Dipaksa Menikah Season 2

Dipaksa Menikah Season 2
Besar dan bagus


__ADS_3

"Cium Adit," ujar Dika.


"Ah tidak mau, kau ada ada saja," ucap Adit.


"Cepat lah, mau di foto ini," ujar Justin.


"Ayah..."


"Adit kau sudah dewasa, kenapa seperti anak kecil begini, memang perlu satu foto kalian berciuman," ucap Justin.


Adit dan Serena saling bertatapan, mereka berdua benar-benar canggung untuk berciuman, apalagi dilihat oleh banyak orang.


Perlahan Adit mulai mendekati bibir Serena, walaupun bukan ciuman pertama nya, Adit merasa sangat gerogi sekali, ia seperti melakukan ciuman pertama nya.


Keduanya memejamkan mata mereka dan tak lama bibir mereka berdua bertemu, karena hanya untuk kebutuhan foto mereka tidak melanjutkan lebih dalam lagi, hanya sekedar saling bertemu saja.


"Sudah cukup.."


Segera keduanya menarik kepala mereka masing-masing.

__ADS_1


Setelah acara itu, acara di lanjutkan dengan makan makan hidangan yang sudah disediakan. Sudah pasti Adit tidak mau dekat dekat dengan Serena, ia malah lebih menempel pada Dika.


"Sana dengan calon istri mu," ucap Dika.


"Tidak mau aku, untuk apa aku dengan nya," kata Adit yang memilih asik makan.


"Hahaha kau tidak boleh begitu, dia kan calon anggota istri mu," ucap Dika.


"Tadi kau sudah cium dia Adit, bagaimana rasa nya enak bukan," tanya Cilla.


"Tidak enak tidak ada rasa," jawab Adit.


Cilla dan Dika hanya tertawa saja.


Memang begini repot nya mempunyai banyak anak, ntah kenapa Mark mau mempunyai anak sebanyak itu, jarang sekali ada orang zaman sekarang mempunyai anak yang banyak. seperti Mark.


Sudah beberapa hari Dika dan Adit tidur terpisah, itu karena Adit harus latihan pisah dengan Dika, semua itu agar Adit tidak kaget saat setelah pernikahan nya nanti, sebelum tidur sudah pasti mereka mengobrol seperti biasanya, kali ini Justin ikut bergabung dengan kedua anaknya.


"Adit setelah menikah langsung gas ya, ayah sudah tidak sabar mempunyai cucu," ucap Justin.

__ADS_1


"Ayah ingin menggendong anak kecil kan, mamah saja napa yang hamil, bukannya ayah sudah sangat pro," kata Adit.


"Tidak bisa Adit, mamah sudah hampir 40 tahun, kau tidak kasihan dengan mamah mu kalau dia hamil lagi, kau saja dengan istri mu," ucap Justin.


"Burung ku belum siap yah," kata Adit dengan alasan yang tidak masuk akal nya.


"Alasan macam apa itu, buka celana mu ayah liat," ucap Justin.


"Tidak mau malu," kata Adit.


"Hahaha punya dia sedikit bermasalah yah, mungkin tidak bisa bangun atau kecil," ujar Dika.


"Enak saja, punya ku normal," ucap Adit yang tidak Terima.


"Mana buka, ayah mau liat, nanti kalau benar-benar bermasalah kita bawa ke rumah sakit," ucap Justin.


Sudah pasti Adit tidak Terima dikatakan seperti itu, mana mungkin milik nya yang gagah perkasa dikatakan bermasalah.


"Nah itu tidak kan," ucap Adit.

__ADS_1


"Oh bagus itu, istri mu pasti suka. Untung ayah mewariskan senjata ayah yang besar, sudah tutup lagi," kata Justin.


Dika hanya menggelengkan kepala nya, memang menurut Dika keluarga nya sangat unik sekali Sifat Adit yang amburadul ternyata menurun dari Justin sendiri.


__ADS_2