Distrik The Guardian Angel

Distrik The Guardian Angel
Diplomasi dan Penyergapan


__ADS_3

Dony dan Kong yang berteleportasi ke dalam kota maharaja dan berdiri tepat di depan Ratu Nana, mereka mendapatkan sambutan yang cukup meriah dengan tebasan dan lemparan tombak. Tentu saja kong yang juga seorang tetua dewan hutan mampu mengalahkan pasukan nana tetapi dia memilih diam dan membiarkan Dony melindunginya dengan perisai magic.


Kong mengangkat atap bangunan yang di tinggali nana untuk rapat dan di saat itu lah kong dan dony di serang. Setelah melihat semua serangan pasukannya sia-sia nana memerintahkan pasukannya untuk berhenti menyerang. Lalu dia sendiri bicara secara langsung dengan kong.


perisai magic ya, sepertinya tidak sekuat punya ku sindir nana, tidak sekuat punya mu sahut dony? Buat perisai magis mu sekarang dan aku akan menerobosnya dengan menggunakan batu ini dony menunjukan pecahan bangunan dari atap tempat nana dan jendralnya sedang melakukan rapat strategi perang. Sombong betul kau anak muda sahut nana kesal tembuslah perisai ku dan aku akan mengikuti semua kemauan mu, Nana meminum ramuan penguat energi dan dia merapalkan mantra lalu munculah sebuah perisai magic yang melindungi ruangan di sekitar nana dan jendralnya melakukan rapat strategi perang Sementara kong hanya tertawa dan berkata aku harap kata-kata mu dapat kami pegang. Kata-kata ku nyata senyata eksistensi ku jawab Nana. Baiklah ujar kong silahkan master dony jawab kong sambil tertawa, sementara dony mencibir kesal master dony ya, sungguh agung sekali tetua kong memberi ku gelar baru.


Dony keluar dari perisai dan perisai magic dony terbagi dua, 1 untuk kong dan 1 untuk dirinya sendiri. dia menghancurkan bongkahan batu yang di genggamnya dan menjadi serpihan-serpihan kecil lalu dia merapalkan sebuah mantra dan serpihan-serpihan batu tersebut melayang di atas tangan dony.


Perisai mu itu adalah perisai terlemah yang ku lihat semenjak aku belajar sihir. dony melemparkan serpihan batu tersebut ke perisai pelindung milik nana. Batu-batu tersebut menembus perisai nana seperti batu yang menembus air dan batu-batu tersebut meluncur ke sekitar tembok yang tidak berpenghuni dan terus keluar masuk tembok dan perisai nana. Sehingga dalam sekejap seluruh bangunan yang dijadikan nana untuk melakukan rapat strategi perang hancur menjadi debu dan perisai nana bolong di sana sini. Lalu dony mengepalkan tangannya dan meledakkan batu-batu itu untuk menghancurkan perisai nana dari dalam.


Orang-orang yang ada di dalam perisai magic milik nana merasakan hawa panas dari ledakan yang di timbulkan oleh batu dony sedangkan yang berada di luar perisai kaget bukan kepalang melihat kejadian tersebut. Bagaimana mungkin perisai yang dapat menghalau serangan arteleri milik distrik 10 dapat di hancur begitu mudah oleh orang ini dengan menggunakan serpihan batu.

__ADS_1


Dan perlu kamu tahu nana roh alam dari madagaskar aku bukan lah anak muda aku dan Tetua Key sudah hidup 1.000 tahun lebih dan masing-masing dari kami mempelajari sihir yang berbeda jadi perisai mu ini bukan lawan ku. Dony pun membuka tudungnya dan tertawa terbahak-bahak, kagetlah semua orang yang ada termasuk pengawal nana yaitu reptil dan ocha, mereka melihat dony adalah sebuah manusia yang hanya dibalut kulit dan dari sela-sela kulit yang terkelupas tampaklah tulang belulang dony yang berwarna merah. Semua orang yang ada mundur menjauh dari dony.


Nana ikutlah bersama kami ke hutan sesuai perkataan mu tadi ujar kong. baiklah ucap Nana aku akan mengikuti kalian memang aku pribadi sudah memutuskan untuk ikut kalian tapi pasukan ku masih maju mundur. Kong melihat kesekeliling dan dia berkata, aku tahu apa yang ada di hati kalian, kalian akan merasa hina karena tidak dapat melindungi ratu kalian bukan ?


tapi nana adalah roh alam sama seperti ku, angkatlah seorang raja dari kalangan kalian dan aku berjanji penghuni lembah kesunyian akan selalu menjadi teman kalian yang bisa di andalkan. Di samping itu masih ada pertempuran di luar tembok ini yang bisa kalian bantu, kami sedang menggempur pasukan distrik 10 dan berusaha mengusirnya dari tanah kalian, bergabunglah dengan kami dan raihlah kejayaan bersama kami. Kata-kata kong ternyata menyentuh hati para prajurit di distrik 3, mereka semua masing-masing berbalik menghadap ke komandan mereka seolah-olah mereka berkata izinkan kami meraih kehormataan. Para komandan diam seribu bahasa tidak bisa menjawab keinginan masal dari prajuritnya.


Baiklah saudara-saudara ku, mari kita berjuang bersama kawan-kawan dari hutan ucap Nana, kata-kata tersebut di sambut dengan teriakan semangat seluruh prajurit.


Para pasukan dan rakyat jelata masing-masing mengumpulkan senjata. Ada petani yang ingin ikut berperang mereka membawa sabit dan kampak, kaum pekerja tambang yang percaya diri dengan kekuatan fisik mereka, mereka membawa palu atau besi. Suasana haru menyelimuti kota maharaja tidak pernah para penduduk dan prajurit seiya sekata. Ada suami yang memeluk erat istri dan anaknya, ada anak yang memeluk ibunya, suasana haru tersebut membuat Nana meneteskan air mata. Ternyata penghuni hutanlah yang mampu membangkitkan moral pasukan dan rakyatnya, serta menjadikan kota maharaja bersatu untuk mengusir penyerang mereka.


semantara itu dihutan, Sabeni dan lohar sang centaurus terus berlari kearah gua dan sesekali menebas pasukan berkuda musuh yang berada di dekatnya, astrid dan gunju seperti pasangan maut yang terus menerus menembakan panah dan melindungi barisan belakang yang berlari. Tembakan panah astrid dan gunju membuat para pengejar sangat berang dengan aksi mereka berdua dan membuat mereka memacu kuda mereka secara gila-gilaan dan tidak ada kuda di dunia ini yang mampu mengimbangi kecepatan lari centaurus yang sesungguhnya, karena para centaurus jika mereka mau dapat berlari dengan kecepatan paling rendah 250km /jam.

__ADS_1


Ketika sabeni dan pasukannya sudah berada di mulut gua dia bersiul dan pasukan sabeni berpencar ke kiri dan ke kanan. Lalu dalam mulut Goa dan di atas Goa keluar berondongan tembakan yang tidak diduga oleh pasukan berkuda distrik 10. Serangan dadakan tersebut menelan banyak korban jiwa sedikitnya 1.000 pasukan berkuda terkapar pada saat peluru peluru tersebut di tembakan. Luky merancang tembakan mesin yang dalam 10 detik dapat menembakan 100 peluru dan dia telah menempatkan 6 buah senapan mesin di dalam mulut Goa dan 4 buah diatas goa.


Kinosita yang memimpin pasukan berkuda untuk menyerang sabeni kini memerintahkan pasukannya untuk mundur sambil menyebar ke kiri dan ke kanan. Tetapi sabeni telah menyiapkan para centaurus di atas tanah yang lebih tinggi, para centaurus yang mahir dalam melemparkan tombaknya menghujani para pasukan berkuda dengan tombak yang sangat besar dan berat.


Tokiya dan pasukan utamanya yang mendengar suara tembakan dari dalam hutan segera memberhentikan pasukannya dan memerintahkan pasukannya untuk membentuk formasi bertahan. Belum sempat perintah itu di laksanakan, frederik pemimpin bangsa peri bertelingan lancip yang mahir dalam memanah memerintahkan kaumnya untuk memanahi pasukan tokiya dari atas pohon. Sontak saja hal tersebut membuat pasukan tokiya di landa kepanikan masal. Mereka bingung dari mana panah-panah itu berasal dan siapa yang menembaki mereka dengan panah.


Mereka melihat ke atas pohon namun hanya dedaunan yang terlihat oleh mereka. Tapi tokiya mikagami adalah seorang panglima yang mempunyai pengalaman perang dan dia tidak mengenal takut. Tokiya segera meneriakan perintah secara terus menerus sambil menunggangi kudanya memberikan perintah untuk membentuk formasi bertahan, dia juga tidak luput menjadi target terbuka oleh pasukan frederik tapi tokiya berhasil menangkis panah-panah yang di tembakan. Tokiya terus berkuda ke sana-sini meneriakan perintah kepada tiap-tiap kesatuannya. Pasukan yang tadinya panik setelah melihat panglimanya yang memberikan arahan dan terus menerus menangkis dan menghidari serangan panah yang di tujukan padanya membuat moral pasukan kembali bangkit dan segera melaksanakan perintah tokiya untuk membentuk formasi bertahan dari serangan panah-panah pasukan frederik.


Kini panah-panah pasukan frederik sudah jarang mengenai bagian-bagian vital pasukan tokiya, panah-panah pasukan frederik sebagian besar hanya mengenai perisai-perisai pasukan tokiya, setelah melihat serangan nya sudah tidak efektif frederik mengeluarkan suara seperti burung gagak dan itu adalah sinyal untuk pasukan Rangga dan sony menghantam dari darat. Setelah mendengar suara frederik rangga dan pasukannya berlari menyerang barisan sayap kanan tokiya dan berhadapan dengan sado. Melihat yang dilawan adalah manusia harimau sado memerintahkan pasukannya untuk membuka perisai dan menembaki pasukan rangga yang menyerbu, serangan tersebut menewaskan 50 orang lebih. Rangga dan sukunya yang telah di percaya sebagai pelindung suku betawe tidak gentar sedikit pun mereka terus menerjang.


Melihat sayap kanan telah membuka perisai, frederik dan pasukannya menghujani sado dengan anak panah dan banyak dari pasukan sado yang merenggang nyawa. Kesempatan itu tidak di sia-siakan oleh rangga dan sukunya, mereka segera melompat dan mencabik-cabik pasukan sado dan pecahlah pertempuran di sayap kanan pasukan tokiya.

__ADS_1


__ADS_2