Dikejar Cinta ABG Tengil

Dikejar Cinta ABG Tengil
Misi penyelamatan 2


__ADS_3

Tetapi ini bukan pernikahan yang ku impikan," lirih Keysha.


Kedua pelayan itu pun terdiam, entah tak tahu harus berbicara apa. Melihat wajah sedih Keysha membuat mereka merasa iba.


Keduanya hanya pelayan tak mempunya kekuatan apapun untuk menolong wanita muda di depan nya.


"Mengapa non sedih, Pak Rico tampan dan baik. Non beruntung bisa menikah dengan Pak Rico," kata salah satu pelayan mencoba membujuk Keysha agar menerima Rico.


"Iya tetapi hatiku masih tertuju kepada bocah itu, aku ingin menikah karena cinta bukan menikah karena keterpaksaan. Aku bahkan tidak pernah terbesit dalam hatiku untuk menikah atau mencintai pak Rico. Tolong bantu aku kabur dari sini....Hiks hiks hiks," kata Keysha kepada kedua pelayan itu.


Kedua pelayan itu pun saling melirik, memberikan kode melalui tatapan mata.


Salah satu pelayan menarik tangan temannya untuk berbicara.


"Kenapa kamu menarik ku ke sini?" tanya temannya.


"Aku kasihan sama nona Keysha, tetapi kita harus berbuat apa. Apa kita bantu non Keysha kabur?" Ide salah dari mereka.


"Bagaimana pendapatmu?" bisiknya lagi.


"Aku juga binggung, sebenarnya aku kasihan dengan nona Keysha tetapi aku takut nasib kita akan berakhir di tangan pak Rico," jawab temannya.


"Maaf non kami juga ikut sedih tetapi kami tidak bisa membantu nona," jawab salah satunya dengan wajah sendu.


"Iya saya mengerti kalian tidak bisa berbuat apa-apa, tetapi terimakasih sudah mau mendengarkan curhatan saya," jawab Keysha disertai senyum tulus.


Mereka bertiga pun terdiam, tiba-tiba Keysha memeluk keduanya.


Mereka berdua membalas pelukan Keysha.


"Non ayo kita perbaiki riasan nona, karena tuan Rico sudah menunggu," ajak pelan itu.


Keysha pun kembali duduk di meja rias untuk membenahi dandanan nya.


Tok tok tok tok tok.... Ketukan pintu membuat ke tiganya menoleh, sedangkan Keysha membuang nafas kasar.


"Non Keysha cepat keluar," Setelah berbicara seperti itu, laki-laki itu pun menjauh dari pintu untuk turun.


"Iya tunggu sebentar," jawab pelayan yang di tugaskan mendandani Keysha.


"Sudah waktunya," lirih Keysha.


Kedua pelayan itu pun mengusap punggung Keysha untuk menguatkan wanita cantik ini.


'Kamu di mana?' batin Keysha mengingat Daniel.


Keysha pun berdiri, di apit oleh kedua pelayan tadi.

__ADS_1


Keysha begitu terlihat mempesona dengan riasan tak begitu tebal tetapi aura kecantikan Keysha bersinar meskipun tanpa di hiasi dengan senyuman.


Sedangkan di bawah....


Sudah ada Rico yang duduk dengan setelan jas mahal berwarna putih senada dengan kebaya Keysha.


Rico terlihat gagah, dengan wajah yang tak hentinya tersenyum.


Sudah ada penghulu yang berada di depannya menunggu kehadiran mempelai wanita dan wali nikahnya.


"Hei mana orang tua Keysha, cepat bawa kemari?" titah Rico pada salah satu anak buahnya.


"Ok bos," jawabnya berlalu meninggalkan Rico.


Keysha berjalan menuju ke arah Rico dengan wajah datar, Keysha tak menyangka kalau Rico tega memaksa dirinya seperti ini.


Andai Keysha punya kekuatan, dirinya pasti sudah kabur secepatnya tetapi itu tak mungkin karena Rico menempatkan banyak anak buahnya.


Keysha pun duduk di samping Rico.


"Wah kamu cantik sekali sayang," puji Rico membuat Keysha benar-benar muak mendengar nya.


"Pak Rico tega melakukan semua ini kepada saya," ketus Keysha.


"Ha ha ha ha ini karena saya sangat mencintai mu Keysha," jawab Rico dengan wajah bahagia.


"Aku tidak bisa melihat kamu jadi milik orang lain, jadi aku terpaksa harus melakukan ini," lanjut nya lagi membuat Keysha geram.


Diam-diam Keysha mengepalkan tangannya karena menahan emosi.


'Tolong kirimkan aku seseorang untuk membebaskan aku dari lelaki gila ini,' batin Keysha.


Trap trap .....


Terdengar langkah kaki begitu cepat, tiga anak buah Rico berlari menghampiri Rico dengan panik.


"Hei kenapa dengan wajah kalian, apa terjadi sesuatu?" tanya Rico saat melihat raut kepanikan di wajah ketiga pria berbadan kekar nan garang itu.


"Emmm itu tuan....." Orang itu terlihat ragu untuk menjawab perkataan Rico.


Rico memberi kode agar keduanya mendekati Rico.


"Gawat tuan, kedua orang tua non Keysha tidak ada di kamar dan kami sudah mencari ke setiap sudut rumah tetapi kami tidak menemukan keberadaan keduanya," bisik anak buat Rico.


"Kalian perketat penjagaan di semua tempat, jangan sampai ada penyusup," titah Rico tegas.


Keduanya pun pergi meninggalkan tempat itu dan menginterupsi seluruh anak buahnya.

__ADS_1


Seketika Rico takut rencananya akan gagal.


Tiba-tiba pikiran Rico menjadi tak tenang.


"Pak lanjutkan acaranya," titahnya kepada sang penghulu.


"Hei kamu saja yang menjadi saksi dan untuk walinya saya wakilkan ke bapak karena kedua orang tua kekasih saya sedang di luar negeri," kata Rico penuh dengan kebohongan.


Keysha pun membulat kan matanya mendengar perkataan Rico, sungguh Keysha ingin protes tetapi melihat tangannya yang sudah di cengkram Rico dan tatapannya membuat Keysha takut.


"Duduk manis dan jangan pernah protes, keselamatan kedua orang tuamu ada di tangan saya," bisik Rico untuk menakuti Keysha.


Rico juga sebenarnya tak tahu keberadaan kedua orang tua Keysha, karena menurut laporan anak buahnya kalau keduanya menghilang dari kamar.


Sebenarnya Rico tak ingin melakukan semua ini tetapi ego nya mengharuskan dia berbuat seperti ini, Rico tak ingin cintanya hilang di ambil orang meskipun Rico tahu Keysha tak mencintai dirinya.


Rico tak ingin kalah bersaing dengan pemuda remaja bau kencur.


Ya Rico tahu kenyataan itu tetapi hatinya selalu bilang kalau Keysha belum mencintai dirinya, kalau Keysha menjadi istrinya otomatis cinta itu beralih pada dirinya.


Rico seakan buta akan cinta nya.


Rico tersenyum membayangkan dirinya akan segera memiliki Keysha sepenuhnya.


"Sebentar lagi kamu akan menjadi milikku sepenuhnya, pernikahan kita akan di gelar sebentar lagi. Aku tahu kamu pasti tak sabar bukan," jelas Rico dengan percaya diri.


Cintanya membuat kehilangan akal.


Keysha diam, dirinya tersenyum kecut mendengar ucapan atasannya, andai Keysha tak mengenal Rico mungkin sua ini tak terjadi kepada nya.


Rico mengelus wajah cantik Keysha.


Keysha memalingkan wajahnya, sungguh dirinya membenci sosok di hadapan nya.


"Aku sangat mencintaimu sejak pertama kali aku melihatmu, kenapa kamu tak pernah peka akan perasaanku," lirih Daniel mencurahkan isi hatinya.


"Sakit hati ku melihatmu pulang di antar anak ingusan itu," sambung Rico.


Keysha benar-benar muak dengan Rico.


Bersambung......


Like komen rate ya, biar semangat lanjutin ceritanya.


Insyaallah hari ini update 2 bab sambil menunggu yang satunya.


Baca bab ini komen ya .

__ADS_1


Terimakasih yang masih setia menunggu kelanjutan Daniel dan Keysha.


Maaf kalau ada typo bertebaran 😅


__ADS_2