
Sony dan rangga yang melihat sabeni menerobos masuk ketengah-tengah pasukan musuh segera berteriak, “jangan sampai panglima kita mati sebelum kita mati terlebih dahulu.” Seruan pemimpin suku beruang putih dan manusia harimau membuat kaum mereka bertempur gila-gilaan.
Gunju sendiri mencoba mendekati kong namun dia terus menerus di panah dengan panah api oleh pasukan sado.
"Kasino bunuh ******** itu yang menembaki gunju dengan panah api," "siap panglima" jawab kasino. Kasino dan centaurusnya berlari menerobos kerumunan orang. setelah menebas 20 orang pasukan Sado, kasino kini telah berdiri dekat sado bersama centaurusnya, prajurit sado langsung menembaki kasino dengan senapan lasenya dan beberapa orang lain bertarung dengan pedang mereka dengan kasino. Melihat sado tidak punya keberanian untuk berduel dengannya kasino menjadi kesal dan berkata “lawan aku jika kamu mempunyai bola kembar di bawah sana” sambil terus menebas para pemanah kasino mengulangi kata-katanya. Sado yang kesal akhir keluar dan memenuhi tantagan kasino. “Bocah kurang ajar, berani benar kamu menantang maut” ucap sado. “Cih jika wajah maut seperti diri mu akan ku suruh anak-anak ku dari suku betawe untuk menjadikan wajah mu sebagai hiasan di leher mereka” jawab kasino.
Mereka pun berduel sambil menebaskan pedang, boncel yang melihat gunju sedang kesulitan segera menerobos dan mennyerang para pemanah. Duel kasino dengan sado hanya sebentar ternyata sado tidak mampu menandingi kecepatn kasino yang telah membuka baju latihannya. Dalam sekejap pedang kasino menancap di dada sado, sampai akhir hayatnya Sado tidak percaya nyawanya di ambil oleh pemuda berumur 19 tahun.
Tubuh gunju yang penuh panah api segera di padamkan oleh boncel dan pasukan sado sudah di binasakan oleh pasukan orc. senjata-senjata mereka di patahkan dan badan mereka remuk di hantam oleh bangsa orc. Hanzo yang menycoba mengincar leher kong kali ini tidak berhasil seperti dia menggorok leher mike sang cylops. ternyata selain berbadan besar kong juga memiliki kecepatan yang tidak bisa diremehkan. Mengandalkan power dan kecepatannya, banyak pasukan hanzo yang merenggang nyawa akibat terkena pukulan kong.
__ADS_1
ketika hanzo mencoba menyabet kaki kong serangan hanzo langsung di hentikan oleh pedang ocha. “Hanya seorang pecundang yang menyerang 1 orang beramai-ramai” ucap ocha jengkel. “Siapa kau sepetinya kau keturunan orang distrik 10” tanya hanzo. “Cih aku takkan sudi mempunyai asal yang sama dengan manusia pengecut seperti mu, aku ocha dari suku...dia berhenti menyebutkan suku navi gayo, dari suku betawe, akan kubunuh kau sekarang juga.”
"Wah wah ternyata ada kembang sebagus ini di hutan” jawab hanzo. “Diam kau bajingan” hardik ocha.
Ocha menyerang hanzo dengan pedang apinya dan hanzo menangkisnya. Mereka berdua beradu kecepatan dalam menyerang kadang ocha berhasil mendesak hanzo kadang hanzo mendesak ocha. Sementara itu reptil yang melihat ocha sedang bertarung hendak menolongnya tapi dia dihalangi oleh tora suke, “mau kemana kau ninja gadungan.” Reptil hanya mendesis kesal dan di menyerang tora suke dengan pedangnya. Memang penampilan reptil ketika di medan perang seperti penampilan ninja, dia sengaja menutupi wajahnya dengan kain dan hanya menyisahkan matanya yang terlihat. Reptil yang baru mencapai tingkat yang sama dengan ocha berjuang melawan kekuatan tora suke yang dikenal sebagai binatang buas dari gunung fuji. Reptil lebih banyak bertahan karena dia tidak mampu mengimbangi kecepatan dan kekuatan serangan tora suke.
Melihat lawannya hanya mampu bertahan tora suke tertawa mengejek. “Hahahah mau sampai kapan kau bertahan dari serangan ku ninja gadungan?” Reptil hanya menjawab “sssssssss.” Tora suke yang tidak mendapat respon menjadi kesal dan mulai menyerang ke titik vital reptil. Pada saat reptil mengelak dari serangan tora suke tiba-tiba datang azam menolongnya, "biar ku bantu kau saudara ku” ucap azam.
“apa yang kau tertawai goblin kecil” tanya tora suke. “Kau akan mati jawab” azam singkat.“Apa, hanya karena luka gores kecil ini aku akan mati?” Jawab tora suke.
__ADS_1
Reptil melirik azam dan dia mengangguk. Rupanya reptil sudah 10 bulan tidak memakan daging hidup itulah yang membuat dirinya begitu lemah. Tora suke mulai menyerang azam tapi dia terjatuh sebelum mencapai azam dan pandangannya kabur “banjingan kau menggunakan racun” ucap tora suke. “Aku tidak menggunakan racun tapi aku dan reptil memiliki racun alami di setiap tubuh kami selain suku orc dan saudara ku reptil hanya panglima darah yang kebal terhadap racun.” “Apa?” tanya tora suke, “satu lagi informasi tambahan untuk mu bangsa orc, reptil dan kami adalah pemangsa mahluk hidup dan kami bisa melarutkan apa saja di dalam usus kami, buahahahahah” azam tertawa penuh kemenangan. “Sial jawab tora suke tak kusangka harus mati di tangan para mutan,” “kamusss tidaksss akansss matiss karena racunsss” ucap reptil mendekati tora. “Lantas mati oleh pedang mu” ejek tora suke yang berusaha berdiri kembali.
Reptil melompat dan menghidari serangan tora suke yang sangat lambat. Lalu reptil mematahkan kedua tangan tora suke, suara tulang yang patah terdengar sangat menyakitkan. Teriakan kesakitan tora suke terdengar oleh tokiya, lalu raptil membuka kostum ninja yang menutupi kepalanya lalu dia mengangkat tubuh tora suke ke atas kepalanya. Tiba-tiba mulut reptil terbuka sangat lebar dan reptil mulai menelan tora suke hidup-hidup. Semua pasukan yang melihat baik pasukan distrik 3 maupun distrik 10 terdiam melihat kejadian langka tersebut.
Hanya tokiya yang bereaksi dan berlari ke arah reptil, tapi langkahnya di hentikan oleh kong. “semua mahluk hidup butuh makan anak muda" ucap kong. "diam kau gorila” hardik tokiya, lalu tokiya menyerang kong dengan penuh kemarahan dan duka kehilangan tora suke yang dia anggap sebagai kakaknya. Tora suke sudah lebih dulu masuk kedunia militer tetapi ketika mendengar tokiya memulai karirnya di dunia militer dia segera meminta komandannya untuk di pidahkan tugasnya di bawah panji tokiya. Reptil yang masih memproses tubuh tora suke yang masih kejang-kejang yang hanya tersisa kaki di luar mulut reptil di lindungi oleh azam.
Sementara tokiya yang menyaksikan pemandangan tersebut sangat murka. Dia menyerang kong gila-gilaan, ketika dia menyadari kecepatan yang dimiliknya bukan tandingan kong, tokiya memutuskan untuk menggunakan jurus terlarang yaitu jurus tarian boneka es. Pedang ensui (air) miliknya mengeluarkan uap dingin yang mengelilingi dirinya, hawa dinginnya membekukan apa saja yang berada di sekitarnya. Hal itu membuat azam memotong sisa kaki tora suke dari atas mulut reptil, dan reptil yang sedang dalam keadaan trans secara otomatis menutup mulutnya dan membuat mulutnya kembali ke ukuran semula. Azam lalu melompat menjauh dan menaiki sebuah pohon yang tinggi lalu mendudukan reptil di celah batang phon tersebut.
Sabeni yang melihat jurus tokiya “berteriak menjauhlah kong dari sana,” lalu memeluk lohar dan berkata “terima kasih kawan atas tumpangannya”. Sabeni melompat dan berlari ke arah tokiya. Namum terlambat jurus tokiya sudah selesai, kini tokiya berjumlah 5 dan mereka mengelilingi kong. kong sebagai tetua hutan yang melambangkan otot dan kesatria tidak mengenal kata lari. Dia menghadapi 5 orang tokiya mikagami. 5 orang tokiya mikagami dengan kecepatan yang luar biasa berhasil melukai kaki dan tangan kong. luka sayat tersebut berubah menjadi dingin dan membeku. Kong berkata kepada tokiya “ini jurus tarian boneka es?” Tokiya yang tersulut oleh amarah tidak menjawab kong dia menyerang kong lagi dan 4 boneka es nya ikut menyerang kong. kong berhasil memukul 1 orang tokiya mikagami lalu tokiya tersebut berubah menjadi es dan membekukan telapak tangan kong. lalu melompat tokiya yang satu lagi menusukan pedangnya ke betis kong dan mematahkan pedangnya di betis kong.
__ADS_1
Kong terhuyung-huyung kebelakang. Dia merasakan dingin yang sangat menusuk di luka-lukanya, kong jatuh terduduk dan bersandar pada pohon yang besar. Lalu tokiya kembali menyerangnya dengan menggunakan tangan kirinya kong berhasil memukul tokiya dan lagi-lagi tubuh tokiya berubah menjadi es dan membekulah kedua tangan kong. perlahan-lahan es tersebut merambat naik ke arah punggung kong.
Sabeni yang berhasil sampai di sana segera memotong kedua tangan kong, dan kedua tangan yang membeku tersebut pecah ketika menghantam tanah.