
Pasukan hutan tiba di wilayah suku betawe dan bagas yang sedang memimpin patroli bersama teamnya dan chief yang biasa memasak segera menghunuskan pedang dan bersiap bertempur sedangkan chief yang selalu membawa pisau segera menyiagakan pisaunya. Bagas berteriak “siapa kalian, keluarlah dari semak-semak."
Sabeni yang pertama kali keluar dari semak-semak. “kamu menjalankan perintah ku dengan sangat baik bagas dan kau chief aku bangga kepada mu karena kamu sebagai suku betawe tidak lari ketakutan ketika ada sesuatu yang aneh di depan mu” ucap sabeni. “maaf panglima kami tidak tahu jika anda kembali.” bagas menghentikan perkataannya dia memandang chief dan pasukannya, kenapa ? tanya sabeni.
“berarti kita memenangkan pertempuran dengan distrik 10” wajah bagas dan kesembilan anggotanya sangat gembira sekali. “iya jawab sabeni tapi harga yang di bayar untuk itu sangat mahal.”
Lalu keluarlah skull dan pasukannya sambil membawa jasad kong. “oh tidak mungkin, King kong yang telah menyelamatkan kami gugur di medan perang,” bagas dan pasukannya termasuk chief menangis sedih.
Mereka teringat awal mereka memasuki hutan king kong sendirilah yang menyelamatkan mereka dari serangan binatang hutan. Belum sempat mereka membalas kebaikan sang raja primata kini raja kaum primata tersebut telah gugur.
Skull dan pasukannya terus berjalan ke tempat kong akan di kebumikan, seluruh suku betawe dan suku yang lain yang kebetulan sedang lewat ataupun sedang mampir ke suku betawe keluar dan bergembira atas kembalinya pasukan hutan. Tapi begitu mereka melihat kong yang terbujur kaku mereka bersedih bahkan claudia istri jason tidak menangis ketika di beritahukan bahwa jason tewas dengan gagah berani untuk melindungi skull dan pasukannya caudia mengatakan "bahwa memang begitulah seharusnya prajurit bersikap di medan perang" tetapi begitu dia melihat jasad kong di usung dan mulai mempersiapkan untuk proses pemakaman dia jatuh terduduk dia ingat kebaikan raja primata itu yang di saat-saat susah selalu membantu dirinya dan kaum cylops, caludia yang sedang mengandung anak jason bersedih dan menangis, apa yang coba dilindungi oleh suaminya ternyata telah gugur juga dalam medan peperangan.
Sabeni meminta bagas dan pasukannya membawa tokiya dan kinosita dia juga meminta anggun untuk membantu bagas berjaga. Tokiya lalu mengatakan "aku tidak akan melarikan diri,” sabeni hanya mendengus jenkel, “klo kamu tidak ada kerjaan hisaplah ini,” sabeni melemparkan rokok kesukaannya kepada tokiya. “Aku tidak merokok” jawab tokiya, “itu bukan rokok manusia, itu rokok yang aku dan king kong hisap jika kami sedang berdiskusi, rokok itu sehat dan bagus untuk memulihkan stamina tubuh mu dan kawan mu.” Sabeni lalu pergi begitu saja sementara bagas yang tahu tokiya yang membunuh kong ekspresi wajahnya berubah. Masuklah kedalam sana bagas menunjuk sebuah kurungan dari kayu di dekat sungai mahakam. Anggun memberikan protes terhadap bagas, sebelum sempat anggun mengeluarkan satu, bagas sudah membawa kedua tahanan dan tidak menghiraukan anggun.
__ADS_1
Sesampainya tokiya dan kinosita di kurungan tersebut, alfonso dan jenifer keluar dari dalam air. Sontak kedua orang itu kaget, sosok buaya yang sangat besar dan ikan yang belum pernah mereka lihat menyembul keluar dari air dan berubah menjadi menyerupai manusia. Alfon langsung mengangkat tombaknya dan di cegah oleh jenifer.
“sabarlah saudara ku jika dia hendak dibunuh tentu sabeni sudah melakukannya.” Alfonso melihat rokok sabeni di pegang oleh tokiya lalu dia berteriak murka, “jika bukan karena sabeni sebagai penjamin mu akan kurobek-robek badan mu.” Alfon dan jenifer segera ketempat jasad kong.
Sementara pasukan yang sudah kembali masing-masing mengutus satu utusan pulang ke tempat mereka untuk memberitahukan kabar gembira dan duka tersebut. alex tidak ikut pulang ke hutan dia, tyson dan lohar bertugas menjaga sisa-sisa pasuka distrik 10 yang masih ada di kota maharaja.
Nana dan miya di persilahkan masuk ke tempat astrid untuk menganti pakaian mereka, sementara ocha dan reptil di ajak gunju ketempat sabeni untuk berganti pakaian juga. Semetara skull menemani dan membersihkan jasad ayahnya sabeni pergi ke tempat kong di bantu oleh dony. Sesampainya di tempat kong sabeni menemui Bela yang sedang menyiapkan buah-buahan, bela sangat sering berkunjung ke suku betawe untuk memberikan buah-buahan atau mengobrol dengan mereka. dia mencium tangan sang kera betina lalu di lihatnya wajah kera tersebut, masih ada bekas luka yang memanjang di wajah itu, sabeni terdiam tidak berkata satu kata pun. Bela menjadi bingung dengan tingkah sabeni.
“Ada apa anak ku, kenapa kamu murung seperti itu” namun sabeni tetap mematung. Bela lalu memandang dony yang sedang berbicara dengan penjaga bela. Melihat ekspresi sang penjaga bela kaget. “Sabeni anak ku ada apa ini, kenapa kamu tidak kesini bersama skull dan kong. apa yang terjadi tanya bela meminta penjelasan.”“Ibu maafkan aku...aku tidak bisa menjaga ayah...ayah.”
"Kemarilah anak ku, peluk lah aku nak.” Sabeni menghampiri bela dan dia memeluk kera raksasa itu. Bela mencium kepala sabeni, “lalu dia bertanya bagaimana keadaan adik mu,”
“dia tidak terluka sedikit pun bu.” “Baiklah itu sudah cukup, kamu telah menjadi kakak yang baik sabeni. sudah ratusan perang ayah mu ikuti dan dia selalu kembali kepada ku tidak peduli seberapa parah lukanya dia selalu kembali kepada ku.” Tangis bela pecah, “ternyata di balik pasukan tersebut ada mikagami, oh mikagami kalian yang menciptakan kami dan keturunan kalian juga yang harus membunuh suami ku.”
__ADS_1
“Bu aku di sini untuk menyampaikan wasiat ayah kepada mu,”“tentang ramalan?” “ Bukan bu,” “baiklah sampaikan pesan terakhir ayah mu itu.”
"Apakah ibu mau melihat dan mendengar secara langsung karena aku sengaja membawa dony.” “Baiklah jika memang kamu berkenan.” Dony pun maju dia merapalkan matra, sabeni yang duduk pangkuan bela kera betina tersebut kini matanya memancarkan sinar seperti proyektor.
Kisah tersebut di mulai pada saat sabeni datang bersama lohar untuk menyelamatkan pasukan skull dan tyson yang terdesak, lalu beralih ke kong yang menghadang pasukan utama tokiya sampai pada saat kong tertusuk boneka es tokiya. Sabeni datang menggagalkan tokiya membunuh kong lalu betapa marahnya sabeni dan akan bertarung sampai mati dengan tokiya tapi kong memanggilnya dan bercerita tentang ramalan.
Lalu bela melihat dan mendengar langsung apa yang kong bisikan kepada sabeni. bawalah dony pada saat kamu menemui bela ibu mu, tanyakan bela apakah dia mau mendengar secara langsung pesan ku, lalu kong berkata “Bela bidadari ku, maafkan aku yang tidak bisa pulang bersama kedua anak mu, aku telah memenuhi takdir ku dan aku bukanlah pejantan yang pengecut yang lari dari kematian. Lihatlah aku sayang, aku tidak akan membuat mu malu sebagai istri ku. Aku telah menemukan keluarga mikagami pergilah temui dirinya dan ciumlah kepala anak itu ucapkanlah terima kasih kepada anak itu mewakili diri ku, karena leluhurnya telah menolong kita dan mempertaruhkan nyawa mereka sendiri dan berikanlah pedang yang pernah di bawa oleh anaknya takeda yang hilang dan tidak pernah kita temukan keberadaanya. Aku yakin kamu adalah betina terhebat yang ada di seluruh bumi ini, aku tahukamu mampu melakukannya untuk ku. Lihatlah bidadari ku sayang aku telah berhasil mendidik anak-anak kita menjadi seorang lelaki dan pejantan yang tangguh yang tidak mengenal takut di medan perang. Maafkan aku bidadari ku, kini aku tidak bisa lagi menemani mu berburu dan mencari buah-buahan di seberang sungai mahakam. Terima kasih kamu selalu menjadi penompang ku disaat aku sedang terjatuh di saat seluruh hutan menghujat ku, terima kasih kau selalu mendukung segala keputusan ku, terima kasih kamu telah memberikan aku malaikat kecil yang bernama skull dan terima kasih kamu telah mengizinkan ku mengangkat sabeni sebagai anak kita. Aku akan selalu menunggu mu di keabadian, teruslah bersinar bintang hidup ku dan tetaplah tersenyum untuk ku.”
Bela meneteskan air matanya dan setelah itu adegan berganti ketika sabeni mengalahkan tokiya dan sabeni yang murka ingin membunuh tokiya, lalu di hentikan oleh skull.
Padamlah citra itu dari bela, "oh anak ku sayang" sabeni di peluknya lagi dengan begitu erat. Seolah dialah penambat kehidupan bela di dunia ini. Sabeni hanya berkata "maafkan aku bu, aku tidak bisa." "Sudah anak ku, aku sudah melihat semuanya jika kau membunuh mikagami aku akan sangat marah dan tidak akan mengakui mu sebagai anak ku lagi. Tunggu di sini aku harus mengambil pedang itu."
Setelah bela sudah mengambil pedang keluarga mikagami dia membungkusnya dengan kulit rusa hasil buruan terakhir dirinya dengan kong, mari anak ku antarkan aku melihat ayah mu untuk terakhir kalinya, di depan mulut gua seluruh suku primata sudah memenuhi pintu dan sebahagian memilih berjalan kaki ke tempat jasad kong akan di kebumikan. "Ibu gunakan portal saja bersama ku dan dony." kera raksasa itu mengangguk dan mereka melewati portal dan sampai di depan jasad kong.
__ADS_1
di sana dia melihat anaknya skull dan gunju sedang menggali liang lahat untuk kong. dipeluknya skull dan gunju, lalu di tanyainya dimana mikagami berada.