti mahal," bisik Keysha di telinga Daniel. Sedangkan Daniel tersenyum mengerti ketakutan sang kekasih.


"Ehemmm..... Tante lihat dari pertama kalian masuk, romantis banget," kata Tante Rere menggoda keponakannya.


Sedangkan Keysha terdiam melirik ke arah Daniel.


"Sayang kenalkan ini tanteku, Tante Rere," kata Daniel memperkenalkan.


"Halo Tante... Saya Keysha," kata Keysha gugup. Keysha pun menjabat tangan Tante Rere tak lupa mencium tangan sang Tante.


Sedangkan Tante Rere memperhatikan gerak-gerik Keysha, memindai dia dari atas sampai bawah membuat Keysha begitu risih.


'Aku takut tatapan Tante Rere seakan menilai aku ini pantas bersanding dengan Daniel apa tidak, apalagi umurku yang begitu jauh jaraknya dengan Daniel,' batin Keysha.


Keysha pun begitu gugup, keringat dingin pun membanjiri tangannya. Dia mengengam tangan Daniel dengan erat.


"Ha ha ha ha ha.... Aduh maaf yah,Tante cuma memperhatikan meskipun kalian itu umurnya jaraknya lumayan jauh tetapi tidak begitu terlihat ya.... Apalagi Keysha sangat cantik dan terlihat masih imut, pintar banget sih cari calon istri," puji Tante Rere.


Tante Rere mengakui kalau Keysha cocok bersanding dengan Daniel, Keysha juga sopan.


"Ayo kita lihat gaun yang cocok buat kamu sayang," ajak Tante Rere kepada Daniel dan Keysha.


"Lira, Wika kalian berdua carikan gaun pengantin yang paling bagus bawa ke sini," perintah Tante Rere.


Kedua pegawai itu pun mengangguk.


"Keysha kalau kamu mau melihat-lihat koleksi Tante yang lain silahkan, mungkin ada yang cocok," ajak Tante Rere.


Keysha pun berkeliling butik melihat berbagai macam model baju.


"Tante tinggal sebentar ya sayang, mau duduk capek maklum faktor usia, silahkan kamu cari mana yang kamu suka," kata Tante Rere.


Keysha pun mengangguk, Keysha bersyukur dia di terima baik oleh keluarga Daniel.


"Sepertinya ini bagus," Keysha memilih dua baju untuk dia kenakan nanti saat acara lamaran.


Sedangkan Daniel memilih duduk menikmati jus jeruk yang di sediakan Tante Rere.


"Duh ponakan Tante pinter banget pilih calon istri," puji Tante Rere yang baru saja duduk di samping Daniel.


"He he he he..... Siapa dulu, Daniel," jawab Daniel jumawa.

__ADS_1


"Tante sih heran kenapa perempuan cantik seperti Keysha bisa suka dengan bocah nakal seperti kamu yang suka tawuran gak jelas?" Tanya Tante Rere penuh selidik.


"Tante masa ponakan sendiri di katain," Rajuk Daniel kesal.


"Apa jangan-jangan kamu nyicil dulu nanam modal dulu ya , jadi Keysha terpaksa mau menikah dengan kamu," tuduh Tante Rere.


"Astaghfirullah Tante, nuduh ponakan sendiri. Tuh mbak cantik masih belom jebol tuh gawang," jawab Daniel.


Plak.....


Tante melayangkan pukulan ke pundak Daniel, karena kesal omongan keponakannya yang tak pernah di saring.


'Punya Tante bar-bar amat ya,' batin Daniel.


"Ish Tante sakit tahu," cebik Daniel.


"Maka nya kalau ngomong pake filter," sewot Tante Rere.


"Habisnya Tante nuduh macam-macam," ketus Daniel.


"Tante kan penasaran, bagaimana wanita secantik Keysha mau dengan kamu," cibir Tante Rere.


"Daniel Pepet terus mbak cantik, biar gak ada yang berani dekatin. Ha ha ha tiap hari ku kasih sarapan gombalan biar klepek-klepek," jawab Daniel menerawang awal dirinya melakukan berbagai cara untuk meluluhkan hati Keysha.


Tap tap tap tap tap...


"Sayang bagaimana kalau yang ini buat acara lamaran kita besok?" Tanya Keysha yang tiba-tiba muncul membawa 2 stel baju.


"Coba dulu saja Key, itu di sana ruang gantinya," tunjuk Tante Rere.


Keysha pun menuju ruang ganti mencoba bajunya tadi.


Tak berselang lama...


Keysha keluar dengan baju warna navy yang sedikit terbuka di bagian dadanya, tetapi keseluruhan model bagus dan cocok di tubuh Keysha.


"Bagaimana??" Tanya Keysha memutar tubuhnya di depan Daniel.


Sesaat Daniel terpanah tetapi saat melihat bagian dada Keysha sedikit terbuka, Daniel kesal tak rela.


"Ganti...." Keysha pun hendak protes namun di urungkan melihat tatapan Daniel.


Keysha pun ganti dengan baju berwarna pink .


"Bagaimana?" Tanya Keysha lagi.


Daniel pun menyuruh Keysha memutar.


"Bagus, cocok itu saja,"


Keysha pun bernafas lega, setelah itu dia duduk di dekat Daniel memilih baju yang akan dia kenakan nanti saat akad dan resepsi.


Keysha berbinar melihat banyak model kebaya sesuai dengan keinginan nya, tetapi Daniel selalu melarangnya dengan alasan terlalu terbuka. Mau tak mau semua nya Daniel yang memilih. Keysha pun mengukur tubuhnya.


Setelah selesai drama baju tadi, Daniel maupun Keysha pergi meninggalkan butik tante Rere.


"Bay Tante," Keysha maupun Daniel melambaikan tangan ke arah Tante Rere.

__ADS_1


BERSAMBUNG....


LIKE, KOMEN, RATE BINTANG, VOTE.


__ADS_2