
Hari yang di tunggu-tunggu oleh semua siswa-siswi SMA Cempaka Putih kini telah tiba. Pertandingan basket antara SMA Cempaka Putih dan SMA Gonzaga akan segera di mulai sebentar lagi. Lapangan basket SMA Cempaka saat ini sudah ramai karena banyak dari siswa-siswi SMA Gonzaga yang datang meramaikan serta mendukung sekolahnya. Tim chillders juga tidak lupa bersorak ramai memberi dukungan untuk tim SMA Cempaka Putih.
Di tengah ramainya penonton yang menyemangati sekolah tim basket mereka. Dan ada salah satu gadis berjacket juga berada di antara lautan manusia yang duduk di tribun penonton tentu saja ada ketiga sahabatnya juga di sebelahnya.
Keriuhan semakin menjadi-jadi saat sang kapten basket serta tim nya memasuki lapangan dengan begitu berkarisma, wajah tampan, tubuh atletis, bisa dibilang idaman, sorakan-sorakan terdengar sangat nyaring. Tidak peduli jika nantinya tenggorokan nya sakit karena terus-terusan berteriak heboh.
Tim chillders SMA Cempaka Putih Melakukan formasi untuk menyemangati tim basket sekolah mereka.
Kak abiam I Love you
Kak abiam semangat
Alarick semangat juga ganteng
Yuhuuuu semangaatt cowok-cowok gantengnya SMA Cempaka
"Eh gays, itu kapten dari SMA Gonzaga Manis bangatt," Histeri Amanda.
"Drey, itu bukannya cowok kemarin ya?," Amanda kembali bertanya.
"Mungkin," Balas audrey singkat.
"Alarick semangat, ya!," Teriakan dari Amira membuat siswa-siswi yang bersorak tadi seketika diam menatap penuh tanya pada amira.
"Tuh cewek siapanya alarick, ra?," Tanya audrey.
"Gak tahu," Balas liora acuh.
Di tengah ramainya penonton yang bersorak riang, hanya liora yang sedari tadi terdiam, memikirkan siapa cewek tadi yang menyemangati alarick, ada hubungan apa antara mereka. Ck!
"Ra, lo kok diam aja?, Ayo dong ikutin kita kasih semangat buat tim sekolah kita, di sana juga ada alarick," Ucap amanda dengan wajah berbinarnya.
Bukannya menjawab liora malah mengabaikannya, dia kini sedang memikirkan banyak pertanyaan di benaknya,
Di tengah lapangan, Tim basket SMA Cempaka Putih berjabat tangan dengan tima basket SMA Gonzaga.
__ADS_1
Tatapan audrey tidak sengaja bertemu dengan tatapan laskaar cowok yang ia temui kemarin. Melihat laskaar yang kini tersenyum padanya pun ia langsung cepat-cepat memutuskan tatapan mereka. Tidak mungkin audrey tidak salah tingkah dengan tatapan tersebut. Ternyata memang benar laskaar itu tampan, manis, memiliki tubuh atletis siapa yang tidak terpesona coba! Ck! Perempuan memang gengsi nya terlalu besar untuk mengakui.
"Ra, ayok semangatin alarick, dia pasti senang bangat kalau lo yang nyemangatin," Ucap audrey mengalihkan pandangannya pada liora.
Audrey kembali mencuri-curi pandang ke arah laskaar, dia benar-benar terpaku dengan cowok bernomor punggung 08 itu. Tampan sangat mempesona dan jangan lupakan wajah kelewatan manis nya itu ck!.
Amanda menepuk-nepuk paha audrey seraya memekik tertahan,
"Nah itu drey! Gimana-gimana menurut lo cowok yang kemarin gak kalah ganteng dari kak abiam, alarick dan cowok-cowok SMA sini kan, emang drey, ck! Tuh cowok pasti primadona SMA Gonzaga," Cerocos amanda.
"Iya, gue akuin dia ganteng, puas lo!," Sahut audrey. Sebenarnya gadis itu sedikit tidak percaya saat melihat sosok laskaar yang tidak sengaja ia temui dua hari lalu, ternyaya cowok gila itu adalah kapten basket SMA Gonzaga yang saat ini bertanding di SMA nya.
"Hah! Gimana-gimana, lo bilang cowok itu ganteng, wah, momen langka nih," Ucap amanda berturut.
"Bisa diam gak sih, lo. Mand," Celetuk keysa.
"Gak bisa, key, gimana dong?," Sahut amanda dengan wajah menjengkelkan.
"Ck! Gue lackban juga mulut lo," Ancam keysa menatap malas amanda.
"Ayok alarick semangat!," Ucap amira dengan lantang dengan menggunakan seragam chillders.
"Percuma cantik, kalau capernya ke pacar orang," Teriak audrey menggema ke arah amira dkk.
"Huuuuuuuu," Ejek siswa-siswi lain ke arah amira. Wajah gadis itu terlihat merah menahan menahan amarah.
Pritttt!....
Suara peluit dari wasit pertanda pertandingan di mulai.
Bola pertama di pegang oleh tim basket SMA Cempaka Putih. Dengan lincah para pemain menggiring bola ke ring lawan.
Penonton kembali bersorak heboh, ketika abiam mendekati ring basket
Tanpa di duga, abiam kini melempar bola nya ke arah teman setim nya yang lain bukan ke arah alarick, alarick yang melihat itu, dengan gerakan cepat mengambil bola yang telah di oper oleh teman setim nya tadi dengan gerakan tipuan.
__ADS_1
Tatapan menghunus yang sama-sama di lemparkan oleh alarick maupun abiam belum juga terputus.
Alarick menggiring bolanya, lalu mengoperkannya pada sultan dengan begitu lihai seakan ia sudah mahir dalan permainan bola basket.
Sultan menggiring bolanya, cowok itu dapat dengan gesit menghindar saat ada lawan yang menghalangi jalannya, sultan mengoper bola ke arah johan.
Johan menangkap bolanya dengan cepat, lalu menggiring bolanya hanya sebentar, karena laskaar dengan cepat merebut bola itu dari tangan johan, dan mengopernya pada teman setim nya.
Semuanya bersorak histeri dengan menggebu-gebu saat alarick merebut kembali bolanya, lalu menggiring bola, cowok dengan wajah menyenangkan dengan gerakan mengecoh dapat menghindari penjagaan dari lawannya dan mengoper bola itu pada abiam.
Saat sedikit lagi dirinya akan sampai di ring lawan dua orang dari tim SMA Gonzaga menghadang abiam, membuat cowok itu tak bergerak bebas. Dengan sedikit gerakan mengecoh seperti alarick tadi, abiam daapt keluar cepat dari penjagaan itu.
Tapi saat abiam akan melakukan shooting tiba-tiba salah satu dari tim lawan nenyenggol bahi abiam dengan keras, membuat cowok itu terjungkal.
"****!," Umpat abiam geram,
"Woeee, main kok curang sih!," Kesal johan
"Takut kalah lo!," Celetuk teman setim abiam.
Pritttt!.....
Bunyi peluit panjang dari wasit menghentikan permainan, karena salah satu anggota dalam tim SMA Gonzaga melakukan pelanggaran. Sontak saja siswi SMA Cempaka bersorak tidak terima, kala SMA Gonzaga melakukan kecurangan.
"Bagaimana, apa anda masih bisa melanjutkan permainan?," Tanya wasit pada abiam.
Abiam mengangguk pelan, cowok itu baru sadar ternyata kakinya juga ikut terkilir. Tapi cowok itu tak gentar, memaksakan dirinya kembali bangkit berdiri menegakkan tubuhnya. Tidak mungkin ia harus berhenti bermain cuman gara-gara hal seperti ini, Gelar nya sebagai kapten basket akan di cap lemah oleh lawannya.
"Lo gpp abiam?,"Tanya salah teman setim nya.
"Gue gpp,"
Akhirnya permainan kembali di lanjutkan, masalah anggota tim lawan yang melakukan pelanggaran kini sudah di ganti oleh anggota lain. Yang sudah di siapkan sebagai cadangan.
Saat ini pusat permainan sudah berganti oleh kapten basket SMA Gonzaga. Laskaar menggiring bolanya tak kalah lihai. Dari abiam.
__ADS_1
..."Menjauh untuk menjaga, sejujurnya aku benci konsep itu terlalu menyedihkan, seperti perumpamaan klasik tentang matahari yang mencintai bumi dengan jaraknya. Terdengar tegar dan dewasa memang tapi tetap saja menyedihkan"...
..._Alarick Zalman Maheer_...