Distrik The Guardian Angel

Distrik The Guardian Angel
Kulturai


__ADS_3

Semetara itu di dalam kastil Borneo Ratu Nana memanggil ke empat jendralnya dan memulai diskusi mengenai apa yang terjadi dengan resimen ke 5 milik jendral Ryan. Dalam ruang rapat tersebut hadirlah jendral Yanto pemimpin pasukan tempur Resimen 2, jendral Fahrudin pemimpin pasukan resimen ke 1, jendral Coky pemimpin pasukan resimen ke 3 dan jendral Komar pemimpin pasukan Resimen ke 4.


Tanpa basa basi nana mengutarakan niatnya dan menceritakan tentang kejadian yang menimpa jendral riyan dan pasukannya di dalam hutan. Mia duduk disana mewakili 10 orang pasukan garuda hitam. Setelah mendengarkan cerita Ratu Nana jendral Yanto mengutarakan pendapatnya. Menurut pendapat saya kita tidak perlu menyerang Hutan karena hutan tersebut dan para penghuninya sudah ada dari saya masih anak-anak begitupun mitos-mitos mengenai mahluk penunggu hutan, akan tetapi mereka tidak pernah menyerang kita sama sekali. Mereka menyerang pasukan jendral Ryan karena pasukan Jendral Riyan di anggap menginvansi teritori mereka sehingga para mahluk hutan itu menyerangnya dan menurut saya sangat tidak mungkin mengalahkan mahluk legenda dengan menggunakan kekuatan fisik tentara kita.


Jendral Coky sependapat dengan usulan jendral Yanto. Menurut pendapat hamba belum waktunya kita memusnahkan para peghuni hutan tersebut karena menurut pandangan saya dengan adanya mahluk-mahluk legenda di dalam hutan tersebut, mereka akan melindungi perbatasan kita dari serangan distrik lain dari arah utara. Dan saya mohon yang mulia Ratu jangan melupakan kunjungan terakhir delagasi dari Distrik 10, saya rasa sedikit banyak akan terjadi gesekan antara distrik 3 dan distrik 10 jika kita menolak permintaan mereka.


Nana mendegarkan pendapat kedua jendral senior tersebut. apakah jendral Fahrudin dan jendral komar memiliki pendapat yang sama. Mohon maaf Ratu saya secara Global, saya setuju dengan pendapat jendral Yanto dan Jendral Coky tapi saya rasa Ratu memiliki Hasrat untuk menyerang hutan tersebut. aku memang sangat ingin membalaskan kematian Jendral Ryan tapi jika kita berperang dengan penghuni hutan distrik 10 akan mendapatkan keuntungan dari perperangan kita.


Jika memang Ratu Nana sangat ingin membalaskan dendam Jendral Ryan saya menyarankan untuk menggunakan pasukan Tempur resimen pertama, dengan menggunakan helicopter perang dan pesawat pengebom kita bisa membakar dan membombardir hutan tersebut. walaupun kita tidak bisa membunuh seluruh mahluk legenda yang ada di hutan tersebut tapi kita bisa merusak teritori mereka dan hal ini akan menyebabkan mereka sangat marah dan membenci manusia sehingga Ratu Nana tidak perlu repot-repot mengirim pasukan lagi untuk mengejar Alex dan kawan-kawannya.


Para penghuni hutan akan membunuh setiap manusia yang ada di dalam teritori mereka.


Tepat sekali apa yang direncanakan oleh Jendral Komar, sahut jendral Fahrudin. Hamba akan memerintahkan 200 helikopter tempur untuk bersiap-siap melakukan penyerangan jika ratu mengizinkan.


Mohon ratu jangan melakukan penyerangan ke Hutan tersebut pinta Jendral Yanto, ada apa jendral tanya Nana, perntanyaan saya adalah akan pergi kemanakah para penghuni hutan yang kehilangan tempat tinggalnya setelah mereka berhasil membinasakan Alex dan kawan-kawannya. Mereka pasti akan menuju ke kastel ini dan melakukan penyerangan. Benar sekali yang mulia jika yang memang benar di sana hidup kera raksasa setinggi 3 sampai 5 meter, saya rasa tembok kita tidak akan menahan serangan invansi dari kera-kera tersebut jawab jendral Coky. Sementara itu Mia hanya duduk terdiam tidak memberikan masukan sama sekali. Nana melirik Mia dan Mia tetap diam, hmm baiklah aku mengambil sikap kita akan berperang dengan hutan, Jendral Fahrudin ku perintahkan kamu untuk melakukan penyerangan lewat udara di central pulau tersebut dengan 200 Helikopter tempur, Laksanakan perintah ku dalam dua hari dari sekarang. Hamba terima perintah yang mulia Ratu berikan.


Maka rapat pun selesai dengan rencana penyerangan Lembah Kesunyian. Sementara itu Jendral Yanto dan Jendral coky hanya bisa tertunduk Lesu dalam benak mereka mengatakan Distrik 3 akan luluh lantah ketika seluruh penghuni lembah melakukan penyerangan balas dendam.


Tibalah hari yang dinantikan Alex dan kawan-kawannya, yaitu hari dimana mereka memiliki tempat yang bisa dipanggil dengan sebutan Rumah dan pada hari ini mereka sudah menjadi cikal bakal suku Betawe. Untuk merayakan hal yang menyenangkan tersebut Jenifer sang roh alam yang berwujud ikan besar dan ganas melepaskan baju Latihan yang melekat pada tubuh Alex, Bagas, Dono, Kasino, Indro dan ke 15 orang lainnya.


Alangkah terkejutnya mereka ketika mereka tidak mengenakan baju latihan tersebut, mereka merasa gerakan yang lain sangat lambat bahkan Dono yang dulu menjadi kepala Regu Pasukan Garuda Hitam meminta Koki untuk melemparkan sebuah pisau kepadanya dari jarak 3meter. Setelah koki melemparkan tepat kearah kepala dono, Dono menangkap pisau itu dengan menggigitnya. Secara Reflek Kasino berteriak Gila lu Don pisau kok digigit lu kira itu daging. Ah terlalu berlebihan kamu kas. Mereka berduapun tertawa terbahak-bahak. Lalu Sabeni melirik mereka bagaimana jika aku yang melemparkan pisau tersebut masih bisakah kamu menangkapnya dengan mulut mu itu. Ah si bos ini mengganggu kesanangan orang saja sahut kasino


Baiklah cukup main-mainnya gunakan baju yang sudah dibuatkan oleh Jenifer. Mereka semua lalu pergi berganti pakaian, setelah matahari bersinar cukup terang para penghuni hutan mulai berdatangan dengan membawakan hadiah, ada yang membawakan hasil buruan ada pula yang membawakan pakaian yang mereka buat sendiri.


Sabeni yang bertindak sebagai kepala suku berdiri menyambut mereka, dari kejauhan datanglah King Kong dan kaumnya dengan membawa bebatuan yang ada di Gua mereka dan batu tersebut diterima oleh sabeni, secara simbolis sabeni menerima satu batu berwarna merah darah tapi ternyata king kong membawa 2 gerobak yang penuh berisi batu-batu yang sangat indah. Lihatlah Skull kakak mu sekarang sudah mempunyai suku sendiri, kamu harus mencontoh sabeni mengenai cara memimpin sukunya.


Skull mendengus kesal, mencontoh sabeni? Berarti aku harus melempar-lemparkan kaum ku dari sebrang pulau sana dan menyuruh orang menangkapnya atau aku harus mendidik kaum ku dengan keras untuk bertahan hidup. Kong lalu menyentil kuping skull, kau tidak boleh menghina kepala suku lain, kelak kamu akan menjadi penerus ku. Skull hanya bisa tertunduk.


Kong sudahlah mengapa kamu merusak suasana bahagia di hari ini. Skull masih anak-anak kelak ku yakin dia akan lebih hebat dari pada aku, bukan begitu kawan. Sabeni mengajak Tos skull dan skull pun menerima ajakan tos tersebut. Nah ini baru contoh kakak yang baik lalu skull mengambil batu merah yang diberikan oleh kong. Sabeni hanya bisa terseyum, sabeni mulai detik ini batu merah ini milik ku karena kamu sudah memberikannya kepada ku, aku akan menjaganya dengan sepenuh hati, ok baiklah skull sabeni pun tertawa melihat tingkah skull yang cemburu karena tidak mendapatkan hadiah dari kong.


Lalu tetua Blawong datang bersama kaumnya dan membawakan hadiah kepada sabeni berupa bibit pohon Ek dan kacang polong 2 karung besar. Tetua blawong berkata kuberkati kalian suku betawe, siapapun dari kalian yang menaruh bibit pohon ek ini kedalam tanah dan memberikannya air darah atau keringat kalian maka dari bibit ini akan hidup seorang pedekar pohon ek legendaris untuk membantu kalian dalam situasi sulit setelah situasi sulit kalian lalui maka biarkanlah pohon ek tersebut berada di tempat yang teduh dan cukup air untuk membantu anak cucu kalian dikemudian hari matra untuk membangkitkan kekuatan roh alam ini adalah sabeni sang prajurit darah.


Sabeni hanya bengong tak menjawab sementara itu skull tak bisa menahan tawanya ketika mendengar hadiah dari tetua blawong, tetua blawong melanjutkan dan kuberkati semua suku betawe dan keturunannya siapapun suku betawe yang memakan 1 buah kacang polong ini maka selama orang tersebut masih bernafas maka segala luka yang dialaminya akan sembuh. Terima kasih tetua blawong atas pemberkatan dan hadiah ini.


Setelah itu Tetua Key hadir dan meminta jenifer serta alfonso mengambil wadah yang dapat di isi oleh air sungai sejumlah orang yang menjadi suku sabeni yaitu sekitar 300 orang. Jenifer dan alfonso segera melaksanakan perintah tersebut, tetua Key memanggil sabeni, Hasian bisa kamu kesini sebentar dan berbincang-bincang dengan ku, baik tetua.


Hasian aku mendapatkan sebuah mimpi yang sangat tidak biasa pagi ini, lalu sang ketua menatap Sabeni dan termangu. Mimpi apakah itu tetua, tetua..namun tetua key masih termangu didalam lamunannya. Sampai akhirnya sabeni memberanikan diri mengoyang-goyangkan tubuh tetua key dan diluar dugaan tubuh tetua key sangat dingin seperti es sabeni menggoyang-goyangkan tubuh sang tetua sambil memanggil namanya.


Akhirnya Tetua key pun sadar dari lamunannya, maaf sabeni aku menjadi Trans seolah-olah aku bermimpi tanpa harus tertidur. Ada apa tetua sabeni mulai cemas Tetua-Tetua penyihir terdahulu memanggil ku untuk pulang Hasian, waktu ku tidak banyak lagi, apa maksud mu Tetua. Tenanglah Hasian kamu sekarang seorang pemimpin bagi rakyat mu kendalikan emosi mu. Kamu akan menjadi prajurit darah Hasian, Sabeni terdiam tidak menjawab.


Akan ada perang besar Hasian yang menentukan Nasib kita para kaum Roh alam dengan manusia dibalik tembok, bahkan kamu pun didalam mimpi ku tidak bisa membantu jika kamu tidak kujadikan prajurit darah karena kamu akan berhadapan dengan musuh lama mu suku Navi Gayo, aku yakin kamu mampu mengendalikan nafsu membunuh mu ketika kamu sudah kujadikan prajurit darah karena dalam diri mu mengalir darah Roh alam yang cukup kuno. Apakah kamu bersedia Hasian membantu kami para Roh Alam. Saya bersedia Tetua, kalianlah yang merawat ku semejak aku tiba di hutan ini, disinilah aku mempunyai rumah dan keluarga. Terima kasih hasian, mari kita menuju gerbang suku mu.

__ADS_1


Sementara itu Alfonso dan Jenifer telah menyiapkan wadah yang berisi air sungai sebanyak 300 buah. Setelah penghuni hutan berkumpul sang Tetua Key berdiri di depan gerbang suku betawi dan dia mengatakan kepada seluruh hadirin yang ada tentang apa yang dilihatnya di dalam mimpi dan bahwa seluruh Tetua dewa hutan yang ada sekarang akan binasa.


Seluruh penghuni hutan mulai berbisik dan akhirnya terjadi pertengkeran antara satu dengan yang lain akibat dari mereka ada yang percaya dan sebahagian lagi ada yang tidak percaya. Sementara itu kong dan blawong tetap tenang, sementara kekacauan semakin menjadi dan setiap suku yang datang sudah saling menyabut senjatanya tiba-tiba halilintar menggelegar 5 kali dan menghantam tanah di sekitar gerbang suku betawe.


Sontak suara kerasnya halilintar tersebut membuat seluruh penghuni hutan terdiam. Lalu Tetua Key melanjutkan dengarkan aku wahai saudara ku, apa yang sudah digariskan tidak mungkin berubah bagaimanapun caranya kalian mempertahankan kami, kematian adalah takdir kami karena hanya dengan kematianlah tugas kami bertiga selesai sebagai tetua hutan. Ingat kita semua harus bersatu dalam melawan invansi dari para manusia dan diantara kita hanya 1 orang yang mampu menjadi panglima perang legendaris yang membawa kita kedalam zaman perdamaian dan sekaligus menjadi prajurit darah karena di dalam dirinya mengalir darah roh alam para manusia serigala yang sudah hampir punah.


raja peri bertelinga lancip bernama fredik bertanya siapakah dia tetua. Tetua key menjawab dia adalah sabeni sang kesayang kami dan pelingdung roh alam. Kepala suku siluman harimau membuang ludah dan mengatakan kami tidak akan tunduk selain kepada tetua hutan, tapi jika dia memang layak menjadi prajurit darah tentunya dia bisa mengalahkan ku jika tidak kami menolak tunduk dibawah perintah sabeni. Skull meradang mendengarnya hey kau orang tua busuk akan ku cabik....kong menarik skull diamlah nak, biarkan kakak mu mengambil sikap.


Sabeni melihat kearah tetua Key dan sang Tetua pun menganggukan kepala.


Halo ucap sabeni, saya tahu diantara kalian aku adalah roh alam atau campuran manusia dan roh alam yang paling muda dan suku ku juga adalah suku yang termuda, tapi aku dibesarkan oleh para Tetua dan aku akan melaksanakan perintah Dewan Tetua Hutan. Jika diantara kalian ada yang berpendapat bahwa aku tidak layak menjadi prajurit terkuat yaitu prajurit darah maka aku persilahkan kalian menantang ku atau diam selamanya.


Sabeni pun melompat kedepan gerbang betawe. Kepala suku siluman harimau (manusia harimau), kepala suku beruang putih, kepala suku orc, kepala suku bangsa drawt yang memiliki ukuran tubuh seperti manusia dan ahli membuat senjata serta kepala suku kaum goblin maju menantang sabeni lalu kepala suku maxer yang disebut suku gua iblis maju dan membaca mantra seketika itu juga tempat sabeni dan para penantangnya berdiri menjadi lingkaran dan tanah disekitar mereka naik setinggi 1 meter.


Para penghuni hutan beramai-ramai berteriak kulturai,kulturai,kulturai. Tetua Key pun mendatangkan halilintar tanda disetujuinya pertarungan sampai mati. Siapapun yang gugur dalam pertempuran ini adalah pahlawan dan semua pengikutnya tidak boleh balas dendam dan siapapun yang keluar dari lingkaran di anggap kalah. Tanah tempat sabeni dan penantangnya berdiri adalah tanah yang berbentuk lingkaran seluas 300meter. Kong sebagai tetua panglima perang memberikan isyarat memulai pertandingan ini dengan melempar sebuah batu ke arah arena.


Ke lima penantang memutari sabeni dan sabeni mencabut kedua senjatanya lalu menancapkannya di tanah. Melihat hal tersebut manusia harimau tersenyum dan berkata sombong sekali kamu anak muda, dia pun berubah wujud menjadi manusia harimau dan melompat dengan kecepat yang tidak bisa dilihat oleh kebanyakan mata yang melihat disekitar tempat pertandingan dan suku harimau meneriaki mati kau anak muda. Sabeni pun melompat menghilang dari posisi dia berdiri entah dari mana tiba-tiba sony sang manusia harimau terjatuh dan sudah berubah wujud menjadi manusia yang masih memiliki gigi taring dan cakar yang panjang. sony pun jatuh ketanah tidak bergerak.


Sabeni lalu melirik kearah suku drawt sambil menginjak kepala sony sang manusia harimau, apakah kalian hanya akan menjadi penonton setia ejek sabeni. Tiba-tiba terdengar suara teriakan dari alex dan kawan-kawannya. Yeah itu baru bos kita, hajar mereka bos teriak indro. Sementara itu suku manusia harimau mengusap wajah mereka dan menundukan kepala tanda mereka mengakui kekalahan.


rangga sang beruang dan bahar sang orc raksasa menyerang sabeni. Sabeni lalu menendang tubuh sony keluar arena. rangga dan bahar memiliki tenaga yang sangat luar biasa kuat. Sabeni menendang rangga tepat diwajah tapi rangga hanya terjatuh dan tertawa hanya seginikah kekuatan pemimpin suku muda kita, suku beruang putih pun berteriak-teriak menyemangati pemimpin mereka, sementara itu bahar menghujani sabeni dan rangga dengan garda, sabeni dan rangga pun menghidar. rangga menyerang sabeni dengan wujud manusianya sedangkan bahar adalah pemimpin bangsa orc setinggi 4meter.


Sementara itu luki sang pemimpin bangsa drawt berlari dan melemperkan senjata, senjata tersebut seketika berubah dan melilit tubuh sabeni. Luki pun berkata prajurit darah yah? Bawa saja mimpi mu kealam baka, luki langsung menarik senjata itu sehingga tali-tali yang melilit tubuh sabeni melilitnya seperti seekor ular piton raksasa, bahar melihat ada kesempatan untuk menghajar sabeni diapun melompat kearah sabeni dengan maksud ingin menginjaknya.


Seketika itu juga luki menarik sabeni dan memindahkan posisi sabeni yang terlilit tali-tali magisnya. Tidak semudah itu kau merebut buruan ku otak udang teriak luki, bahar meradang mendengar ucapan tersebut, akan kulumat kau manusia cebol. Sementara itu sabeni merasakan dirinya amat kesakitan dililit tali yang semakin mengeras dan mengunci dirinya. Luki menghatamkan sabeni ketanah dan megutak atik senjatanya sambil melihat kearah bahar yang berlari menuju dirinya.


Semetara itu rangga yang kesal merubah dirinya menjadi wujud beruang raksasa dan berlari mengejar sabeni ketika dia berjarak dua meter dari sabeni azit menghalangi rangga dan mencakar wajah rangga, beruntung rangga bisa menghidarinya.


golbin keparat kenapa kamu menghalangi ku. Buahahahahaha, aku pun mempunyai hasrat untuk menjadi prajurit terkuat di hutan ini. Cuih simpam mimpi mu keparat, rangga pun menyerang azit. Dan bertarung dengan sang ketua goblin. Sementara itu luki yang dari tadi mengutak atik senjatanya telah di pukul oleh bahar, bahar pun tertawa mampus kau manusia cebol. Luki membuang darah dalam mulutnya rasakan ini otak udang. Tali yang melilit sabeni kini berubah menjadi palu raksasa yang menghantam bahar dan sabeni yang menjadi kepala palu raksasa tersebut.


Bahar pun terpental dan memegangi perutnya dan berguling-guling kesakitan. Luki berteriak wow ternyata tenaga mu sangat besar sekali sabeni, kau akan menjadi baterai hidup yang sangat bermanfaat untuk senjata ku. Melihat itu gunju berteria Gunjuuuuuuu, teriakan gunju serta merta menyadarkan sabeni, dia pun mengepalkan kedua tangannya sehingga membuat kedua senjatanya terbang kearah besi yang melilit sabeni. Melihat itu itu luki tertawa percuma saja kau melakukan itu kawan, ketika dua senjata sabeni menyentuh besi yang melilit sabeni, ledakan besar pun terjadi.


ke empat penantang yang tersisa kaget dan bengong. Bahar yang berusaha bangkit berkata apakah si bodoh itu melakukan aksi bunuh diri, sementara itu luky hey otak udang dia itu tidak bodoh seperti mu, bagus sabeni akhirnya kamu menggunakan senjata mu karena aku masih memiliki banyak mainan canggih untuk mu.


Sementara itu azit berteriak ke rangga time up kawan mari kita tuntaskan dulu misi kita, rangga berujar ok baiklah mari habisi dulu anak muda itu.


Setelah asap memudar sabeni melompat kearah rangga dan menarik kaki kirinya rangga pun kaget dan berteriak woooooo, sabeni menggunakan tubuh rangga untuk menghatam azit tapi azit melompat ke arah kiri. Akhirnya muka rangga pun menghantam tanah, sabeni lalu berlari kearah luki sambil menarik rangga, sementara rangga berusaha berubah menjadi manusia kembali tetapi sabeni memencet kaki yang dipegangnya sehingga konsentrasi rangga buyar dan gagal bertranformasi, setelah jarak sabeni dan luki berkisar 2meter luki melemparkan senjatanya dan berhasil mengenai badan sabeni ketika itu pula sabeni menghilang dan menyerang luki dari arah atas dengan menggunakan badan rangga.


Luki pun tidak bisa menghindar dia pun ambruk tertindih oleh rangga yang masih beruwujud beruang raksasa, dengan susah payah luki berusaha keluar tapi sabeni segera memukul wajah luki dan membuatnya pingsan. Sementara itu azit sang ketua goblin menyerang sabeni dari belakang dengan cakarnya, secepat kilat sabeni berbalik dan memotong cakar sang ketua goblin dengan pedang panjangnya yang berkepala naga.


Oh tidak teriak azit histeris cakarnya terpotong dan terpisah dari tangan sang goblin, sabeni pun menarik tubuh rangga dari samping dan menghantam azit dari samping dengan mengunakan tubuh rangga.

__ADS_1


Mereka berduapun menghatam sebuah batu besar. Tidak seperti sabeni yang biasanya dia menghantamkan lagi tubuh rangga ke tubuh azit yang sudah terduduk lemas tak berdaya. Hantaman kedua membuat batu besar dibelakan azit pun hancur. Melihat itu bahar sang orc raksasa melompat sambil mengayunkan pentungannya dia menyerang sabeni dari arah belakang.


Seketika itu juga sabeni mencabut goloknya yang berkepala serigala dan melemparkannya kearah bahar, golok itu menembus tubuh bahar yang kekar dan besar seperti menembus sebuah kue talam. Sabeni lalu melirik Azit yang masih bergerak merangkak, dengan kesal dia menghantamkan rangga yang sudah mengeluarkan darah dari kepalanya kearah Azit. Sabeni memukul Azit sebanyak 3 kali dengan menggunakan tubuh rangga.


Setelah itu dia mengepalkan tangan kirinya membuat golok berkepala serigalanya menembus tepat di sebelah kiri dada bahar.


Semua orang yang hadir kaget melihat raut wajah sabeni berubah, sabeni yang dikenal periang dan pemaaf, kini berubah menjadi wajah seorang pembunuh yang haus darah. Dia meninggalkan rangga yang terluka dikepala dan menyeret azit dengan tangan kanannya lalu seketika itu pula azit di lemparkan kearah badan bahar sang orc raksasa.


Bahar hanya bisa berlutut sambil berusaha menutupi 2 lubang di dadanya. Diluar arena sony yang mulai sadar melihat kearah sabeni dan dia pun kaget melihat expresi wajah sabeni dia pun mengusapkan tangan ke wajahnya dan menundukan kepala. Melihat itu sabeni hanya berhenti sebentar dan melanjutkan langkahnya kearah bahar dan azit.


Sabeni berkata aku paling membenci seorang penghianat dan seorang pengecut yang menyerang lawannya dari arah belakang, sabeni menarik pedang panjangnya dia mengatakan aku tidak sudi mengakui kalian sebagai saudara ku, terbakarlah kalian dan membusuklah di neraka.


Sabeni menebaskan pedangnya memotong tubuh bahar serta azit menjadi tiga bagian, setelah itu dia menggesekan kedua senjatanya sehingga api membakar tubuh bahar dan azit yang terbelah menjadi 3 bagian.


Kong menggelengkan kepalanya sementara itu skull berteriak yeah habisi mereka sabeni, ini baru kakak ku sang prajurit darah. Sabeni berteriak dengan lantang masih adakah diantara kalian yang ingin mempertanyakan kemapuan ku, masih adakah jiwa-jiwa pengecut yang bersemayam di tubuh kalian.


Semua yang hadir mengusap wajahnya dan menundukan kepala mereka,Dony sang ketua suku maxer meratakan tanah bekas pertandingan itu kembali seperti semula.Sabeni pun berkata obatilah pemimpin suku kalian suku manusia beruang dan suku drawt pun menghapiri dan memeriksa keadaan pemimpin mereka. Di luar dugaan pemimpin mereka masih hidup walaupun banyak tulang yang patah. Seketika itu pula suku beruang putih dan drawt berlutut dan semua yang hadir termasuk suku primata, skull dan gunju mengikutinya hanya para tetua dewan hutan yang tidak berlutut.


Sabeni berkata mulai sekarang akulah pedang dan perisai kalian.


Tetua Key tersenyum dan sabeni menghampiri para Tetua dewan hutan. Mereka semua mengecup kepala sabeni, Tetua Key pun melafalkan mantra yang belum pernah di dengar dan tidak bisa dimengerti oleh semua mahluk hutan. Sabeni seperti orang yang kesakitan. Setelah selesai membacakan mantranya sabeni berbalik mengangkat kedua senjatanya keatas, mata sabeni yang seharusnya berwarna hitam kini berubah menjadi merah seperti warna darah, semua penghuni hutan bersorak sorai gembira karena sekarang mereka sudah memiliki prajurit terkuat yang legendaris,.


Sementara itu dony sang iblis gua mendatangi sabeni dan berbisik, percayakah kamu kepada ku wahai prajurit darah. Iya jawab sabeni peganglah senjata ku, Dony memegang senjata sabeni dan melafalkan matera.


lalu dony berkata sabeni prajurit tekuat kami aku telah membuka segel senjata mu yang selama ini membendung kekuatan asli dari senjata tersebut. Tidak ada benda dan mahluk mana pun yang tidak dapat kau lukai dengan senjata ini. Semoga pemegang senjata ini akan membawa kedamaian untuk kami, Dony pun mencium kedua senjata tersebut.


Seketika senjata tersebut menghitam seperti warna darah dan terlihat sangat menakutkan.


Hasian sekarang waktunya bagi mu untuk mengikat suku mu dengan darah mu, baik Tetua Key. Jenifer dan alfonso pun membawakan 300 wadah berisi air sungai mahakam, sabeni menggores jari telunjuknya dengan menggunakan goloknya lalu meneteskan darahnya kedalam 300 wadah yang berisi air tersebut satu persatu alex dan kawan-kawannya termasuk sang koki dan nenek serta kakeknya alex maju kedepan untuk meminum air yang berisi darah sabeni tersebut. Setelah mereka semua selesai meminumnya badan mereka terasa sangat enteng seolah-olah bumi tidak memiliki daya gravitasi.


Gunjuuu kamu adalah kawan setia ku minumlah gunjuuu, Gunjuu menoleh ke arah Tetua blawong dan tetua Blawong tersenyum sambil mengangguk.


Jenifer dan alfonso minumlah darah ku dan jadilah penjaga wilayah suci dan wilayah suku ku. Jenifer dan alfonso menengok ke arah tetua key dan tetua key mengangguk. Mereka berdua pun menghisap langsung jari telunjuk sabeni masing-masing menghisapnya selama 20detik. Semua yang hadir mengusap dada sebelah kanan mereka lalu tangan mereka berputar satu kali di wajah mereka. Itu adalah isyarat menerima keluarga baru,


sabeni lalu menghampiri luki sang ketua bangsa drawt dan meneteskan dua tetes darah dibibirnya yang dijilati oleh luki, seketika itu pula seluruh luka-luka luki sembuh dia pun memberikan rasa hormatnya kepada sabeni, lalu sabeni menghampiri rangga sang beruang putih dia meneteskan dua tetes darah kedalam mulut rangga dan seketika itu pula rangga sembuh dari luka-lukanya. Dia berkata terima kasih sabeni.


sabeni memanggil Sony dari suku manusia harimau, sabeni menggores telapak tangan sony dan sabeni menggores telapak tangannya sendiri lalu menempelkan kedua luka tersebut dan membuat luka di tangan sony tertutup dan menjadi gambar pedang milik sabeni, hal itu menandakan bahwa suku harimau adalah tangan kanan prajurit darah hal tersebut adalah suatu kehormatan bagi mereka dan mereka pun rela hancur demi melindungi suku betawe.


Setelah itu sabeni memanggil azam dari suku goblin dan boncel dari orc. Mereka berdua disuruh meminum langsung darah dari telunjuk sabeni selama 10 detik. Mereka berdua berkata kami akan selalu berada di garis depan dalam setiap pertempuran dan akan menjaga kepercayaan sang prajurit darah. Sabeni berkata bereskan masalah di suku kalian secara adat. Mereka berdua memukul dada mereka dan berkata baik sabeni.


Kong tersenyum melihat tindakan sabeni, contohlah kakak mu sabeni dia berhasil meraih kepercayaan seluruh isi hutan dan berhasil membuat orang-orang yang menentangnya menjadi orang kepercayaannya. Yah ayah, kakak ku memang keren dia beruntung mempunyai adik seperti aku, kong menatap skull dan tertawa terbahak-bahak.

__ADS_1


__ADS_2