
Sabeni menaikan kedua alisnya ketika Hasan selesai bercerita dan berkata “anak mu itu seorang pangeran yang bodoh, mengapa dia membutuhkan waktu tiga hari untuk mengerti pesan yang kamu sampaikan. ocha dan reptile tidak butuh waktu selama itu untuk mengerti pesan yang kusampaikan kepada mereka. Seharusnya seorang pemimpin memikirkan nasib banyak orang bukan kepentingan ataupun egonya sendiri.”
Ocha dan Reptile tersedak mendengar komentar sabeni yang begitu pedas. Mereka memang mengetahui watak Sabeni yang suka bicara apa adanya, hanya Dony yang tetap terdiam dia hanya bergerak kearah sabeni untuk meminta sebatang rokok lagi untuk dihisapnya.
“memang benar apa yang dikatakan panglima darah, andai saja anak ku Abdulah dapat mengerti dan mengambil tindakan cepat untuk berkonsolidasi maka adik ku Husein tidak akan punya waktu untuk mengumpulkan masa untuk memberontak dan menjatuhkan putra ku dari tahtanya” Hasan sangat sedih ketika menceritakan hal tersebut.
“adik mu memberontak dan menggulingkan anak mu dari tahtanya ?” tanya Dony tak percaya.
“benar raja ku, adik ku Husein melakukan propaganda kepada petinggi militer dan dewan penasehat kerajaan. Dia mengatakan harus membalaskan dendam ku dan darah harus dibayar dengan darah. Husein mengibaratkan penghuni lembah kesunyian adalah iblis yang harus ditumpas dan Husein membentuk resimen JIHAD untuk mengambil tahta anak ku dan membasmi iblis. Husein mengatakan siapa saja yang mati dalam berperang melawan iblis dan membantunya mengambil alih kekuasaan untuk mempersatukan seluruh Distrik dibawah Distrik 17 untuk memerangi iblis dilembah kesunyian imbalannya adalah surga” hasan menundukan kepalanya setelah selesai menceritakan kejadian itu.
“Jihad dan surga?” sabeni bingung mendengar cerita Hasan, “memangnya apa yang salah dalam mempertahankan tempat tinggal kami di lembah kesunyian. Tetua Key ataupun saudara ku Dony tidak pernah menyerang umat manusia dan sampai sekarangpun lembah kesunyian tetap seperti itu. Kami tidak pernah membunuh manusia yang tersesat di hutan. Kami selalu berusaha hidup berdampingan dengan kalian tanpa mengganggu teritorial kalian” ucap sabeni dengan penuh emosi.
__ADS_1
“yah memang benar sekali pendapat panglima darah, kami para manusia yang di klaim sebagai pemimpin di muka bumi ini selalu bersiasat dan berkamuflase menggunakan kedok sesuatu yang berbau agama untuk mencapai kepentingan pribadi kami. Karena dengan lantang menyerukan kata jihad dan surga sebagai imbalannya kami dapat mengumpulkan masa yang sangat banyak tanpa harus mengeluarkan kepingan emas untuk membangun sebuah pasukan. Banyak manusia yang menjadi buta dan tuli ketika mendengar imbalan berupa surga, mereka melupakan bahwa hidup rukun antara sesama mahluk hidup dan berbuat baik terhadap sesama mahluk hidup adalah jalan mendapatkan surga juga.” Ucap Hasan penuh sesal dengan sikap adiknya.
“cih dasar manusia busuk mengatas namakan Agama untuk kepentingan pribadinya, katakan pada ku dimana sekarang adik mu berada biar kuhabisi dia bersama resimen jihad miliknya” ucap Ocha sambil berdiri dengan emosinya yang meluap-luap.
Sabeni, Reptile dan Dony membuka tutup mulutnya tanpa bisa berkata apapun melihat Ocha yang terbakar emosinya dan mengeluarkan energi api ditubuhnya.
“eh itu, hmm bagaimana aku harus mengatakannya kepada mu ya” jawab Hasan bingung.
“sudahlah Hasan, kau tidak perlu berusaha menyelamatkan adik mu yang sudah tersesat jalan fikirannya. Jika kita tidak mengambil tindakan secepatnya maka masalah ini akan terus meluas dan tidak berujung” jawab Ocha dengan ekspresi kesal terhadap Hasan.
“ah sudahlah Hasan tidak perlu memuji ku dengan julukan api keadilan, aku hanya ingin membantu mu karena aku tau kau dan pasukan mu tidak bisa menyentuh mahluk hidup bukan. Biarkan kami yang akan membina adik mu, jika adik mu Husein tidak bisa kami bina maka akan kami binasakan”
__ADS_1
“bukannya aku tidak ingin memberitahukan dimana sekarang adik ku berada kepada mu Ocha sang api keadilan” jawab hasan sambil memegangi mukanya dengan kedua tangannya.
“lantas apa?” jawab Ocha kesal
“karena kejadian yang ku ceritakan tadi, terjadi seribu tahun yang lalu dan aku sekarang tidak tahu dimana roh adik ku berada apakah dia berada di surga seperti yang dia katakan kepada para pengikutnya atau dia berada di neraka”
“eh jadi itu semua terjadi seribu tahun yang lalu” wajah ocha mulai memerah karena malu.
“dasar Pahlawan kesiangan” celetuk Dony.
“Ocha sang Api keadilan atau Ocha sang Api kesiangan” ucap reptile sambil menahan tawa.
__ADS_1
“Ocha lebih baik kamu minum air putih dulu sana untuk mengembalikan konsentrasi mu” ucap sabeni sambil mengeluarkan sebotol air dari cincin samudera miliknya.
“eh iya, terima kasih” ucap Ocha