Dikejar Cinta ABG Tengil

Dikejar Cinta ABG Tengil
Masih gagal lagi


__ADS_3

Daniel binggung menggaruk kepalanya yang tak gatal.


"Jadi kamu mau ambil minyak goreng ya," tanya Keysha dengan nada yang sulit di artikan.


Daniel tiba-tiba bergidik ngeri, ternyata istrinya bisa menyeramkan seperti itu.


"Jadi benar kataku tadi, ishhh jahat banget sih," Rajuk Keysha manja, tak lupa memonyongkan bibirnya.


"Aku kan gak tahu kalau sayangku minta minyak kayu putih," elak Daniel.


"Ini sayang, sudah ya jangan ngambek lagi," bujuk Daniel.


Keysha cemberut memalingkan wajahnya memunggungi Daniel, Keysha begitu sebal melihat wajah tak berdosa Daniel.


"Sayang....." Rengek Daniel.


"Jangan marah ya, tadi aku tidak sengaja. Salahkan tuh bibir kamu terlihat menggoda untuk di cium," bujuk Daniel untuk ke sekian kalinya.


Keysha merasa dongkol, keningnya masih terasa nyut-nyutan karenanya.


Daniel pun mendekati sang istri, dia mengoles minyak itu di kening sang istri, tak lupa Daniel mengecup sayang tangan Keysha membuat Keysha sedikit luluh.


Daniel memegang kedua telinganya meminta maaf, dengan wajah mengemaskan itu membuat Keysha luluh seketika.


"Maafkan ya sayang," pinta Daniel,


"Fyuuuuuhhh......" Keysha pun menghembuskan nafas kasar menghilangkan rasa kesalnya.


Keysha pun mengangguk sebagai tanda setuju.


"Ayo sayang ku bantu lepas kebaya nya, pasti gerah," bujuk Daniel dengan wajah mesum tak lupa senyum mengembang sempurna.


Keysha pun bergidik ngeri melihat wajah Daniel.


Glekkk..... Glekkk... Glekkk


'Apa dia memintanya sekarang, jujur saja aku belum siap,' batin Keysha ketakutan.


Wajah Keysha tiba-tiba pucat karena membayangkan yang akan di lakukan Daniel.


"Sayang....." Kata Daniel merangkak mendekati Keysha yang sedang duduk ranjang.


"Ku bantu ya melepaskannya, pasti kamu kegerahan sayang," Daniel masih berusaha membujuk Keysha.


"Kamu saja yang lepas baju sendiri, ngapain nyuruh aku lepas baju," jawab Keysha.


"Aku takut kamu yang gak nyaman pakai baju itu dan aku sudah siapkan baju yang cocok buat kamu sayang," bujuk Daniel menyerahkan lingerie seksi berwarna merah.


Seketika Keysha melotot kaget di buatnya.


"Ha baju apa ini, gak ah... Aku gak mau pakai baju saringan teh ini," Keysha melempar baju itu kearah Daniel dan bergidik ngeri membayangkan baju itu berada di tubuhnya.


"Ayolah sayang, lihat nih aku sudah tak tahan...." Daniel merengek seperti anak kecil memperlihatkan ke arah benda pusaka nya.

__ADS_1


Keysha pun melirik dan betapa kagetnya dia melihat bentuknya sudah mengembang sempurna di balik kain itu.


"Tetapi ini masih siang," elak Keysha.


Keysha berusaha menolak, karena dia merasa takut sebab banyak yang mengatakan kalau malam pertama itu sakit.


"Pasti kamu takut ya?" Tanya Daniel karena sedari tadi Keysha terus menolaknya.


"S-siapa bilang?" Elak Keysha dengan gugup.


"Buktinya, menolak ajakan enak suami itu dosa loh," jurus Daniel menaklukkan Keysha.


Daniel tertawa licik di dalam hatinya, dia menggunakan cara itu untuk memancing Keysha.


"Kamu mau kan sayang," pinta Daniel dengan wajah memohon.


Keysha pun akhirnya mengangguk setuju karena bagaimanapun juga Daniel adalah suaminya saat ini.


Keysha pun berdiri menuju meja rias, melepaskan semua hiasan di rambut nya. Daniel melihat itu pun bersorak gembira di dalam hati.


Dia begitu senang, Daniel menghampiri Keysha mencoba membantunya.


Setelah semua selesai di lepas.


"Aku mandi dulu ya ," pamit Keysha menuju kamar mandi.


"Jangan lama-lama ya sayang," pinta Daniel dengan wajah cerah secerah mentari pagi.


Daniel pun sudah melepaskan semua baju yang melekat pada diri nya, tak lupa Daniel mengunci pintu kamar nya supaya tidak ada yang menganggu.


Keysha keluar dengan wajah segar, Keysha melilitkan handuk di tubuhnya.


"Hmm... Harum sekali kamu sayang," komentar Daniel melihat sang istri keluar dari kamar mandi.


Keysha pun di buat merona, detak jantungnya berdegup kencang.


Keysha berjalan menuju ke arah lemari mencoba mengambil baju untuk di ganti.


Daniel mendekati Keysha, melingkarkan tangannya di pinggang Keysha sedangkan dagu nya menempel di pundak Keysha.


"Eits jangan pakai baju, percuma nanti juga lepas," goda Daniel sambil terkekeh.


Pipi Keysha berkali-kali di buat merona oleh Daniel.


Deg deg deg deg deg deg deg.... Jantungnya berdegup kencang.


"Bercanda sayang, cepat ganti baju terus kita sholat dulu sayang," ajak Daniel.


Keysha tersenyum tipis meskipun Daniel masih muda tetapi pemikiran nya sudah cukup dewasa.


Dan Islam menganjurkan untuk melakukan sholat dua rakaat secara berjamaah terlebih sebelum melakukan hubungan suami istri untuk pertama kali bagi pasangan.


Untuk ke dua kalinya Daniel menjadi menjadi imam untuk Keysha, Keysha tersenyum kecil mengingat pertama kali bertemu dengan Daniel. Keduanya pun khusyuk menjalankan ibadah itu.

__ADS_1


Setelah selesai menunaikan ibadah sholat, Keysha mencium tangan Daniel dengan penuh keikhlasan. Setelah itu Daniel memegang ubun-ubun Keysha untuk membacakan doa untuk mengharapkan keberkahan.


Bismillahirrahmanirrahim.


Allohumma baarik lii fii ahlii, wa baarik lahum fiyya. Allohummarzuqnii minhum, warzuqhum minni. Allahummajma' baynanaa maa jama'ta ila khoirin, wa farriq baynanaa idza farroqta ilaa khoirin.


Setelah mengucapkan itu mereka membereskan sajadahnya.


Daniel dengan gugup ingin melakukan ritual itu.


Daniel mencium bibir manis Keysha yang sedari tadi menggoda untuk dia cium. Keysha pasrah atas semuanya. Dia sudah menyiapkan keberanian.


Daniel menikmati nya, tangannya bergerilya masuk menyusup ke dalam baju Keysha.


Daniel mencoba membuka pengait br* itu dengan cepat meskipun sedikit kesusahan.


Keduanya pun terhanyut dalam lautan cinta.


Tok tok tok tok tok tok tok tok tok tok.....


Ketikan pintu menyadarkan keduanya.


Keysha pun di buat gelagapan karena nya.


"Kak ada tamu, Bu Dhe Lidya yang dari Surabaya datang jauh-jauh ke sini, cepat temuin," teriak Kean di balik pintu.


Iya...." Setelah menjawab itu Keysha berusaha melepaskan diri dari Daniel, setelah itu dia memakai baju nya dan merias wajahnya.


"Si*l......" Umpat Daniel kesal, dia merasa kecewa.


Keysha terkikik geli melihat wajah Daniel yang sudah terlihat kecut.


"Ayo semangat dong sayang, nanti malam kita lakukan lagi," Ratu Keysha.


'Padahal tinggal sedikit lagi juga sampai gawang, gagal lagi deh,' keluh Daniel di dalam hati.


Mendengar kata Keysha membuat Daniel begitu bersemangat.


Daniel menjambak rambutnya frustasi, padahal hasrat nya sudah berdiri.


Keysha pun terburu-buru memakai bajunya.


"Ayo sayang pakai baju nya," ajak Keysha.


Dengan malas Daniel pun memakai kembali bajunya. Wajahnya di tekuk seperti uang dua ribu yang habis di rendam air.


"Ayo dong sayang," bujuk Arin mencoba memakaikan baju ke arah Daniel.


B E R S A M B U N G.......


Wk wk Kean ganggu saja.


ngantuk

__ADS_1


LIKE, KOMEN YA


__ADS_2